Tangkas Bertekad Terus Lahirkan Pebulutangkis Kelas Dunia

Tangkas Bertekad Terus Lahirkan Pebulutangkis Kelas Dunia
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia peraih medali emas Asian Games 2018 Jonatan Christie melakukan penghormatan kepada bendera Merah Putih saat upacara penyerahan medali di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (28/8). ( Foto: ANTARA FOTO/INASGOC / Nafielah Mahmudah )
/ BW Jumat, 30 November 2018 | 22:33 WIB

Jakarta- Perkumpulan Bulutangkis (PB) Tangkas pada usianya ke-67 tahun, bertekad terus melahirkan pebulutangkis kelas dunia. Harapan itu disampaikan oleh Ketua Umum PB Tangkas Intiland, Justian Suhandinata di sela peringatan hari jadi ke-67 tahun PB Tangkas Intiland di Ballroom Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Kamis (29/11) malam.

"Kami klub kecil di Barito Jakarta Selatan dan dimulai dengan enam pemain saja. Namun, Tangkas bisa melahirkan banyak juara. Dan yang terbaru adalah Jojo (Jonatan Christie) yaitu meraih emas Asian Games 2018," kata Justian Suhandinata.

Selama ini, PB Tangkas Intiland telah mempersembahkan empat medali emas olimpiade, 10 juara dunia, sembilan juara All England, 10 juara Asian Games. Selain itu, ada ratusan bahkan ribuan gelar juara, mulai dari tingkat Jakarta Selatan, DKI Jakarta, nasional, ASEAN, Asia, dan internasional.

Selain melahirkan atlet kelas dunia, juga menempatkan para pengurusnya sebagai organisator di berbagai posisi puncak organisasi bulutangkis. Mulai dari asosiasi bulutangkis nasional (PBSI), Badminton Asia Confederation (BAC), hingga di Badminton World Federation (BWF).

Justian berharap selain mampu terus melahirkan pemain juara, pihaknya juga menginginkan bulu tangkis menjadi olahraga prioritas di Indonesia. Pihaknya juga mengingatkan agar juga tidak meninggalkan sepak bola karena selama ini banyak penggemar.

Ketua Umum PP PBSI Wiranto menyampaikan hormat dan terima kasih kepada PB Tangkas yang telah banyak melahirkan pebulutangkis kelas dunia dan sudah dibuktikan dengan prestasi. Di usia yang ke-67 tahun diharapkan terus bisa melahirkan atlet potensial.

"Pemain boleh tua, tetapi Tangkas tidak boleh tua karena masih mempunyai tugas untuk mencari bibit baru. Kami juga menyetujui jika bulu tangkis menjadi cabang olahraga superspesial di Indonesia," kata Wiranto.

Sementara itu, pemain binaan Tangkas, Jonatan Christie, ingin menjadi pemain legenda.

"Semua atlet pasti ingin terus berprestasi. Begitu juga dengan saya. Saya memang ingin menjadi legenda seperti mereka," katanya.

Jojo merupakan salah satu andalan PB Tangkas yang saat ini berada di pemusatan latihan di Cipayung. Bahkan, pebulutangkis berusia 21 tahun ini menjadi andalan Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional. Prestasi yang diraih pun terus mengalami peningkatan.

Setelah meraih emas pada SEA Games 2017 di Malaysia, Jojo juga merebut medali emas pada Asian Games 2018 di Jakarta dan menjadi pebulutangkis ke-10 PB Tangkas mampu menjadi yang terbaik pada kejuaraan empat tahunan itu. Sebelumnya yang sukses meraih emas adalah pasangan Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky di Bangkok, 1998.
Dalam acara tersebut, diluncurkan buku “Tangkas 67 Tahun Berkomitmen Mencetak Jawara Bulu Tangkis”, karya Justian Suhandinata dan Broto Happy Wondomisnowo.



Sumber: ANTARA
CLOSE