Menpora Minta PSSI dan Shin Tae-Yong Jangan Saling Serang

Menpora Minta PSSI dan Shin Tae-Yong Jangan Saling Serang
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. (Foto: Istimewa)
Hendro D Situmorang / JAS Selasa, 23 Juni 2020 | 14:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali menegaskan tidak akan campur persoalan internal yang terjadi antara pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Menpora hanya mengimbau agar persoalan itu bisa diatasi tanpa harus saling adu pendapat.

“Urusan itu harusnya bisa diatasi. Jangan perang statement dan itu bisa duduk bersama. Duduk antara pelatih dan federasi, kan ada kontrak. Ini yang bikin runyam, belum jalan sudah muncul polemik itu," ujar Menpora dalam sebuah diskusi virtual di Jakarta pada Senin (22/6/2020).

Zainudin mengatakan hanya akan mengamati setiap persoalan yang terjadi di PSSI. Dia mempersilakan PSSI melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan polemik yang terjadi.

“Yang berkontrak dengan pelatih adalah PSSI, bukan pemerintah. Silakan saja PSSI melaksanakan kebijakannya," kata Zainudin.

Ia menegaskan pemerintah tak akan mengintervensi polemik yang terjadi di internal PSSI, sebab berhubungan dengan statuta federasi dan FIFA. Namun Kempora hanya bisa memberi saran semata agar masalah itu segera diselesaikan tanpa berlarut-larut.

Menpora khawatir dengan adanya polemik ini, bakal menjadi perhatian dunia terlebih Indonesia harus mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan Piala Dunia U-20 tahun depan. "Saya pikir ini kewajiban kami mengingatkan sebagai anak bangsa jangan memperumit," kata dia.

Bagi pemerintah, lanjut Menpora yang terpenting PSSI mempersiapkan Timnas Indonesia dengan serius. Terlebih, Indonesia bakal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

“Ini pertaruhan besar untuk kita menjadi tuan rumah. Pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap persiapan Timnas Indonesia,” kata Zainudin.

Sebelumnya publik diramaikan dengan friksi yang terjadi antara PSSI dengan Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan keresahan dan ketidaknyamanan terhadap situasi di PSSI mulai dari lokasi pemusatan latihan (TC) hingga perselisihannya dengan Direktur Teknik Indra Sjafri. Ia juga meminta supaya TC timnas Indonesia digelar di Korea Selatan karena dianggap lebih aman dari penularan Covid-19.

Namun PSSI menolak permintaan Tae-Yong dan meminta dia segera datang ke Tanah Air. Terbaru Indra kemudian membalas tudingan Tae-Yong. Dia bahkan menyebut pelatih asal Korea Selatan itu tidak etis saat melakukan rapat dengan PSSI.

Tae-Yong juga dianggap sudah tidak percaya diri dengan janjinya sendiri saat presentasi menjadi kandidat pelatih timnas. Termasuk janji menjamin Indonesia bisa juara Piala AFF 2020. Namun belakangan diperoleh kabar Tae-Yong bersedia menggelar pemusatan latihan di mana pun.



Sumber: BeritaSatu.com