Logo BeritaSatu

PSSI Tak Permasalahkan Regulasi Head to Head Piala AFF U-19

Selasa, 12 Juli 2022 | 14:25 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan pihaknya sama sekali tidak mempermasalahkan soal regulasi head to head Piala AFF U-19 yang membuat Timnas U-19 Indonesia tersisih. Namun PSSI melihat ada kejanggalan dalam pertandingan Vietnam melawan Thailand saat menjalani partai terakhir penyisihan Grup A.

PSSI menilai ada kejanggalan yang diperlihatkan kedua tim saat skor sudah imbang 1-1 khususnya di 27 menit terakhir. Ini bisa dilihat saat kedua tim hanya memainkan bola di garis belakang dan tidak berniat untuk menyerang.

"Soal regulasi AFF ini tidak ada masalah. Sebab, saat manager meeting sudah dibahas dan PSSI memahami itu. PSSI pun memahami dan menyadari layaknya sebuah tim jika ingin melaju ke fase berikutnya harus bergantung kepada tim itu sendiri dan bukan menggantungkan kepada tim/negara lain," ungkap sosok yang biasa juga dipanggil Iwan Bule ini.

“Namun, PSSI juga melihat saat laga antara Thailand dan Vietnam ada sesuatu yang tidak berjalan sebagaimana mestinya (fairplay). Apakah pantas sebuah negara besar seperti itu melakukan hal itu. PSSI tidak menuduh, tetapi kita hanya mempertanyakan,” kata Iriawan.

PSSI akhirnya memutuskan untuk mengajukan surat resmi ke AFF terkait tudingan tindakan tidak fair play yang dilakukan Vietnam dan Thailand dalam laga terakhir grup Piala AFF U-19, Minggu (11/7/2022).

‘’Kalau mereka (Thailand vs Vietnam) mainnya benar, saya tidak masalah. Ini terlihat mereka main-main. Ini yang membuat kami terluka," ujar Iriawan.

"Itu sebabnya saya akan mengirim surat protes resmi kepada AFF agar mereka melakukan investigasi melalui Komite Disiplin (Komdis) AFF. Apakah ada match fixing atau tidak. Kalau tidak terbukti ya tidak masalah. Saat ini banyak netizen yang meminta Indonesia keluar dari AFF karena mereka menganggap ada permainan,’’ imbuh Iriawan dilansir laman resmi PSSI, Senin (11/7/2022).

Sementara pengamat sepakbola yang juga ketua Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali menilai menyalahkan soal regulasi dan laga Vietnam melawan Thailand sebagai penyebab kegagalan Indonesia adalah salah alamat.

"Regulasinya sudah bagus. Menekankan tim unggulan untuk saling mengalahkan saat bertemu dan membobol dengan banyak gol ke gawang tim lemah bukan prioritas. Jadi, Indonesia gagal bukan karena Vietnam dan Thailand 'main mata', tetapi ketidakmampuan kita mengalahkan salah satu dari Vetnam dan Thailand," tutur Akmal.

Vietnam dan Thailand dikatakan Akmal memahami regulasi itu.

"Jadi, mereka tak habis habisan pesta gol saat bertemu Brunei, Filipina dan Myanmar. Ke depan, tugas Shin Tae-yong adalah berpikir bagaimana mengalahkan Vietnam dan Thailand. Bila dua tim ini sudah mampu dikalahkan, yang lainnya di ASEAN pasti akan juga bisa dikalahkan," lanjut Akmal.

Akmal tidak melihat yang dilakukan Vietnam dan Thailand sebagai sepakbola gajah. Ini menurutnya murni taktik dan strategi. Kedua tim memilih main aman untuk bersiap menuju semifinal.

"Mereka memahami betul ini sebuah turnamen. Kalau mereka ambil risiko akan tidak menguntungkan saat main di semifinal. Indonesia juga pasti akan melakukan hal sama bila mengalami situasi Vietnam-Thailand. Jadi, Kita yang harus introspeksi, bukan mencari kambing hitam," tambah Akmal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bima Sakti Harapkan Dukungan Suporter untuk Timnas U-17

Pelatih timnas U-17 Indonesia Bima Sakti mengatakan bahwa squadnya membutuhkan dukungan dari para suporter di stadion.

BOLA | 30 September 2022

Bima Sakti Sebut Timnas U-17 Diuntungkan Jadwal Pertandingan

Timnas U-17 akan menjalani laga perdana di Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 kontra Guam pada Senin (3/10/2022) di Stadion Pakansari, Bogor.

BOLA | 30 September 2022

Erik ten Hag Pelatih Terbaik Liga Inggris Bulan September

Erik ten Hag adalah pelatih Belanda pertama yang mengklaim penghargaan tersebut sejak Ronald Koeman ketika melatih Southampton pada Januari 2016.

BOLA | 30 September 2022

Kualifikasi Piala Asia U-17: Timnas U-17 Pantang Remehkan Lawan

Pelatih Timnas U-17 Bima Sakti meminta timnya agar fokus mendapatkan tiga poin sejak laga pertama menghadapi Guam pada Senin (3/10/2022).

BOLA | 30 September 2022

Jelang Lawan Persib, Skuad Persija Maksimalkan Persiapan

Persija akan bertandang ke markas Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (2/9/2022) pukul 16.00 WIB.

BOLA | 30 September 2022

Gembiranya Mesut Ozil Sambut Kelahiran Anak Kedua

Istri Mesut Ozil, Amine Gulse yang dinikahi sejak tahun 2019 melahirkan anak kedua, seorang bayi perempuan yang diberi nama Ela.

BOLA | 30 September 2022

Ayah Erling Haaland Ungkap Alasan Putranya Pilih Man City

Ayah Erling Haaland, Alf Inge Haaland, mengungkapkan alasan di balik keputusan putranya untuk bergabung dengan Manchester City.

BOLA | 30 September 2022

Pelatih Spurs Antonio Conte Bantah Isu Akan Tangani Juventus

Pelatih Tottenham, Antonio Conte, membantah keras isu yang menyebut dirinya akan menangani Juventus yang tengah terpuruk di Liga Italia.

BOLA | 30 September 2022

Gabriel Jesus Merasa Merdeka di Bawah Pelatih Mikel Arteta

Striker Arsenal Gabriel Jesus mengaku merasa "merdeka" bermain di bawah Mikel Arteta dan mengaku meninggalkan Man City karena membutuhkan perubahan

BOLA | 30 September 2022

Neymar Dukung Jair Bolsonaro dalam Pilpres Brasil

Presiden Brasil Jair Bolsonaro mendapat dukungan untuk pencalonannya kembali dari superstar sepak bola Neymar.

BOLA | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bangun PLTS, <em>Green Lifestyle</em> DPR Dinilai Patut Dicontoh

Bangun PLTS, Green Lifestyle DPR Dinilai Patut Dicontoh

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings