Maradona dan Gol "Tangan Tuhan", Ini Pengakuan Wasit Pertandingan
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-0.05)   |   COMPOSITE 6389.83 (-37.46)   |   DBX 1207.48 (3.08)   |   I-GRADE 186.044 (-1.17)   |   IDX30 536.499 (-2.63)   |   IDX80 144.214 (-1.01)   |   IDXBUMN20 435.358 (-7.09)   |   IDXESGL 149.259 (-0.13)   |   IDXG30 145.988 (-0.98)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-2.76)   |   IDXQ30 152.642 (-0.59)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-3.07)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-3.96)   |   IDXV30 148.997 (-0.75)   |   INFOBANK15 1075.9 (-5.89)   |   Investor33 460.647 (-1.35)   |   ISSI 189.211 (-0.9)   |   JII 668.85 (-4.09)   |   JII70 234.095 (-1.52)   |   KOMPAS100 1287.09 (-6.92)   |   LQ45 998.257 (-5.79)   |   MBX 1767.88 (-12.62)   |   MNC36 340.661 (-1.09)   |   PEFINDO25 338.558 (-1.47)   |   SMInfra18 329.085 (-2.93)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-0.78)   |  

Maradona dan Gol "Tangan Tuhan", Ini Pengakuan Wasit Pertandingan

Sabtu, 28 November 2020 | 13:00 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Legenda sepakbola Diego Maradona telah berpulang. Sang pemilik “Tangan Tuhan” itu menghembuskan nafas terakhir pada hari Kamis (26/11/2020) setelah mengalami serang jantung.

Salah satu yang paling dikenal dari Maradona adalah gol kontroversialnya ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986. Gol yang tercipta dengan tangan Maradona itu kemudian dikenal dengan nama gol "Tangan Tuhan”.

Selain Maradona, terciptanya gol tersebut tidak lepas dari peran seorang Ali Bin Nasser, wasit yang memimpin laga tersebut.

Bin Nasser justru merasa bangga dan terhormat bisa membantu Maradona mencetak gol tersebut. Wasit yang kini berusia 76 tahun itu mengatakan dia tidak punya pilihan selain memberikan gol kontroversial tersebut.

"Saya mengingatnya dengan jelas. Bek Inggris (Steve Hodge) menguasai bola, namun bola lambungnya mengarah ke area penalti. Maradona berada di udara bersama Peter Shilton, dan mereka berdua membelakangi saya. Mereka menghadapi asisten wasit saya, Bogdan Dochev.”

"Awalnya saya ragu-ragu, saya melihat ke arah Dochev, yang kembali ke tengah lapangan, mengkonfirmasikan gol. Dia tidak memberi isyarat untuk melakukan handball.”

Menurut Bin Nasser, instruksi yang diberikan FIFA kepada dirinya dan wasit lain sebelum pertandingan sudah jelas. Jika seorang rekan berada dalam posisi yang lebih baik dari wasit utama, maka dia harus menghormati pandangannya.

Meski mendapat protes dari pemain Inggris, Bin Nasser memuji sikap Gary Lineker dan kawan-kawan yang menunjukkan aksi sportif.

"Gary Lineker mendatangi saya dan berkata 'tolong wasit, bola tangan!' Saya menjawab: Silakan bermain!.”

Soal gol spektakuler kedua yang dicetak Maradona, Bin Nasser mengaku ketika itu dirinya merasa begitu takjub. Bin Nasser mengatakan dirinya begitu memperhatikan dengan cermt aksi Maradona ketika membawa bola dari lini tengah. “Ketika Anda menjadi wasit seseorang seperti Maradona, Anda tidak dapat mengalihkan pandangan dari mereka. Mereka (pemain Inggris) mencoba menjatuhkannya pada tiga kesempatan, tetapi keinginannya untuk menang membuatnya (Maradona) terus melaju.

"Setiap kali saya akan meneriakkan 'keuntungan' sampai dia mencapai kotak penalti. Saya melihat dari luar kotak, bertanya-tanya bagaimana pemain ini melepaskan tiga pemain bertahan, dan berlari hampir 50 meter. Saya pikir 'para pemain bertahan akan mencoba menjatuhkannya sekarang'. Saya mengharapkan itu terjadi dan siap untuk meniup peluit untuk penalti. Yang mengejutkan saya, dia menggiring bola melewati bek lain dan penjaga gawang (Peter Shilton) untuk mencetak gol yang akan menjadi 'gol abad ini',” tutur Bin Nasser.

"Saya bangga dan dihormati sebagai pribadi dan sebagai wasit karena telah memainkan peran dalam pencapaian bersejarah itu. Seandainya saya menipu peluit (karena) melakukan pelanggaran di salah satu dari tiga kontak pertama, kami tidak akan menyaksikan sesuatu yang luar biasa. Keuntungan yang saya berikan adalah salah satu pencapaian saya yang paling membanggakan."

Bin Nasser menambahkan bahwa laga perempat final 1986, yang dimainkan di depan hampir 115.000 penggemar di Estadio Azteca di Mexico City itu menjadi puncak kariernya sebagai wasit meski diwarnai keputusannya mengesahkan gol pertama kontroversial Maradona.

Keunggulan 2-0 Argentina kemudian mampu diperkecil Inggris melalui gol Lineker sembilan menit jelang laga berakhir. Inggris bahkan nyaris menyamakan kedudukan.

"Ketika Inggris mencetak gol pertama mereka, saya dalam hati berharap mereka mampu menyamakan kedudukan. Saya ingin menikmati permainan itu selama 30 menit lagi. Itu benar-benar kegembiraan dari awal hingga akhir. Meskipun saat itu panas sekali, saya ingin segalanya terus berjalan. Itu adalah pertandingan yang indah antara dua tim hebat."

Namun pertandingan berakhir untuk kemenangan Argentina 2-1.

Bin Nasser juga mengatakan dirinya mendapatkan kostum dari sang legenda yang ditandatanganinya ketika mereka bertemu kembali pada tahun 2015.



Sumber: BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menjamu Burnley, Peluang Emas Bagi Manchester City

Menjamu Burnley menjadi peluang emas bagi Manchester City, guna memetik kemenangan, Sabtu (28/11/2020).

BOLA | 28 November 2020

Brighton vs Liverpool: Melanjutkan Dominasi

Liverpool punya keunggulan yang signifikan atas Brighton & Hove Albion.

BOLA | 28 November 2020

Utang Membengkak, Barcelona Potong Gaji Pemain Rp 2 T

Barcelona telah mencapai kesepakatan secara prinsip dengan para pemainnya untuk memotong gaji yang akan menghemat sekitar Rp 2 triliun.

BOLA | 28 November 2020

Banding Diterima, Persija Dapatkan Lisensi AFC

Persija Jakarta akan bergabung dengan enam klub yang lebih dulu mendapatkan lisensi klub AFC yaitu Bali United, Persipura, Bhayangkara, Borneo, Persib, Arema.

BOLA | 28 November 2020

Lawan Alaves, Eder Militao Kembali Memperkuat Pasukan Zidane

Para pemain yang absen adalah kapten tim Sergio Ramos, bek kanan Dani Carvajal, Alvaro Odriozola, dan pemain gelandang Fede Valverde.

BOLA | 28 November 2020

Chelsea Kembali Diperkuat Pulisic dan Havertz untuk Lawan Hotspur

Pertandingan ini sangat penting karena rivalitas kedua tim. Ini akan menjadi bumbu di jalannya pertandingan nanti.

BOLA | 28 November 2020

Hadapi Benevento, Pirlo Berikan Jatah Libur ke Ronaldo

Pemain Portugal ini baru saja melewati jadwal yang ketat, termasuk harus membela tim nasional negaranya.

BOLA | 28 November 2020

2 Gol di Menit Akhir Bawa Kemenangan Newcastle

Pertandingan nyaris berakhir imbang, hingga terjadinya dua gol beruntun yang tercipta hanya selisih satu menit saja.

BOLA | 28 November 2020

Kandang Napoli Akan Diberi Nama Stadion Diego Maradona

Wali Kota Napoli Luigi De Magistris mengatakan Stadion San Paolo akan dinamai Diego Maradona secara resmi mulai minggu depan.

BOLA | 27 November 2020

Maldini Akui Milan Tertarik Gaet Thauvin dari Marseille

Direktur Teknik AC Milan, Paolo Maldini, mengakui gelandang Marseille Florian Thauvin bisa menjadi target yang menarik klubnya dari sudut pandang ekonomi.

BOLA | 27 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS