Rio Ferdinand: Skuat Inggris Tidak Egois Seperti Dulu
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Rio Ferdinand: Skuat Inggris Tidak Egois Seperti Dulu

Minggu, 11 Juli 2021 | 00:12 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Mantan bintang sepakbola Inggris Rio Ferdinand mengakui kelebihan skuat tim nasional sekarang dibandingkan era dia dulu yang penuh kisah kegagalan.

Hari Minggu (11/7/2021) ini Inggris akan berlaga di final Piala Eropa melawan Italia, pertama kali mereka masuk laga puncak turnamen besar sejak menjadi juara dunia pada 1966.

Mantan bek tim nasional Inggris dan Manchester United itu mengatakan dia sudah meyakini kekuatan timnas yang sekarang sejak awal turnamen.

“Dua alasan utamanya adalah kekompakan dalam skuat dan budaya yang dibangun oleh [pelatih] Gareth Southgate di tim, di mana ego tidak mendapat tempat,” tulis Ferdinand di kolom opini BBC.

“Jika digabungkan, itu bisa membuat perbedaan -- dan itulah kenapa kita sekarang masuk ke final tim putra yang pertama dalam 55 tahun,” imbuhnya.

Ferdinand juga mengajak para pendukung Inggris untuk menatap ke depan dan fokus pada tim sekarang, tidak lagi mengusik masa lalu.

“Tidak ada gunanya melihat ke belakang dan bertanya kenapa kami dulu tidak becus, termasuk periode ketika saya membela Inggris, karena saya ingin perhatian kita dicurahkan pada para pemain ini dan kenapa kita bisa sampai ke tahap yang sekarang,” tulis Ferdinand.

“Anda boleh bicara dengan Gary Lineker atau Alan Shearer dan [jawabannya] akan sama saja. Ini bukan soal apa yang dulu kami lakukan atau tidak kami lakukan, atau apa yang dulu tidak kami punya -- kami gagal menang, sesederhana itu.”

Ferdinand adalah bagian dari era yang disebut-sebut sebagai “golden generation” ketika semua lini berisi banyak pemain kondang di dunia, mulai dari dia dan Sol Campbell di belakang, Wayne Rooney dan Michael Owen di depan, dan empat pemain top di tengah -- David Beckham, Paul Scholes, Frank Lampard, dan Steven Gerrard.

Faktanya prestasi terbaik mereka di turnamen besar hanya sampai ke perempat final dan bahkan tidak lolos ke Piala Eropa 2008.

Ketika era Southgate dimulai, timnas Inggris langsung melaju hingga semifinal Piala Dunia 2018.

“Orang-orang ini melampaui apa yang sudah dilakukan oleh generasi saya dan sebelumnya, kecuali di tahun 1966. Sekarang mereka punya peluang untuk dikenang sepanjang masa,” ulas Ferdinand.

“Kalahkan Italia, dan nama mereka akan bersinar terang hingga bertahun-tahun mendatang. Luar biasa kesempatan yang mereka dapat ini,” imbuhnya.

Era ketika Inggris bertabur pemain bintang justru tidak berbanding lurus dengan prestasi dan lebih banyak kehebohan di luar lapangan, sementara tim Harry Kane cs lebih tenang dan fokus untuk menuai hasil maksimal.

“Ada banyak elemen yang berpengaruh tetapi menurut saya yang utama adalah tidak boleh ada ego dalam skuat ini, setiap orang sangat rendah hati,” kata Ferdinand.

“Kita punya sejumlah pemain yang istimewa tetapi Southgate telah membangun kebersamaan di tim yang berbeda dengan apa yang saya lihat dulu.”

Ferdinand mengakui di era dia, rivalitas antar pemain dari klub yang berbeda lebih intens.

“Persaaan seperti itu mungkin masih ada, katakanlah antara pemain Manchester City dan Liverpool, tetapi cara Southgate mengelola tim sejak Piala Dunia 2018 membuat hal semacam ini tidak punya efek besar pada dinamika skuat,” paparnya.

Lalu Ferdinand mencontohkan pertengkaran antara pemain Liverpool Joe Gomez dan pemain Manchester City Raheem Sterling pada 2019.

Southgate segera bertindak dengan mengistirahatkan Sterling saat pertandingan kualifikasi Euro 2020 melawan Montenegro untuk menjaga kekompakan tim.

Southgate dan para pemain juga bersahabat dengan media, sehingga terjalin ikatan dengan para pendukung.

“Saat saya membela Inggris, kami nyaris menganggap pers sebagai musuh, yang hadir untuk mendorong kami melakukan kesalahan,” tulis Ferdinand.

(AFP)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BBC


BERITA LAINNYA

Pandemi Buat Keuangan Juventus Catat Rekor Kerugian

Kerugian bersih Juventus meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun keuangan 2020-21 menjadi 209,9 juta euro ($247 juta).

BOLA | 17 September 2021

Liga 1: Persib Tidak Turunkan Duet Castillion-Luiz Lawan Bali United

Striker Persib Wander Luiz dan Geoffrey Castillion belum bisa diturunkan sejak menit pertama karena kondisi yang belum memungkinkan.

BOLA | 17 September 2021

Liga 1: 10 Pemain Persita Taklukkan Persela

Pemain pengganti Rifky D Septiawan menjadi penentu kemenangan Persita atas Persela berkat gol yang dicetaknya.

BOLA | 17 September 2021

Liga 1: Hadapi Bali United, Persib Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan

Pelatih Persib Robert Alberts menilai laga melawan Bali United akan menarik karena kedua tim sama-sama meraih poin penuh di dua laga sebelumnya.

BOLA | 17 September 2021

Roma Menang Telak Namun Mourinho Tidak Puas

AS Roma memetik kemenangan telak 5-1 atas CSKA Sofia dalam penyisihan Grup C Liga Konferensi. Namun pelatih Jose Mourinho menyatakan tak puas.

BOLA | 17 September 2021

Ayah Meninggal Setelah Nathan Ake Cetak Gol di Liga Champions

Ayah Nathan Ake meninggal hanya beberapa menit setelah bek itu mencetak gol pembuka dalam kemenangan 6-3 yang diraih Manchester City di Liga Champions.

BOLA | 17 September 2021

Medali Juara Liga Champions dan Piala Super Reece James Digondol Maling

Reece James mengungkapkan rumahnya dibobol maling saat dia bermain untuk Chelsea, Selasa malam. Pencuri menggondol medali juara Liga Champions dan Piala Super.

BOLA | 17 September 2021

LIB Berharap Tunggakan Gaji Klub Liga 2 Lunas Sebelum Kompetisi Dimulai

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa pihaknya berharap tunggakan gaji beberapa klub Liga 2 2021 lunas sebelum kompetisi dimulai.

BOLA | 17 September 2021

Liga Europa: Dua Gol Victor Osimhen Batalkan Kemenangan Leicester atas Napoli

Leicester City batal memetik kemenangan setelah keunggulan 2-0 mereka disamakan Napoli melalui dua gol Victor Osimhen di Liga Europa.

BOLA | 17 September 2021

Hasil Liga Europa, Kamis (17/9/2021)

Kejuaraan Liga Europa memainkan pertandingan dari Grup A hingga Grup H pada Kamis (16/9/2021) atau Jumat dini hari WIB.

BOLA | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings