Korupsi, Pejabat Badminton Dijatuhi Larangan Seumur Hidup

Korupsi, Pejabat Badminton Dijatuhi Larangan Seumur Hidup
Ilustrasi badminton. ( Foto: Yahoo Sports )
Heru Andriyanto / HA Rabu, 5 Desember 2018 | 19:01 WIB

Federasi Badminton Dunia atau Badminton World Federation (BWF) menjatuhkan hukuman larangan seumur hidup untuk terlibat dalam olahraga ini bagi mantan anggota majelis Raj Gaya, ditambah denda US$ 50.000 (Rp 710 juta) atas tuduhan penyelewengan dana.

Gaya, asal Mauritius, menjabat anggota majelis BWF sejak 1999. Dia juga anggota majelis Badminton Confederation of Africa dan Mauritius Badminton Association (MBA).

Dewan Etik BWF sudah melakukan penyelidikan sejak Juni 2017 setelah mantan Presiden MBA Bassir Mungroo mengungkap sejumlah tuduhan korupsi terhadap Gaya.

Dewan Etik mengatakan penyelidikan yang dilakukan mengungkap bahwa Gaya telah menyelewengkan dana yang seharusnya diperuntukkan kepada MBA, ternyata disimpan di rekeningnya sendiri untuk keuntungan pribadi.

Selain itu, Gaya juga melakukan markup biaya atau memalsukan pengeluaran, memalsukan dokumen resmi, dan tidak bersikap kooperatif dalam penyelidikan.

Menurut laporan Dewan Etik, Gaya berdalih dana yang dia pakai semua terkait badminton atau alasan politik seperti "mengajak rakyat Afrika berpihak padanya".

Dewan yang beranggotakan tiga orang itu diketuai Sylvia Schenk. Dua pekan lalu mereka mengusulkan agar Gaya dilarang berpartisipasi di badminton seumur hidupnya dan harus membayar denda. Pada Rabu (5/12), usulan itu disetujui BWF.

Dalam beberapa tahun terakhir BWF giat melakukan aksi membersihkan korupsi, pengaturan skor, dan perjudian dari badminton.

Pada Mei, dua pebulutangkis Malaysia dilarang bermain seumur hidup karena terlibat dalam pengaturan skor.



Sumber: AFP
CLOSE