Logo BeritaSatu

Kegagalan Timnas U-19 di Piala AFF, Pengamat: Tak Perlu Cari Kambing Hitam

Senin, 11 Juli 2022 | 17:23 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahya / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menang 5-1 atas Myanmar tak lantas meloloskan Timnas U-19 ke semifinal Piala AFF U-19. Regulasi yang sudah disepakati bersama menakdirkan Timnas U-19 harus tersisih.

Penyebabnya hasil imbang 1-1 Vietnam dan Thailand menggagalkan langkah Garuda Nusantara melangkah ke semifinal. Meski sama-sama mengoleksi 11 poin, Indonesia kalah head to head dalam klasemen mini dengan Vietnam dan Thailand.

Indonesia hanya mendapatkan gelar tim tersubur dengan 17 gol dan kebobolan 2 gol. Harus menerima takdir gagal lolos ke semifinal untuk pertama kalinya setelah tiga pagelaran terakhir selalu tampil ke semifinal dan menjadi peringkat ketiga. Banyak yang menyebut regulasi tak adil.

Lalu, menyerang AFF, Vietnam dan Thailand yang dianggap main mata. Padahal, regulasi sudah disepakati bersama jauh sebelum turnamen digelar dan Indonesia termasuk yang mengusulkannya.

Soal ini, pengamat sepakbola yang juga ketua Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali menilai menyalahkan soal regulasi dan laga Vietnam melawan Thailand sebagai penyebab kegagalan Indonesia adalah salah alamat.

"Regulasinya sudah bagus. Menekankan tim unggulan untuk saling mengalahkan saat bertemu dan membobol dengan banyak gol ke gawang tim lemah bukan prioritas. Jadi, Indonesia gagal bukan karena Vietnam dan Thailand 'main mata', tetapi ketidakmampuan kita mengalahkan salah satu dari Vetnam dan Thailand," tutur Akmal.

Vietnam dan Thailand dikatakan Akmal memahami regulasi itu.

"Jadi, mereka tak habis habisan pesta gol saat bertemu Brunei, Filipina dan Myanmar. Ke depan, tugas Shin Tae-yong adalah berpikir bagaimana mengalahkan Vietnam dan Thailand. Bila dua tim ini sudah mampu dikalahkan, yang lainnya di ASEAN pasti akan juga bisa dikalahkan," lanjut Akmal.

Akmal tidak melihat yang dilakukan Vietnam dan Thailand sebagai sepakbola gajah. Ini menurutnya murni taktik dan strategi. Kedua tim memilih main aman untuk bersiap menuju semifinal.

"Mereka memahami betul ini sebuah turnamen. Kalau mereka ambil risiko akan tidak menguntungkan saat main di semifinal. Indonesia juga pasti akan melakukan hal sama bila mengalami situasi Vietnam-Thailand. Jadi, Kita yang harus introspeksi, bukan mencari kambing hitam," tambah Akmal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rapat Perdana TGIPF Cari Akar Masalah Tragedi Kanjuruhan

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan, telah melakukan rapat perdana, Selasa (4/10/2022) malam di kantor Kemenko Polhukam.

BOLA | 5 Oktober 2022

Ini Hasil dan Klasemen Liga Champions, Selasa (4/10)

Liverpool menundukkan tamunya Rangers 2-0, sementara Napoli mempermalukan tuan rumah Ajax Amsterdam 6-1, dalam partai lanjutan Liga Champions.

BOLA | 5 Oktober 2022

Liga Champions: Liverpool Buat Rangers Selalu Kalah

Liverpool menundukkan Rangers, 2-0, dalam partai penyisihan Grup A Liga Champions di Stadion Anfield, Selasa (4/10/2022) atau Rabu dini hari WIB.

BOLA | 5 Oktober 2022

Liga Champions: Kejutan, Napoli Permalukan Ajax 6-1

Napoli membuat kejutan dengan mempermalukan tuan rumah Ajax Amsterdam dengan skor telak 6-1 dalam penyisihan Grup A Liga Champions.

BOLA | 5 Oktober 2022

Liga Champions: Griezmann Gagal Penalti, Atletico Tumbang di Brugge

Striker Antoine Griezmann gagal mencetak gol dari titik penalti mewarnai kekalahan 0-2 yang diderita Atletico Madrid di kandang Club Brugge di Liga Champions.

BOLA | 5 Oktober 2022

Bantai Plzen, Bayern Catat Kemenangan 100% di Liga Champions

Bayern Muenchen mencatatkan kemenangan 100% di Grup C setelah membantai Viktoria Plzen dengan skor telak 5-0 dalam lanjutan Liga Champions.

BOLA | 5 Oktober 2022

Aremania dan Bonek Madiun Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Doa bersama  untuk korban tragedi Kanjuruhan digelar di Stadion Wilis Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (4/10/2022) malam.

BOLA | 5 Oktober 2022

PSSI Sebut Jumlah Penonton Arema FC vs Persebaya di Kanjuruhan Tidak Jelas

Ketidakjelasan itulah yang membuat PSSI tidak bisa memastikan apakah kapasitas Stadion Kanjuruhan saat Arema FC versus Persebaya melebihi batas atau tidak.

BOLA | 4 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Seluruh Kompetisi Eropa Adakan Mengheningkan Cipta

Mengheningkan cipta mengenang korban tragedi Kanjuruhan akan dilakukan sebelum kick off Liga Champions, Liga Europa, Liga Conference dan Piala Dunia Wanita.

BOLA | 4 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Petrokimia Gresik dan PGFC 2022 Hentikan Pertandingan

Sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan, Petrokimia Gresik dan 4 besar peserta PGFC 2022 sepakat untuk tidak melanjutkan pertandingan.

BOLA | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pilot Presiden Irwanda Syafriadi, Orang Kampung ke Amerika

Pilot Presiden Irwanda Syafriadi, Orang Kampung ke Amerika

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings