Xavi Kembali Tegaskan Keinginannya Pulang ke Camp Nou

Xavi Kembali Tegaskan Keinginannya Pulang ke Camp Nou
Xavi Hernandez. (Foto: AFP PHOTO)
Alexander Madji / AMA Selasa, 30 Juni 2020 | 14:34 WIB

Barcelona, Beritasatu.com - Xavi Hernandez mengungkapkan bahwa kerinduan terbesarnya saat ini adalah bahwa suatu waktu nanti melatih mantan klub yang pernah dibelanya, Barcelona, dan membawa kesuksesan untuk klub Katalonia tersebut.

"Kerinduan terbesar saya sekarang adalah melatih Barcelona dan menghadirkan kesuksesan di klub tersebut. Bukan hanya saya tetapi juga semua pemain dan generasi berikutnya. Untuk itu, para staf teknik kami sedang mempersiapkan banyak hal menyambut proyek yang akan sangat mengagumkan itu," kata Xavi kepada Jordi Avolve dalam diskusi tentang rasisme dalam sepakbola sebagaimana dikutip dari Marca.com.

Xavi adalah mantan kapten Barcelona yang hanya membela klub itu sepanjang karier sepakbolanya. Ia tampil 505 kali di La liga Spanyol bersama Barcelona sebelum akhirnya pindah ke Qatar. Ia mula-mula bermain untuk Al-Sadd sebelum didapuk sebagai pelatih klub tersebut.

Xavi nyaris menjadi pelatih Barcelona pada Januari 2020 menggantikan Ernesto Valverde yang dipecat setelah kalah dari Atletico Madrid di babak semifinal Copa del Rey di Jeddah. Namun, ketika itu, Xavi menolak karena masih terikat kontrak dengan Al-Sadd. Barcelona akhirnya menunjuk Quique Setien sebagai penerus Ernesto Valverde.

Namun Xavi menegaskan bahwa cita-citanya adalah kembali ke Camp Nou sebagai pelatih. "Mereka (Barcelona) datang kepada saya pada Januari lalu. Kami bicara banyak hal, tetapi kepada mereka saya sampakkan bahwa waktu dan kondisinya belum tepat," katanya.

Pemilihan Presiden Barcelona digelar tahun depan dan perubahan personel bakal terjadi besar-besaran. Xavi pun berencana kembali ke Camp Nou setelah presiden baru terpilih.

"Saya kira, setelah pemilihan presiden baru menjadi waktu yang sangat tepat. Saya ini seorang yang mencintai klub. Yang saya inginkan cuma satu yakni semua persyaratan harus dipenuhi untuk memulai proyek ini dari awal. Saya sudah sering kali mengatakan ini, tetapi saya ingin mengjadi pengambil keputusan sepakbola di Barcelona," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan