Messi Kini "Berdiri Lebih Tinggi" dari Ronaldo
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Messi Kini "Berdiri Lebih Tinggi" dari Ronaldo

Minggu, 11 Juli 2021 | 12:45 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Memang bukan dalam makna harfiah, karena Cristiano Ronaldo 15 cm lebih tinggi dari Lionel Messi.

Namun, keberhasilan Messi mengantar Argentina merebut piala Copa America, Sabtu (10/7/2021), telah menghapus titik terlemahnya dalam persaingan klasik dua pesepakbola -- yang banyak disebut sebagai yang terhebat abad ini.

Mereka berdua adalah pemain utama dalam cerita klasik tentang rivalitas head-to-head individual sepakbola, bahkan mirip kisah Roger Federer vs Rafael Nadal dulu di dunia tenis yang memang olahraga perorangan.

Messi punya lebih banyak trofi liga antar-klub, tetapi lemari Ronaldo unggul di medali Liga Champions yang lebih bergengsi.

Si pemain Portugal mencetak lebih banyak gol, tetapi jika dirata-rata dengan jumlah pertandingan yang diikuti, Messi lebih produktif.

Messi lebih jago dalam tendangan bebas, tetapi Ronaldo lebih akurat soal eksekusi tendangan penalti.

Namun, sebelum Sabtu malam waktu Brasil, ada keunggulan Ronaldo yang tidak bisa diimbangi oleh Messi. Pada 2016, Ronaldo mengantar Portugal menjuarai Piala Eropa.

Lalu pada edisi perdana Liga Negara Eropa 2019, tuan rumah Portugal dan Ronaldo juga menang.

Sementara, Messi belum pernah menyumbang trofi kepada negaranya di level "senior".

Pernah Juara Dunia
Jika terjadi debat berkepanjangan antara pendukung dua superstar itu, biasanya disudahi dengan fakta tersebut -- yang membuat kubu Messi terdiam.

Sebetulnya, pada 2008 Messi membawa Argentina merebut medali emas Olimpiade dan dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik oleh FIFA. Juga pada 2004 Messi adalah bagian dari tim U-20 Argentina yang menjadi juara dunia.

Namun, kemenangan ini tidak masuk catatan profesional karena Olimpiade memang pesta olahraga “amatir” sementara U-20 tidak masuk kategori senior.

Bagi pendukungnya, medali emas Olimpiade bukan prestasi abal-abal dan tidak selayaknya dihapus dari CV Messi.

Brasil bersedia melakukan apa pun untuk melengkapi prestasi sepakbola mereka dengan medali emas Olimpiade, sampai-sampai tim U-23 beberapa kali dipimpin pelatih yang sama dari tim senior. Baru pada Olimpiade terakhir tahun 2016 mimpi Brasil terwujud, itu pun ketika mereka menjadi tuan rumah.

Sekarang, Messi sudah meraih trofi Copa America dengan penuh gaya, karena dia menjadi top scorer dan sekaligus meraih penghargaan the best player. Sang kapten Argentina pulang dari Brasil dengan tiga piala sekaligus.

Catatan timnas yang selalu membuatnya lebih rendah di depan Ronaldo sudah hilang dari pundaknya -- dan pundak puluhan juta pendukungnya di seluruh dunia.

Messi sekarang bisa lebih megah dibandingkan Ronaldo saat mengenakan kaus timnas masing-masing. Selain medali emas Olimpiade dan juara dunia U-20, Messi juga sudah mengantar Argentina ke final Copa Amerika empat kali dan final Piala Dunia sekali. Itu juga bukan prestasi sembarangan.

Berapa kali Ronaldo membawa Portugal ke final Piala Eropa dan final Piala Dunia? Mungkin pertanyaan seperti ini yang akan mengunci debat panjang dua kubu di kemudian hari.

Beda Tipis
Tidak terbantahkan bahwa Ronaldo dan Messi adalah dua pemain yang mengukir sejarah sepakbola modern, kalau kita bicara kualitas individu.

Banyak pemain lain yang juga hebat, tetapi apakah mereka juga sama hebatnya ketika diberi band kapten atau diminta membela timnas?

Messi, 34, dan Ronaldo, 36 -- kebetulan juga dua pesepakbola terkaya di dunia -- sudah membuktikan mereka punya kemampuan memimpin di level tertinggi dan punya visi yang mempersatukan bangsa masing-masing.

Butuh lebih dari kemampuan menggocek bola untuk mencapai tahap itu.

Messi punya enam piala Ballon d’Or, penghargaan individual tertinggi di sepakbola, Ronaldo punya lima. Patut dicatat, tidak ada satu pun pesepakbola lain yang punya lebih dari tiga trofi!

Messi adalah pemain dengan pendapatan tertinggi di dunia yaitu US$ 126 juta menurut data Forbes 2020, sementara Ronaldo nomor dua dengan US$ 117 juta.

Intinya, prestasi dua atlet hebat ini tipis bedanya, yang hanya membuat rivalitas mereka makin melegenda.

Begitu sengitnya persaingan Messi dan Ronaldo berikut para pendukung mereka, sampai ada banyak situs dan aplikasi khusus yang didedikasikan untuk itu.

Misalnya situs messivsronaldo.app yang sangat aktif dan bahkan sudah memasukkan catatan pertandingan Messi di Copa America yang baru saja berakhir.

Situs ini memuat semua statistik dua pemain termasuk total jumlah gol dan assist, merinci antara penampilan klub dan timnas, dan juga liga antar-klub, turnamen sistem gugur, Liga Champions, dan Super Cup.

Lalu ada perbandingan khusus head-to-head, misalnya El Classico antara Real Madrid dan Barcelona ketika dua pemain bertemu. Kemudian tentu saja koleksi trofi dan penghargaan masing-masing.

Pertandingan persahabatan antar-klub dikecualikan dari statistik.

Total, sepanjang karirnya di semua kompetisi Ronaldo mencetak 783 gol dan membuat 225 umpan dari 1.073 penampilan.

Torehan Messi adalah 748 gol dan 315 umpan dari 929 pertandingan.

Jika dirata-rata, Messi lebih unggul.

Ronaldo sudah lima kali juara Liga Champions, Messi empat kali. Untuk kategori ini, cukup banyak pemain dengan jumlah trofi yang sama tetapi hanya satu orang yang punya enam trofi yaitu legenda Real Madrid Francisco Gento di era 1950 sampai 1960-an.

Dalam liga domestik, Messi menang 10 kali, Ronaldo tujuh (tiga bersama Manchester United, dua Real Madrid, dan dua Juventus).

Dalam turnamen sistem gugur domestik, Messi tujuh kali juara Copa del Rey, Ronaldo enam kali di tiga negara.

Ronaldo telah merebut empat trofi juara dunia antar-klub, unggul satu atas Messi.

Soal penghargaan pemain terbaik FIFA, skornya sama seperti Ballon d’Or untuk keunggulan Messi.

Si pemain Argentina juga lebih sering mendapat penghargaan Golden Boot Eropa sebagai pencetak gol terbanyak di benua itu, enam berbanding empat.

Alih-alih mengulas kehebatan satu dari yang lain, paparan di atas justru menunjukkan betapa hebat dan setaranya dua superstar sepakbola yang masih bermain itu.

Legenda Hidup
Mereka memang tidak bisa menggantikan maestro bola terdahulu, seperti Franz Beckenbauer yang membawa Jerman menjadi juara dunia baik sebagai kapten maupun pelatih.

Atau Pele yang sudah mencetak lebih dari 1.200 gol sepanjang karirnya dan menjadikan Brasil kampiun sejagat tiga kali!

Namun, Ronaldo dan Messi melengkapi kisah pendahulunya dengan aksi-aksi heroik di level klub dan timnas tanpa tergelincir oleh guyuran dolar yang mereka dapat dan heboh media sosial yang melengkapi status mereka sebagai selebritas dunia.

Uang, popularitas, dan media sosial membuat mereka lebih dari sekedar atlet, tetapi Messi dan Ronaldo tetap mencetak gol dan menghadirkan trofi. Saat di puncak gunung, mereka berdua tetap atlet yang sangat hebat. (Maaf untuk penggemar David Beckham)

Tambahan pula, intensitas pertemuan mereka sangat tinggi terutama ketika Ronaldo masih bersama Real Madrid, yang membuat rivalitas ini makin berbumbu pedas dan menciptakan ketagihan.

Ruang inilah yang tidak ada di era Pele, Beckenbauer, atau Diego Maradona, para superstar di abad sebelumnya ketika belum ada YouTube, Twitter, Instagram, dan Facebook.

Portugal sebelumnya hanya mengenal Eusebio Ferreira sebagai panutan sepakbola mereka karena bisa membawa negaranya juara ketiga di Piala Dunia 1966 sebagai top scorer.

Sekarang mereka menemukan benchmark yang lebih tinggi pada seorang Ronaldo yang berjasa menghadirkan trofi juara antar negara -- Piala Eropa dan Liga Negara Eropa.

November tahun lalu seluruh Argentina berduka oleh meninggalnya Maradona.

Tadi malam, mereka menyaksikan lahirnya “pahlawan nasional” baru di kandang musuh bebuyutan, Brasil, ketika semua pemain timnas mengerubuti dan menyerukan nama Messi setelah peluit akhir yang memastikan trofi Copa America untuk dibawa pulang.

Resmi sudah, Messi bukan hanya hebat di klub, tetapi juga aset penting bangsa di level senior, seperti halnya ketika dia masih junior.

Demikian juga Ronaldo, tidak perlu diperdebatkan lagi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Bidik Juara Liga Champions Bersama Milan, Fikayo Tomori Ogah Balik ke Chelsea

Fikayo Tomori tidak ingin kembali ke Chelsea karena bek tengah AC Milan itu bermimpi menjadi juara Liga Champions bersama Rossoneri.

BOLA | 18 September 2021

Pelatih PSMS Ansyari Lubis Sudah Temukan Kerangka Tim

Pelatih PSMS Medan, Ansyari Lubis mengaku sudah punya bayangan kerangka tim menyusul kedatangan empat pemain baru.

BOLA | 18 September 2021

Kontrak Rudiger di Chelsea Akan Berakhir, Ini Komentar Tuchel

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, mengakui dirinya santai atas masa depan Antonio Rudiger yang akan habis masa kontraknya.

BOLA | 18 September 2021

FC Bayern Munich Tingkatkan Peran Aktif di Asia

Bertujuan menciptakan hubungan yang kuat dan menciptakan momen luar biasa bagi fans di seluruh Asia.

BOLA | 18 September 2021

Burnley vs Arsenal: Konsistensi "Meriam London" Diuji

Konsistensi Arsenal diuji di kandang Burnley setelah mereka mengemas kemenangan pertama musim ini dengan mengalahkan Norwich City.

BOLA | 18 September 2021

Manchester City Vs Southampton, Laga Sengit Bagi Sang Tamu

Southampton bakal menghadapi laga yang sengit kala bertandang ke markas Manchester City, Sabtu (18/9/2021).

BOLA | 18 September 2021

Claudio Marchisio: Milan Lebih Kuat Dibanding Juventus Saat Ini

Legenda Juventus Claudio Marchio menilai saat ini AC Milan lebih kuat dibandingkan dengan bekas klubnya menjelang pertemuan kedua klub hari Minggu.

BOLA | 18 September 2021

Jamu Crystal Palace, Liverpool Ingin Pertahankan Tren Selalu Menang

Secara head-to-head, dalam lima pertemuan terakhir, Liverpool selalu menang atas Palace.

BOLA | 18 September 2021

Agen: Paul Pogba Berpeluang Kembali ke Juventus

Agen Paul Pogba, Mino Raiola, menegaskan pemain asal Prancis itu tetap berpeluang kembali ke Juventus karena masa depannya di Manchester United belum jelas.

BOLA | 18 September 2021

20 Pemain Timnas Putri Siap Lawan Singapura di Tajikistan

Sebanyak 20 pemain tim nasional putri Indonesia siap berlaga pada Kualifikasi Piala Asia Putri 2022 di Tajikistan.

BOLA | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Kemdikbudristek: 85% Sekolah Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Kemdikbudristek: 85% Sekolah Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings