Lanjutkan Kompetisi, PSSI Siapkan Protokol Kesehatan

Lanjutkan Kompetisi, PSSI Siapkan Protokol Kesehatan
Striker Persib Bandung Wander Luiz (kiri) berusaha melewati pemain Persela Lamongan Jasmin Mecinovic (kanan) pada pertandingan pekan pertama Liga 1 Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu, 1 Maret 2020. (Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Hendro D Situmorang / CAH Kamis, 4 Juni 2020 | 15:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menyusun protokol kesehatan yang nantinya diterapkan saat kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 kembali bergulir. Prosedur tetap (protap) pencegahan Covid-19 siap disosialisasikan ke klub-klub Liga 1 dan Liga 2.

"PSSI sudah punya protap kesehatan Covid-19 yang mengadopsi pedoman yang diberikan FIFA, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kami sudah memukukannya dan protokol nantinya akan dibagikan kepada klub dan pemain, termasuk bagi para suporter, dan timnas kita," kata Plt Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dalam keterangannya Rabu (3/6/2020) malam.

Diakui seluruh klub sepakbola Liga 1 dan 2 sepakat untuk melanjutkan kompetisi yang sebelumnya ditunda sejak Maret karena pandemi covid-19. Kesepakatan tersebut dilakukan saat pertemuan antara klub dan PSSI, yang mengusulkan pelaksanaan kompetisi dilanjutkan pada Oktober 2020 mendatang.

"Hal-hal penting yang kita diskusikan bersama dalam pertemuan tersebut ada sebuah kesepahaman bersama bahwa semua kawan-kawan klub dan PSSI sepakat untuk melanjutkan kompetisi liga 1 dan 2," ujar Yunus.

Pada pertemuan itu, Yunus mengatakan telah dibahas mengenai regulasi yang mengatur promosi dan degradasi. Terkait Liga 1 dan 2 tidak ada degradasi. Sedangkan untuk promosi, akan ada 2 tim Liga 2 naik ke Liga 1, sehingga, akan ada 20 klub untuk Liga 1 musim depan.

"Menyangkut jadwal dan kapan dimulainya kompetisi, teman-teman liga 1 dan 2 tawarkan ke federasi dilaksanakan pada Oktober, Liga 2 dimulai dua minggu setelah kick-off Liga 1," jelasnya.

Meski telah sepakat soal kelanjutan kompetisi, lanjut dia, masih ada sejumlah persoalan yang mesti dipecahkan. Salah satunya mengenai kontrak pemain dan pelatih.

"PSSI akan mengambil keputusan secepatnya, termasuk untuk memutuskan berikut menyangkut persoalan pemain pelatih hak dan kewajiban antar klub dengan pemain. Hal itu akan diputuskan dalam rapat exco PSSI yang secepatnya akan dilaksanakan," kata Yunus.

Selain bersama klub, PSSI juga telah menggelar pertemuan dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia (APSI). Selain opsi kompetisi pada Oktober, PSSI juga akan menaikkan subsidi untuk klub per termin menjadi Rp800 juta. Kemudian, tidak ada degradasi dan, terakhir, pertandingan dipusatkan di Pulau Jawa agar seluruh tim tidak perlu berlama-lama berada di tempat publik terutama bandara. 

 



Sumber: BeritaSatu.com