Oliver Giroud Bertahan di Chelsea

Oliver Giroud Bertahan di Chelsea
Olivier Giroud. (Foto: AFP)
Alexander Madji / AMA Rabu, 3 Juni 2020 | 13:44 WIB

London, Beritasatu.com - Penyerang veteran Chelsea, Oliver Giroud, mengungkapkan bahwa ia memilih bertahan di Stamford Bridge karena pandemi virus corona dan masih akan membela klub itu pada musim 2020-2021. Padahal seharusnya, pemain internasional Prancis ini sudah pergi dari London Barat pada Januari 2020 lalu, tetapi klub gagal menemukan pengganti yang sepadan.

"Saya harus membayar kepercayaan pelatih yang ditunjukkan kepada saya. Itu sebabnya, klub menawarkan kepada saya kesempatan untuk tetap tinggal di Chelsea dan saya pun menerimanya dengan cepat karena saya senang beada di sini. Saya tetap ingin meraih trofi dan akan tetap memperlihatkan kepada pelatih bahwa ia sangat perlu memperhitungkan saya," kata mantan pemain Arsenal itu kepada website klub sebagaimana dikutip dari ESPN.

Ia melanjutkan, "Dengan kebijakan lockdown karena pandemi virus corona, saya merasa tidak aman bila harus pindah ke klub di luar Inggris karena bisa saja membahayakan keluarga. Saya sangat memikirkan kualitas kehidupan dan kami sudah membangunnya di sini. Sekarang, saya lebih banyak berpikir tentang keluarga."

Giroud tinggal di London sejak 2012, saat ia hengkang dari klub Prancis, Montpellier ke Arsenal, sebelum kemudian menyeberang ke London Barat enam tahun kemudian.

Pada musim panas lalu, penyerang Timnas Prancis ini juga ramai diberitakan akan meninggalkan Chelsea. Salah satu klub yang bersedia menampungnya adalah klub Liga Serie A Italia, Inter Milan. Hanya saja, Giroud masih enggan pindah dari Kota London. Ia membuka kemungkinan untuk membela klub London lainnya, Tottenham Hotspur. Hanya saja pelatih Chelsea, Frank Lampard tidak melepas Giroud karena tidak ada satu pun penawaran yang cocok.

"Saya sebenarnya sudah pergi pada jendela transfer Januari karena tidak mendapatkan waktu bermain yang cukup. Padahal, saya butuh bermain lebih banyak agar bisa membela Timnas Prancis pada Piala Eropa 2020. Saya sudah nyaris meninggalkan klub itu, tetapi saya kira Tuhan masih menginginkan agar saya bertahan di Chelsea," imbuh Giroud.

Ia melanjutkan, "Pelatih memberitahu saya bahwa dia tidak membiarkan saya pergi karena belum mendapatkan pemain yang cocok menggantikan saya. Semua orang tahu apa yang terjadi dan saya tidak mau mundur lagi. Namun, pelatih berbicara empat mata dengan saya dan menjanjikan waktu bermain lebih banyak untuk saya. Ia pegang pada janjinya dan saya juga harus membuktikan dan menjawab kepercayaan yang diberikan itu."



Sumber: Suara Pembaruan