Praveen/Debby Tembus Final Prancis Terbuka

Praveen/Debby Tembus Final Prancis Terbuka
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan dan Debby Susanto yang kalah di semifinal All England 2015. ( Foto: Twitter )
/ CAH Minggu, 25 Oktober 2015 | 03:23 WIB

Paris - Hasil menggembirakan datang dari wakil ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto. Mereka berhasil melesat ke babak final Prancis Terbuka Super Series 2015, usai mengalahkan pasangan unggulan delapan, Lu Kai/Huang Yaqiong, Tiongkok. Praveen/Debby menang usai tanding selama 44 menit, dengan 21-18 dan 21-19.

“Tadi kami main enjoy, semua permainan di lapangan bisa keluar, menikmati jalannya pertandingan. Kami beberapa kali ketinggalan di poin-poin kritis, kami nggak terlalu panik,” kata Debby.

Praveen/Debby berhasil memberikan penampilan yang baik di semifinal. Unggul tipis di babak pertama, perolehan angka mereka sempat tersusul Lu/Huang,13-10. Namun setelah itu, Praveen/Debby balik mencuri tiga angka berurutan , menyamakan kedudukan hingga akhirnya menang 21-18.

“Kalau sama-sama fight di lapangan kami tidak kalah. Tapi di beberapa poin kami sempat rame dan ketinggalan. Tapi untungnya di akhir kami bisa balik lagi,” ujar Praveen menambahkan.

Game kedua berlangsung lebih ketat. Di poin-poin kritis, Lu/Huang mencuri keunggulan 19-16. Namun kemudian, Praveen/Debby sukses memastikan kemenangannya dengan permainan yang mengesankan, mencuri lima angka berurutan, mereka gantian unggul 21-19.

Di babak final, Praveen/Debby akan berhadapan dengan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na, unggulan tujuh asal Korea. Kedua pasangan ini sudah empat kali berhadapan dengan skor pertemuan imbang, dua sama.

“Pokoknya kami berpikir sama seperti babak pertama. Mau ketemu siapapun kami siap. Pernah kalah dan pernah menang juga. Kami berharap besok bisa main maksimal tapi tidak over percaya diri,” jelas Debby.

“Kami harus main lebih sabar lagi sama terus konsisten ke permainan sendiri dan jangan buru-buru,” ungkap Praveen.

Praveen/Debby menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke final. Dua rekannya yang hari ini bermain, harus sama-sama kalah dan terhenti di semifinal. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kalah dari pasangan Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Sedangkan Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari kalah dari ganda putri Tiongkok, Luo Ying/Luo Yu.

Sumber: Badminton Indonesia