Penggemar Maradona Bentrok dengan Polisi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Penggemar Maradona Bentrok dengan Polisi

Jumat, 27 November 2020 | 13:27 WIB
Oleh : Alexander Madji / AMA

Buenos Aires, Beritasatu.com - Ribuan pendukung Diego Armando Maradona bentrok dengan polisi di luar Istana Kepresidenan Argentina di Buenos Aires, Kamis (26/11/2020) waktu sempat. Mereka yang ingin memberi penghormatan terakhir kepada legenda sepakbola Argentina itu terpaksa ditertibakan dengan tembakan gas air mata dan peluru karet karena berlaku kasar terhadap aparat kepolisian.

Diego Maradona meninggal dunia pada usia 60 tahun karena serangan jantung di kediamannya Rabu (25/11/2020) waktu setempat, meski ada upaya menyelamatkan nyawanya. Ia menghembuskan napas terakhir hanya dua minggu setelah ia keluar dari rumah sakit seusai menjalani operasi mengeluarkan tumpukan darah di otaknya.

Sebagaimana dikutip dari ESPN, jenazah Maradona kemudian dipindahkan dari Rumah sakit San Fernando ke Istana Kepresidenan Casa Rosada di Buenos Aires. Sejumlah kendaraan mengiringi kereta jenazah Maradona menuju istana. Para pendukung Maradona juga berjubel menuju Istana untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pujaan mereka sejak Kamis (26/11/2020) pagi waktu setempat.

Bahkan mereka sudah memadati daerah sekitar istana sebelum istana dibuka pada pukul 06.00 pagi waktu setempat. Mantan istri Maradona, Claudia Villafane dan dua dari lima anak mereka, Dalma dan Giannina, adalah orang pertama yang tiba di Casa Rosana. Mereka lansung masuk ke Hall of Patriots (Ruangan Para Pahlawan), tempat jenazah jawara dunia 1986 itu dibaringkan.

Tampak juga hadir melayat Presiden Asosiasi Sepakbola Argentina atau AFA, Claudio Tapia dan beberapa mantan teman Maradona di Boca Juniors, klub yang dibelanya sebelum hengkang ke Barcelona pada 1982. Mereka memberi penghormatan terakhir kepadanya.

Di luar istana, arus massa sulit terbendung dan rasa duka mendalam terganggu oleh bentrokan massa pendukung Maradona dengan polisi. Pada Kamis (26/11/2020) pagi, bentrok pecah karena massa melemparkan botoh dan berbagai benda lainnya ke arah polisi yang bekerja mengatur ketertiban para pendukung Maradona di depan istana. Terpaksa polisi menertibakan mereka dengan gas air mata.

Sebelum pukul 18.00 WIB, jenazah Maradona kemudian dibawa dari istana untuk dimakamkan. Pemakaman secara cepat ini membuat para para pendukungnya frustrasi. Ini yang menyebabkan terjadi ketegangan baru antara mereka yang ingin memberikan penghormatan terakhir dengan polisi yang berjaga di sekitar istana dan di luar pemakaman. Kali ini, polisi harus menembakkan peluru karet kepada mereka yang memaksa mendekat.

Saat pemakaman, hanya ada beberapa orang yang bergabung dalam sebuah ibadah pemakaman yang berlangsung secara privat. Maradona akhirnya dikuburkan di dekat makam bapak dan ibunya, Dalma dan Diego Maradona Sr yang sudah meninggal beberapa tahun silam.

Menyusul kepergian Maradona untuk selamanya, laga perempat final Copa Libertadores antara Boca Juniors dan Internacional pada Rabu (25/11/2020) terpaksa ditunda.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wasiat Maradona, Jenazahnya Minta Diawetkan

Diego Maradona meninggalkan wasiat agar jenazahnya diawetkan. Dia pun menjadi orang keempat dalam sejarah Argentina yang jenazahnya diawetkan.

BOLA | 27 November 2020

Liga Europa, Napoli Beri Penghormatan untuk Maradona

Di luar Stadion San Paolo, ratusan pendukung Napoli datang membawa gambar Maradona, lilin, hingga botol anggur.

BOLA | 27 November 2020

Vardy Amankan Langkah Leicester di Liga Europa

Dengan hasil ini, the Foxes melangkah ke babak knockout, setelah memimpin di klasemen Grup G.

BOLA | 27 November 2020

Liga Europa, Hotspur Tak Kesulitan Menang di Kandang

Di menit ke-34, Vinicius mencetak gol keduanya, setelah tendangan Ndombele diarahkan Dele Alli ke pemain Brasil tersebut.

BOLA | 27 November 2020

Pemain Muda Arsenal Jaga Rekor Kemenangan di Liga Europa

Kemenangan ini juga memastikan Arsenal lolos ke babak knockout.

BOLA | 27 November 2020

Capres Barcelona Ini Janji Ganti Nama Camp Nou dengan Lionel Messi

Emili Rousaud merasa janji itu sebagai upaya agar Lionel Messi mau bertahan di Barcelona.

BOLA | 26 November 2020

Kenang Maradona, Simeone: Seorang Tokoh Mistis Meninggalkan Kita

Diego Simeone mengatakan Maradona telah membantu membentuk sepakbola di negaranya, Argentina.

BOLA | 26 November 2020

Level Real Madrid di Atas Inter Milan

Inter Milan harus mengakui kehebatan Real Madrid saat keduanya bertemu di Giuseppe Meazaa dalam lanjutan Liga Champions.

BOLA | 26 November 2020

Martial Tidak Cocok Sebagai Penyerang Tengah

Mantan gelandang Manchester United, Paul Scholes menyebut kalau Anthony Martial bukan penyerang tengah yang hebat.

BOLA | 26 November 2020

Kalahkan Olyimpikos, Guardiola Justru Tidak Senang

Kemenangan atas Olympiakos di Stadion Georgios Karaiskakis membuat Manchester City lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

BOLA | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS