Para Pemain Tottenham Sudah Pulih dari Cedera

Para Pemain Tottenham Sudah Pulih dari Cedera
Jose Mourinho. (Foto: AFP)
Alexander Madji / AMA Rabu, 27 Mei 2020 | 16:18 WIB

London, Beritasatu.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengabarkan bahwa sejumlah pemainnya yang sempat dilanda cedera kini sudah pulih dan siap beraksi lagi saat Liga Utama Inggris bergulir kembali. Mereka antara lain adalah penyerang Harry Kane dan Heung-Min Son.

Harry Kane mengalami cedera hamstring dan terpaksa menjalani operasi sebelum Liga Utama Inggris dihentikan sementara karena pandemi virus corona. Adapun Heung-Min Son sempat mengalami cedera lengan. Begitu juga Steven Bergwijn dan Moussa Sissoko juga absen cukup lama karena cedera.

Badai cedera pemain membuat penampilan pasukan Jose Mourinho terseok-seok sepanjang Februari hingga Maret 2020 sebelum akhirnya liga dihentikan. Alhasil, mereka tersingkir dari Piala FA dan Liga Champions.

Meski para pemain ini sudah pulih, kata Mourinho, mereka tidak bisa otomatis langsung siap bermain. Sebab para pemain tim-tim Liga Utama Inggris saat ini belum diizinkan berlatih dengan kontak fisik secara penuh. Mereka baru diperbolehkan memasuki latihan tahap dua yaitu latihan dalam jarak dekat, tetapi tetap harus menjaga jarak dua meter.

“Saya belum bisa katakan bahwa mereka sudah siap bermain karena pulih dari cedera berbeda dari siap bermain sepakbola lagi. Dalam kasus Harry Kane, saya kira ia tidak bermain selama lima bulan. Namun, mereka yang tidak cedera pun sudah lama tidak bermain. Saat ini, mereka terus berlatih tanpa batas. Namun kita tidak bisa bersaing dan tidak bisa bermain satu lawan satu karena kita harus menjaga jarak,” kata mantan pelatih Manchester United (MU) itu sebagaimana dikutip dari Sky Sports.

Ia melanjutkan, “Harry Kane, Son, Bergwijn, dan Sissoko, mereka semua sudah oke. Namun, mereka baru akan siap bermain setelah menjalani latihan selama dua minggu. Itu pun ketika pemerintah sudah membolehkan para pemain berlatih normal seperti semula. Saat ini, tidak ada satu orang pun bisa menjalani latihan secara normal.”



Sumber: Suara Pembaruan