Aubameyang Tampil Perkasa, Arsenal Rebut Piala FA ke-14

Aubameyang Tampil Perkasa, Arsenal Rebut Piala FA ke-14
Striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang (kiri) dan manajer Mikel Arteta memegang trofi Piala FA di Stadion Wembley, London, 1 Agustus 2020. (Foto: AFP)
Heru Andriyanto / HA Minggu, 2 Agustus 2020 | 03:11 WIB

Beritasatu.com - Pierre-Emerick Aubameyang kembali menjadi pahlawan Arsenal dengan memborong dua gol kemenangan dalam laga final Piala FA melawan Chelsea di Stadion Wembley, London, Jumat (1/8/2020) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB.

Itu merupakan trofi Piala FA ke-14 Arsenal, sekaligus rekor juara terbanyak dalam sejarah turnamen sistem gugur yang sudah berusia lebih dari seabad tersebut.

Chelsea lebih dulu unggul lewat gol Christian Pulisic baru lima menit pertandingan berjalan.

Namun Aubameyang mampu menyamakan kedudukan lewat titik penalti sebelum turun minum. Penalti diberikan karena dia dijatuhkan kapten Chelsea Cesar Azpilicueta di kotak terlarang. Setelah itu, dia mencetak gol kelas dunia di menit ke-67 untuk memastikan kemenangan.

Di semifinal, striker asal Gabon itu juga mencetak dua gol saat Arsenal menaklukkan Manchester City.

Upaya Chelsea untuk menandingi Arsenal terhalang oleh cedera Azpilicueta sehingga harus diganti, dan situasi makin buruk setelah Pulisic yang tampil bagus malam tadi juga mengalami cedera hamstring.

Seolah belum cukup derita Chelsea, Mateo Kovacic menerima kartu kuning kedua karena aksi membahayakan terhadap Granit Xhaka, dan dia harus rela diusir keluar lapangan.

Kemenangan Arsenal memastikan tiket ke Liga Europa musim depan.

Mikel Arteta tampak sangat girang ketika mendengar peluit akhir karena ini merupakan trofi pertamanya belum genap satu tahun sebagai manajer Arsenal, klub yang pernah dibelanya sebagai pemain dan kapten.

Pelatih asal Spanyol itu menggantikan Unai Emery baru pada Desember lalu.

Beberapa pekan belakangan ini Arsenal memang tampil impresif, mengalahkan juara Liga Premier Liverpool dan mengubur impian City untuk bisa mempertahankan trofi Piala FA. Laju kemenangan ini dilanjutkan saat berhadapan dengan Chelsea.

Frank Lampard juga baru di tahun pertama menjadi manajer Chelsea dan mampu membawa timnya ke Liga Champions. Namun, dia tanpa trofi musim ini.



Sumber: BBC