Penonton Kembali ke Stadion, PSG Juara Piala Prancis

Penonton Kembali ke Stadion, PSG Juara Piala Prancis
Para pemain Paris Saint-Germain merayakan kemenangan dalam laga final Piala Prancis melawan Saint-Etienne di Stadion Stade de France, 24 Juli 2020. (Foto: AFP)
Heru Andriyanto / HA Sabtu, 25 Juli 2020 | 05:35 WIB

Beritasatu.com - Paris St-Germain kehilangan pemain andalan Kylian Mbappe di awal pertandingan namun akhirnya mampu mengalahkan Saint-Etienne dan memenangi Piala Prancis dalam pertandingan yang untuk pertama kali dihadiri penonton di Stadion Stade de France, Jumat (24/7/2020) malam waktu setempat.

Ini juga laga perdana di Prancis sejak liga dihentikan April lalu karena wabah virus corona.

Neymar mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut -- di babak pertama yang berlangsung cukup keras, di mana Loic Perrin dikeluarkan karena pelanggaran kasar terhadap Mbappe.

Laga sempat ricuh akibat insiden itu sebelum akhirnya Mbappe harus menepi akibat cedera.

Striker tim nasional Prancis itu meninggalkan lapangan dengan berurai air mata, dan kemudian bergabung dengan para pemain cadangan dengan dipandu tongkat. Dia sangat diragukan bisa tampil di laga perempat final Liga Champions melawan Atalanta bulan depan.

Musibah yang menimpa Mbappe jadi pukulan berat bagi PSG. Striker yang baru berusia 21 tahun itu sudah mencetak 29 gol dalam 33 penampilannya bersama PSG musim ini.

Gol tunggal Neymar sudah cukup untuk memastikan trofi Piala Prancis ke-13 PSG karena babak kedua berlangsung relatif monoton dan para pemain terlihat tidak bisa maksimal saat kembali ke ajang kompetitif setelah libur berbulan-bulan.

PSG juga sebelumnya dinyatakan sebagai juara Liga Prancis, sehingga prestasi malam tadi merupakan trofi ganda musim ini.

Penonton sudah diperbolehkan hadir di stadion tetapi jumlah mereka dibatasi. Kurang dari 5.000 penonton hadir di stadion yang memiliki 80.000 tempat duduk tersebut, atau sekitar 6% saja dari kapasitas. Tempat duduk mereka juga berjauhan untuk memenuhi protokol kesehatan.

Jumlah ini memang masih terlalu sedikit untuk kategori pertandingan final, tetapi suara mereka tetap terdengar di stadion. Setidaknya, kehadiran mereka memberi sedikit tanda tentang situasi normal.



Sumber: BBC