Malam Sialan Kiper Liverpool Adrian
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Malam Sialan Kiper Liverpool Adrian

Senin, 5 Oktober 2020 | 15:20 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Liverpool dipermalukan 7-2 oleh Aston Villa, Senin (5/10/2020) dini hari WIB. Kemasukan tujuh gol dalam satu laga merupakan mimpi buruk setiap kiper. Jangankan tujuh gol seperti yang dialami kiper Liverpool Adrian semalam, kemasukan satu gol sudah mencoreng performa kiper.

Itulah malam sialan bagi kiper Adrian San Miguel del Castillo.

Pertama, ia melakukan blunder. Gol pertama Aston Villa ketika pertandingan baru berjalan empat menit adalah hasil kesalahan Adrian. Kiper berusia 33 tahun lalu itu salah mengoper bola sehingga diserobot pemain lawan, Grealish.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, mengakui blunder yang dilakukan kiper pelapisnya itu cukup mempengaruhi jalannya pertandingan. "Gol pertama jelas karena Adrian, itu kesalahan besar. Tetapi reaksi kami terhadap gol itu merupakan kesalahan yang lebih besar lagi," kata Klopp.

Kedua, tujuh gol dari klub peringkat 17 musim lalu itu membuat rapor Adrian merah menyala. Liverpool sudah bermain empat kali di ajang Liga Primer. Namun, Adrian baru sekali dimainkan di ajang paling prestisius ini menyusul kiper utama The Reds, Alisson Becker, cedera.

Sayang, sekali-kalinya dimainkan ia menorehkan tujuh gol kemasukan.

Seperti kebanyakan klub, sebagai kiper kedua Adrian dipasang Klopp di ajang Piala Liga atau yang saat ini disebut Carabao Cup. Dalam dua pertandingan musim 2020/2021 di ajang ini, Adrian kebobolan dua gol. Kedua gol tersebut terjadi pada 24 September lalu ketika Liverpool bertandang ke klub yang bermain di Liga II Inggris, Lincoln City.

Sepakan kaki kanan Tayo Edun dan sundulan Lewis Montsma di babak kedua membuat Adrian gagal mempertahankan penampilan clean sheet. Penggemar bola dunia tentu tidak begitu mengenal dua sosok yang menceploskan gol ke gawang Adrian. Hal ini masuk akal sebab Edun maupun Montsma adalah pemain liga dua level di bawah Liga Primer.

Pada pertandingan babak ketiga Carabao Cup itu Liverpool secara keseluruhan tidak mengalami kesulitan mengalahkan Lincoln City. Saat dua gol terjadi di gawang Adrian, The Reds sudah memimpin enam gol. Skor akhir adalah 7-2 untuk Liverpool.

Hanya saja pada babak berikutnya Liverpool tersingkir oleh Arsenal pada laga 1 Oktober 2020. Terjadi adu penalti setelah pertandingan selama 90 menit berakhir 0-0. Adrian berhasil mengeblok tendangan Mohamed Elneny. Namun kiper Arsenal, Bern Leno, berhasil mengadang tendangan Divock Origi dan Harry Wilson. Liverpol kalah adu penalti, 4-5.

Meski baru bermain di tiga laga musim ini, total kemasukan sembilan gol merupakan prestasi buruk buat Adrian.

Ketiga, dari tujuh gol Aston Villa, tiga di antaranya adalah sepakan lawan yang berbelok arah gara-gara mengenai pemain Liverpool sendiri. Gol ketiga pada menit ke-35, sepakan McGinn mengenai kaki Virgil van Dijk sebelum bola mengarah ke kanan gawang sementara Adrian sudah bergerak ke kiri.

Gol kelima dari kaki mantan pemain Chelsea Ross Barkley juga karena bola melambung akibat terkena kaki Trent Alexander-Arnold.

Sedangkan gol keenam pada menit ke-66, bola tendangan Jack Grealish membentur badan Fabinho. Reaksi Adrian kalah cepat dibanding lesatan bola yang mengarah masuk gawang.

Keempat, Adrian turut serta tercatat dalam sejarah kekalahan terbesar Liverpool dalam 57 tahun terakhir. Yahoo Sport malah menulis, kekalahan Liverpool malam itu merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah Liga Inggris di mana juara bertahan kebobolan tujuh gol dalam satu pertandingan.

Laga melawan Aston Villa bisa disebut kesialan karena hujan gol bukan semata kesalahan Adrian, kecuali gol pembuka. Untuk kelas kompetisi seketat Liga Primer, pilihan Klopp memainkan Adrian juga bukan keputusan sambil lalu.

Adrian adalah pemain sepak bola Spanyol yang saat ini direkrut Liverpool sebagai penjaga gawang dengan nomor punggung 13. Ia datang ke Liverpool dengan status bebas transfer. Bagaimana pun Adrian pernah menjadi pahlawan The Reds. Tepatnya, saat ia di bawah mistar gawang Liverpool di Piala Super Eropa 2019 melawan Chelsea.

Partai tersebut berakhir dengan adu penalti setelah kedudukan imbang 2-2. Adrian berhasil menggagalkan tendangan penalti Tammy Abraham sehingga Liverpool berhak mengangkat trofi. Dan itu adalah trofi pertama bagi Adrian selama kariernya.

Meski demikian, kelas Adrian memang jauh dibanding kiper-kiper utama. Di Liverpool sendiri ia kalah pamor dengan Simon Mignolet, kiper kedua Liverpool yang pindah ke Belgia.

Adrian adalah lulusan akademi Real Betis pada 2006. Enam tahun kemudian di baru bisa mencapai level klub senior Real Betis. Pada musim 2013/2014 Adrian terbang ke Inggris karena dipinang West Ham United.

Namun, pada akhir Juni 2019, klub Inggris berjuluk The Hammers itu tidak memperpanjang kontraknya. Sementara itu tak ada klub lain yang tertarik. Hampir sebulan, Adrian yang belum pernah mendapatkan gelar satu pun sejak berkarier itu tidak memiliki klub.

Hingga datanglah utusan Liverpool yang menyodorinya kontrak setahun. Liverpool kala itu perlu kiper pelapis karena Mignolet memilih berlabuh ke Club Brugge (Belgia) demi menjadi kiper utama.

Nama Mignolet yang cukup tenar bukan jaminan dia dimainkan karena ada kiper utama Liverpool, yakni Alisson Becker sang pemilik penghargaan Sarung Tangan Emas Liga Inggris, Liga Champions, dan Copa America 2019.

Adrian cukup beruntung menggantikan Mignolet. Ketimbang menjadi pemain tanpa klub, lebih baik sebagai kiper pelapis meski kemungkinan besar hanya akan banyak duduk di bangku cadangan. Kalau pun diturunkan, biasanya hanya dalam pertandingan domestik di luar Liga Primer.

Pada kenyataannya Alisson Becker cedera saat laga pembuka Liga Inggris 2019/20. Debut Adrian datang lebih cepat dari yang diperkirakan. Bayangkan, ia dilepas West Ham pada 30 Juni. Hampir sebulan menganggur, baru pada 5 Agustus 2019 ia menandatangani kontrak dengan Liverpool dengan status bebas transfer.

Empat hari kemudian ia meggantikan kiper utama saat pertandingan melawan Norwich City. Meski Adrian kebobolan satu gol, Liverpool saat itu menang 4-1.

Lima hari kemudian, tepatnya 14 Agustus, Adrian mendapat tanggug jawab lebih besar yakni sebagai starter di Piala Super UEFA 2019. Di antara keraguan jutaan pendukung Liverpool, Adrian membuktikan keberuntungannya dengan menahan penalti Abraham. Adrian dan Liverpool mengangkat trofi kemenangan di Vodafone Park, Istanbul, Turki.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mourinho Membalas Kritikan Gaya Permainan Bertahannya

Mourimho menyerang para pengkritik dirinya, dengan mengatakan, bisa saja Hotspur mencetak 10 gol jika mereka memiliki pelatih menyerang.

BOLA | 5 Oktober 2020

Penyerang Everton Moise Kean Dipinjamkan ke PSG

Kean yang merupakan pemain Italia, bergabung ke Everton dari Juventus pada Agustus 2019.

BOLA | 5 Oktober 2020

Klopp: Kami Lakukan Banyak Kesalahan

Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengaku timnya melakukan banyak kesalahan saat dibantai 7-2 oleh tuan rumah Aston Villa.

BOLA | 5 Oktober 2020

MU Dibantai, Solskjaer Bertanggung Jawab

Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, mengaku bertanggung jawab atas kekalahan telak 1-6 yang didapat timnya dari Tottenham Hotspur.

BOLA | 5 Oktober 2020

Koeman: Secara Fisik Sevilla Lebih Kuat daripada Barcelona

Pelatih Barcelona, Ronald Koeman menilai, timnya kalah secara fisik dibanding para pemain Sevilla.

BOLA | 5 Oktober 2020

AC Milan Sempurna di Serie A

AC Milan meraih hasil sempurna pada tiga laga pertama Liga Serie A Italia setelah menang 3-0 atas Spezia di San Siro, Senin (5/10/2020) dini hari WIB.

BOLA | 5 Oktober 2020

Pimpin Klasemen, Zidane Bangga pada Anak Asuhnya

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane bangga dengan raihan anak asuhnya pada empat laga pertama La Liga musim ini.

BOLA | 5 Oktober 2020

Diimbang Sevilla, Barcelona Harus Puas dengan Satu Poin

Barcelona hanya mengantongi satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Sevilla pada laga di Camp Nou, Senin (5/10/2020) dini hari WIB.

BOLA | 5 Oktober 2020

Aston Villa Bantai Liverpool

Aston Villa membantai Liverpool dengan skor sangat telak 7-2 pada pertandingan Liga Utama Inggris di Villa Park, Senin (5/10/2020) dini hari WIB.

BOLA | 5 Oktober 2020

Ini Sejumlah Fakta Menarik Kemenangan Besar Tottenham atas MU

Kemenangan besar Tottenham Hotspur ini terasa spesial buat Jose Mourinho yang pernah menjadi pelatih Manchester United.

BOLA | 5 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS