Klausul Pelepasan Berakhir, Messi Diyakini Tetap Akan di Barcelona

Klausul Pelepasan Berakhir, Messi Diyakini Tetap Akan di Barcelona
Lionel Messi. (Foto: AFP)
Alexander Madji / AMA Selasa, 2 Juni 2020 | 13:15 WIB

Barcelona, Beritasatu.com - Klausul pelepasan Lionel Messi dari Camp Nou, dalam kontraknya yang ditandatangani pada 2017, berakhir pada 30 Mei lalu. Hal ini memungkinkan dia pergi dari klub itu dengan status bebas transfer pada musim panas 2021. Meski demikian, Messi diyakini tetap ingin tinggal di klub itu hingga kontraknya berakhir pada musim panas 2021.

Para petinggi Barcelona juga tidak terlalu khawatir dengan masa depan Messi di Camp Nou. Sebab mereka sangat percaya bahwa Messi akan tetap tinggal di Camp Nou dengan durasi kontrak baru selama lima tahun lagi.

Paling tidak hal itu sudah disampaik Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu pada November 2019. Ketika itu dia mengungkapkan bahwa Messi bisa saja disodori kontrak seumur hidup, sama seperti yang dilakukan Barcelona terhadap Andres Iniesta. Untuk itu, pembicaraan tentang kontrak baru ini diharapkan bisa dibahas secepat mungkin.

"Ini keinginan semua pihak, bila Lionel Messi merasa kuat dan masih punya ambisi untuk memperpanjang kontrak. Ini mutlak menjadi keputusan Messi sendiri. Dia yang tahu tentang kondisinya dan kapan harus berhenti bermain bola. Yang pasti, Messi ingin mengakhiri karier sepakbolanya di Barcelona," ujar Bartomeu sebagaimana dikutip dari Marca.com.

Ia melanjutkan, "Selama dua atau tiga tahun ke depan, pemimpin kami tetap Leo Messi. Tidak ada keraguan bahwa dia masih muda dan memiliki ambisi. Jadi, Leo Messi masih akan bermain dengan kami selama dua, tiga, empat, hingga lima tahun lagi. Saya tidak punya keraguan dengan hal itu."

Messi pindah ke Barcelona ketika masih kanak-kanak untuk menempuh pendidikan sepakbola di akademi sepakbola Barcelona La Masia. Ia baru menandatangani kontrak pertama dengan Barcelona pada 2005. Sejak itu, Barcelona sudah delapan kali membaharuai kontraknya dan dilindungi dengan klausul pelepasannya meningkat menjadi 700 juta euro, sehingga menyulitkan klub lain untuk membelinya.