Berat Jantung Maradona Dua Kali Lipat dari Normal
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

Berat Jantung Maradona Dua Kali Lipat dari Normal

Rabu, 2 Desember 2020 | 13:31 WIB
Oleh : Alexander Madji / AMA

Buenos Aires, Beritasatu.com - Satu minggu setelah kematian Maradona, sejumlah laboratorium mencoba menyelidiki penyebab kematiannya sesuai permintaan para penyelidik Argentina.

Pihak berwajib sedang menginvestigasi penyebab kematian sang megabintang sepakbola Argentina tersebut, termasuk tuduhan pembuhan yang dilakukan dokter pribadinya, Leopoldo Luque, terhadap Maradona.

Sejumlah sampel yang diperiksa adalah urin, darah, dan jantungnya. Hasilnya, antara lain, berat jantung Maradona dua kali lebih berat dari jantung normal. Berat jantung Maradona sekitar 500 gram. Ini menjadi misteri dalam kerja profesional medis.

Mereka akan menyelidiki apakah Maradona menggunakan obat-obatan terlarang atau alkohol sebelum kematiannya, sehingga jantungnya berat dua kali lipat dari jantung normal. Ini sangat krusial bagi proses investigasi para penyidik San Isidro.

Seperti diberitakan, Maradona meninggal dunia Rabu (25/11/2020) lalu karena serangan jantung dalam usia 60 tahun di kediamannya di Buenos Aires. Ia dimakamkan keesokan harinya di samping makam orang tuanya.

Menyusul kematiannya, dilakukan investigasi terkait laporan dari dua putrinya bahwa dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque, membunuh Maradona. Ini yang mendorong pihak berwajib melakukan investigasi.

Temuan-temuan awal masih akan diuji lebih lanjut untuk menemukan penyebab yang pasti akan kematian Maradona. Menurut Telam, sebagaimana dikutip dari Marca.com, hampir semua tes atas sampel penyebab kematian Maradona mulai dilakukan Rabu (2/12/2020), atau satu minggu sejak kematiannya. Semua tes ini dilakukan di markas kepolisian setempat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Messi dan Ronaldo Tidak Punya Passion Sebesar Maradona

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dinilai tidak memiliki hasrat menggebu-gebu dalam sepakbola seperti yang dimiliki Diego Maradona.

BOLA | 2 Desember 2020

Desakan Mundur Makin Kencang, Zidane Pastikan Bertahan

Zinedine Zidane didesak mundur setelah kalah dari Shakhtar Donetsk. Namun demikian, pelatih asal Prancis itu bertekad tidak akan mengundurkan diri dari Madrid.

BOLA | 2 Desember 2020

Penalti Mueller Gagalkan Misi Atletico ke Babak 16 Besar Lebih Cepat

Misi Atletico memastikan tiket babak 16 besar Liga Champions lebih cepat gagal setelah Thomas Mueller mencetak gol dari titik putih untuk menyamakan kedudukan.

BOLA | 2 Desember 2020

Sevilla vs Chelsea: Berebut Posisi Juara Grup E

Chelsea dan Sevilla akan saling berebut posisi juara grup E, untuk menghadapi lawan di babak 16 besar.

BOLA | 2 Desember 2020

Porto Dampingi City ke Babak 16 Besar Liga Champions

FC Porto lolos ke babak 16 besar Liga Champions setelah bermain imbang tanpa gol melawan Manchester City di Estadio do Dragao, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB.

BOLA | 2 Desember 2020

Liverpool Amankan Tiket Babak 16 Besar

Liverpool mengamankan satu tiket ke babak 16 besar Liga Champions setelah menang tipis 1-0 atas Ajax Amsterdam, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB.

BOLA | 2 Desember 2020

Peluang Inter Kembali Hidup Setelah Madrid Kalah

Peluang Inter Milan melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah menang atas Moenchengladbach, sementara pada saat bersamaan Madrid juga kalah dari Shakhtar.

BOLA | 2 Desember 2020

Menjamu Manchester City, Porto Berupaya Hindari Kekalahan

Apabila Porto mampu menghindari kekalahan dari The Citizens, maka bisa dipastikan tiket ke babak knock out sudah dalam genggaman.

BOLA | 1 Desember 2020

Zidane Pastikan Eden Hazard Tidak Stres

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memastikan Eden Hazard tetap kuat secara mental menghadapi cedera baru yang dideritanya.

BOLA | 1 Desember 2020

Dituduh Membunuh, Begini Penjelasan Dokter Pribadi Maradona

Dokter pribadi Diego Maradona, Leopoldo Luque, memberi penjelasan tentang tuduhan terhadapnya bahwa dia membunuh Maradona.

BOLA | 1 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS