Zidane Berteriak Kencang Seusai Atasi Granada

Zidane Berteriak Kencang Seusai Atasi Granada
Zinedine Zidane. (Foto: AFP)
Alexander Madji / AMA Selasa, 14 Juli 2020 | 07:54 WIB

Granada, Beritasatu.com - Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane menjelaskan tentang ekspresinya pada akhir laga melawan tuan rumah Granada. Pasukannya memetik kemenangan tipis 2-1 pada laga ini dan semakin mendekatkan mereka dengan gelar juara La Liga musim 2019-2020.

Di ujung laga, Zizou, sapaan Zinedine Zidane, berteriak lepas. "Saya beteriak karena saya bahagia dan karena kami menderita sepanjang pertandingan. Normal sekali bila berteriak karena meraih tiga poin yang sangat penting. Saya berteriak untuk memberitahu kepada para pemain bahwa mereka sudah melewati sebuah pertandingan yang impresif. Saya senang dengan mereka," jelas Zidane sebagaimana dikutip dari Marca.com.

Zidane pantas senang karena mereka sedikit tertekan oleh Granada di babak kedua. Setelah berhasil mencetak satu gol, tuan rumah terus menyerang untuk mencari gol penyama kedudukan.

"Penampilan kami di babak pertama sangat bagus dan impresif dengan bola. Di babak kedua, kami tidak cukup bagus tetapi juga karena lawan bermain bagus. Untuk bisa kembali ke permainan, kita butuh sedikit menderita dan kami, sebagai tim, sudah melewatinya. Kami patut berbangga dengan tim ini," kata Zidane lagi.

Pria yang pernah membela Juventus dan Madrid semasa aktif sebagai pemain itu melanjutkan, "Kami masih punya dua laga sisa dan belum meraih gelar apa pun. Itu fakta dan masih ada enam poin yang harus diperebutkan. Saat La Liga musim ini dimulai, kami ingin menjuarainya tetapi hingga saat ini belum tercapai."

Sementara terkait keputusannya tidak memainkan Eden Hazard pada laga ini, meskipun ia siap tampil, Zidane mengaku bahwa hal itu diambil demi kepentingan tim. Juga karena kondisi fisiknya belum siap 100%.

"Seorang pemain harus berada pada kondisi fisik yang bagus dan dia belum berada dalam kondisi yang diharapkan itu. Situasinya sedikit rumit, tetapi saya berharap kondisinya bisa mencapai 100% untuk membantu tim pada Kamis nanti," tutup legenda Timnas Prancis pada Piala Dunia 1998 itu.



Sumber: Suara Pembaruan