Quique Setien Sebut Pergantian Lima Pemain Rugikan Barcelona

Quique Setien Sebut Pergantian Lima Pemain Rugikan Barcelona
Quique Setien. (Foto: AFP)
Alexander Madji / AMA Senin, 1 Juni 2020 | 14:46 WIB

Barcelona, Beritasatu.com - Pelatih Barcelona Quique Setien menilai, lima pergantian pemain dalam satu pertandingan akan merugikan Barcelona dan menguntungkan lawan. Pasalnya, selama ini, Barcelona selalu memanfaatkan kelelahan pemain lawan pada menit-menit akhir untuk memetik kemenangan.

Hal itu bakal sulit terjadi lagi ketika La Liga bergulir kembali mulai 11 Juni nanti karena dengan pergantian lebih banyak ini setiap tim bisa tetap tampil bugar hingga peluit panjang dibunyikan.

"Saya kira, aturan lima pergantian dalam satu pertandingan akan melukai kami karena kami menyelesaikan pertandingan dalam beberapa menit terakhir, tetapi dengan aturan baru ini, tim lawan bisa memiliki pemain-pemain yang masih bugar," kata Setien di sekolah kepelatihan Las Palmas belum lama ini sebagaimana dikutip Marca.com.

Sebelum pandemi virus corona, pergantian pemain dalam satu pertandingan hanya boleh tiga kali. Namun, setelah pandemi, Federasi Sepakbola Dunia atau FIFA mengizinkan lima pergantian pemain. Aturan baru ini sudah diterapkan di Bundesliga Jerman yang bergulir kembali sejak 16 Mei silam. Tujuannya untuk meminimalisasi cedera pada pemain.

Sejak Setien diangkat sebagai pelatih Barcelona pada Januari 2020, ia mengemas tiga kemenangan di La Liga dan satu di Copa del Rey pada 20 menit terakhir pertandingan. Aturan baru ini membuat Barcelona tidak bisa lagi memanfaatkan kelelahan lawan menjelang akhir pertandingan.

Sebagai contoh, kemenangan pertama Setien di babak 16 besar Copa del Rey, diraih lewat gol Antoine Griezman pada menit ke-72 dan 80. Begitu juga saat menang atas Real Sociedad, Real Betis, dan Granada. Semuanya lewat gol-gol pada menit terakhir.

Kemenangan lewat gol-gol pada menit terakhir ini rupanya juga terjadi ketika Barcelona masih dilatih Ernesto Valverde. Mereka menang atas Inter Milan pada fase grup Liga Champions musim 2019-2020 lewat gol pada menit-menit akhir pertandingan yang dicetak Luis Suarez dan Ansu Fati.



Sumber: Suara Pembaruan