Trio Bintang Bundesliga Tuntut Keadilan bagi George Floyd

Trio Bintang Bundesliga Tuntut Keadilan bagi George Floyd
Para pemain Borussia Dortmund merayakan gol yang dicetak Raphael Guerreiro (tengah) dalam laga di kandang Wolfburg, Stadion Volkswagen Arena, dalam lanjutan Bundesliga, Sabtu, 23 Mei 2020. (Foto: AFP / Michael Sohn )
/ WBP Senin, 1 Juni 2020 | 07:25 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Trio bintang Liga Jerman yakni dua pemain Borussia Dortmund, Jadon Sancho dan Achraf Hakimi, serta seorang pemain Borussia Moenchengladbach Marcus Thuram, turut menyuarakan tuntutan keadilan untuk George Floyd, Minggu (31/5/2020).

Ketiga pemain merayakan gol mereka pada pertandingan-pertandingan Liga Jerman, Minggu, dengan memberi isyarat dukungan untuk memenuhi rasa keadilan bagi Floyd yang tewas Senin 25 Mei di Minneapolis, AS.

Baca juga: Seluruh Tempat Pengujian Covid-19 di LA Tutup Imbas Kerusuhan

Baik Sancho maupun Hakimi merayakan golnya saat melawan Paderborn dengan memperlihatkan tulisan berjudul "Keadilan untuk George Floyd" yang berada di kaus dalamnya.

Sedangkan penyerang Gladbach Thuram melakukan gestur berlutut yang belakangan populer di kalangan para atlet sebagai bentuk protes terhadap ketidakadilan, saat ia mengemas gol ke gawang Union Berlin.

Sikap Thuram didukukung pelatihnya Marco Rose. "Marcus telah menjelaskan poinnya. Ia memberikan contoh perlawanan terhadap rasisme yang kami semua memberi dukungan terhadapnya," kata Rose seperti dikutip AFP

Baca juga: Demo Floyd Meluas ke 100 Titik, 12 Negara Bagian Turunkan Garda Nasional

Pada Sabtu, sikap protes serupa ditunjukkan gelandang Schalke 04 asal AS Weston McKennie saat timnya bermain melawan Werder Bremen. Pada laga tersebut, McKennie mengenakan ban lengan bertuliskan "Keadilan untuk George."

Floyd yang merupakan warga Afrika-Amerika meninggal dunia setelah diinjak anggota polisi Minneapolis bernama Derek Chauvin pada Senin. Kematian Floyd memicu unjuk rasa warga di beberapa kota di AS, yang kemudian berujung pada kerusuhan serta mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, korban luka-luka, toko-toko yang dijarah, dan perusakan fasilitas umum.



Sumber: ANTARA