Pemain dan Pelatih Berharap Liga 1 dan 2 Dilanjutkan

Pemain dan Pelatih Berharap Liga 1 dan 2 Dilanjutkan
Striker Persib Bandung Wander Luiz (kiri) berusaha melewati pemain Persela Lamongan Jasmin Mecinovic (kanan) pada pertandingan pekan pertama Liga 1 Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu, 1 Maret 2020. (Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Hendro D Situmorang / CAH Rabu, 27 Mei 2020 | 14:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI) berharap kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 yang diliburkan karena pandemi Covid-19 dapat dilanjutkan kembali.

"Para pemain berharap kompetisi dapat dilanjutkan. Tentu juga harus memperhatikan protokoler kesehatan tidak hanya pas pertandingan, tapi juga saat latihan. Selain itu kami juga menyampaikan terkait ada klub yang tidak memberikan hak kepada pemain yang tidak sesuai dengan surat keputusan PSSI," kata General Manager APPI, Ponaryo Astaman pada laman resmi PSSI, Rabu (27/5) usai rapat virtual bersama PSSI.

Diakui para pemain memahami kondisi saat ini. Yang jelas pemain juga terbuka duduk bersama dengan klub agar menemui solusi bersama. Pihaknya menyerahkan kepada PSSI yang saat ini menunggu informasi dari pemerintah terkait bagaimana nanti teknis dan format kompetisi bilamana akan dilanjutkan.

Ketua APSSI, Yeyen Tumena berharap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bisa menemukan format yang tepat untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang tertunda akibat pandemi covid-19. Pihaknya sudah memberikan sejumlah saran bagi PSSI agar bisa melanjutkan kompetisi di tengah situasi pandemi covid-19. Hal ini aspirasi seluruh pelatih lokal di Indonesia. 

Baca Juga: Bertemu Menpora, PSSI Bahas Piala Dunia U-20 dan Kompetisi Liga Indonesia

"Kompetisi perlu bergulir kembali karena timnas Indonesia akan mengikuti pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dan Piala AFF di akhir tahun 2020. Kami juga memberikan saran format bila Liga 1 dan 2 musim 2020 dilanjutkan," terangnya.

Yeyen menyebut bahwa pihaknya sudah menemui Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada Maret 2020 lalu untuk memperkenalkan diri.

"Sebelumnya pada awal Maret lalu kami sudah melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PSSI. Kami menjelaskan apa itu APSSI termasuk program kami dan upaya peningkatan kualitas pelatih lokal Indonesia," ujar Yeyen.

Menanggapi usulan tersebut, pelaksana tugas Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengaku saran yang diberikan APPI bakal dipertimbangkan. Ia juga mengapresiasi masukan yang diberikan oleh APSSI. Menurutnya, saran dari para pelatih itu juga terkait dengan kontrak klub dan timnas Indonesia.

Baca JugaPSSI dan PT LIB Saling Lempar Tanggung Jawab Terkait Liga

"Saat ini PSSI masih menunggu status tanggap darurat virus corona dari pemerintah yang berakhir pada 29 Mei mendatang, untuk kelanjutan kompetisi. Kami akan menyampaikannya ke Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Namun saya juga mengingatkan bahwa kelanjutan liga bergantung pada kebijakan pemerintah soal status darurat Covid-19," ujar pria yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI itu.

Melalui SKEP/48/III/2020 yang dikeluarkan pada akhir Maret 2020, PSSI telah memutuskan bahwa jika pemerintah memperpanjang status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona yang saat ini ditetapkan pada 29 Februari-29 Mei 2020, Liga 1 dan 2 Indonesia 2020 akan disetop.

Akan tetapi, kalau pemerintah tidak memperlama masa darurat tersebut, PSSI akan kembali menggulirkan Liga 1 dan 2 musim 2020 mulai tanggal 1 Juli 2020.

"APPI memahami kondisi saat ini. Yang jelas hak dan kewajiban menjadi komitmen bersama kami. Bila kompetisi dilanjutkan kami akan berpegang sesuai protokoler kesehatan," jelas Yunus.

Selain itu, PSSI juga akan berdiskusi dan meminta saran klub soal liga musim 2020 bagaimana kompetisi dihentikan atau dilanjutkan yang diliburkan karena pandemi Covid-19. PSSI juga akan berdiskusi dengan para pemilik klub Liga 1 dan perwakilan PT Liga Indonesia Baru (LIB). 



Sumber: BeritaSatu.com