Sah, Liga Champions Digelar di Lisbon

Sah, Liga Champions Digelar di Lisbon
Aleksander Ceferin. (Foto: AFP)
Alexander Madji / AMA Kamis, 18 Juni 2020 | 11:14 WIB

Lisbon, Beritasatu.com - Presiden Federasi Sepakbola Eropa atau UEFA, Aleksander Ceferin, memastikan bahwa tim-tim peserta Liga Champions akan tinggal di Lisbon, Ibu Kota Portugal, selama Liga Champions digelar di kota tersebut sejak babak perempat final hingga partai final.

Dalam jumpa pers Rabu (17/6/2020) sore waktu setempat atau Kamis (18/6/2020) dini hari WIB, Ceferin memastikan bahwa laga final Liga Champions yang tadinya dijadwalkan berlangsung di Stadion Ataturk, Istanbul, sekarang dipindahkan ke Lisbon. Selain itu, laga perempat final dan semifinal juga berlangsung di kota tersebut.

"Prioritas utama saat ini adalah kesehatan semua orang. Seluruh tim peserta Liga Champions akan tinggal di Lisbon dan menjalani tes di sana sebagai bagian dari protokol kesehatan. Sementara laga-laga leg kedua babak 16 besar yang ditunda belum diputuskan. Saya kira, kami masih punya waktu yang cukup waktu untuk melihat kemungkinan bepergian dari satu negara ke negara lain dan melakukan karantina," kata Ceferin sebagaimana dikutip dari Marca.com.

Ceferin juga belum bisa memastikan bahwa laga-laga sisa Liga Champoins itu bisa disaksikan oleh para pencinta sepakbola di dalam stadion. "Saya belum bisa menjawab sekarang. Yang pasti, sekarang perubahannya sangat cepat. Satu bulan lalu, kita tidak pernah membayangkan bahwa kompetisi ini bisa dilanjutkan," imbuhnya.

Ia meneruskan, "Kita menunggu saja. Yang pasti sekarang kami belum bisa memberi jawaban tentang kemungkinan kehadiran pendukung di dalam stadion."

Sementara itu, laga-laga sisa Liga Europa akan digelar di Jerman, sedangkan Liga Champions perempuan diselenggarakan di Spanyol. "Tidak ada perebutan antara Spanyol, Portugal, dan Jerman. Kami sepakat saja bahwa Liga Champions digelar di Portugal, Liga Europa di Jerman, dan Liga Champons Perempuan di Spanyol," tutupnya.



Sumber: Suara Pembaruan