Ginting Siap Saingi Jonatan dan Tommy Menuju Olimpiade

Ginting Siap Saingi Jonatan dan Tommy Menuju Olimpiade
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting berekspresi ketika bertanding melawan pebulu tangkis Jepang Kento Momota pada laga final Tiongkok Open 2018 di di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, Cina, Minggu (23/9). Anthony Sinisuka Ginting berhasil meraih juara Tiongkok Open 2018 setelah mengalahkan Momota dengan skor akhir 23-21 dan 21-19. ( Foto: ANTARA FOTO/HO/Humas PP PBSI )
/ JAS Minggu, 16 Desember 2018 | 19:05 WIB

Jakarta - Atlet bulu tangkistunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting siap menyaingi sesama pemain Indonesia Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto dalam berbagai turnamen kualifikasi menuju Olimpiade Tokyo 2020.

"Kami harus sama-sama bersaing demi membela Indonesia. Saat ini, ada kami bertiga atau mungkin juga ada atlet lain yang akan mengejar. Saya tidak ingin lengah," kata Ginting, Minggu (16/12). 

Ginting tersingkir dalam laga penyisihan World Tour Finals 2018 di Guangzhou, Tiongkok, Minggu. Ginting mengaku semua pemain bulutangkis peringkat atas dunia akan saling bersaing dan menyiapkan diri baik dari sisi teknik ataupun mental demi mendapatkan tiket Olimpiade 2020.

"Pertandingan pada 2018 saja sudah padat. Semua pemain pasti ingin turun dan mengejar tiket Olimpiade. Saya sudah punya proyeksi untuk tahun depan," kata Ginting tentang persaingan pada 2019.

Atlet asal klub SGS PLN Bandung itu mengaku akan menyiapkan kondisi fisiknya dan mengurangi risiko cedera. "Saya akan berdiskusi dengan pelatih tentang program latihan pada 2019," katanya.

Pada pertandingan World Tour Finals 2018, Ginting mengaku tidak puas dengan hasil yang dicapainya meskipun pola permainannya sudah benar.

"Saya cukup puas dengan cara bermain yang saya terapkan. Namun , saya tidak puas dengan hasil yang saya peroleh," katanya tentang satu kemenangan yang direbutnya yaitu dari pemain Taiwan Chou Tien Chen.

Ginting berharap peringkat dunia yang diraihnya pada 2019 dapat lebih meningkat dibanding pencapaian pada 2018 yaitu peringkat tujuh sebagai peringkat terbaiknya.

"Semula, saya berharap dapat menutup 2018 dengan masuk peringkat lima besar dunia. Namun, target itu belum berhasil," kata pemain yang meraih pujian ketika bertanding dalam Asian Games 2018 itu.

Pemain berusia 22 tahun itu akan mewakili klub SGS PLN Bandung dalam Kejuaraan Nasional Bulu Tangkis 2018 di Jakarta, pada 18-22 Desember.



Sumber: Badminton Indonesia