Kejurnas Jadi Tiket Masuk Pelatnas

Kejurnas Jadi Tiket Masuk Pelatnas
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti (kanan) didampingi suaminya, Alan Budikusuma berbicara kepada wartawan di Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (20/10). ( Foto: Suara Pembaruan / Alexander Madji )
Hendro D Situmorang / JAS Selasa, 18 Desember 2018 | 09:37 WIB

Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menyatakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2018 di Jakarta, 18-22 Desember menjadi tiket masuk penghuni pemusatan latihan nasional (pelatnas) Cipayung. Promosi dan degradasi atlet pelatnas akan ditetapkan usai kejurnas.

Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas, Achmad Budiharto mengatakan akan menarik setiap juara dari Divisi 1 dan memasukkannya ke program pelatnas. Dari Divisi 2 juga punya peluang untuk ikut pelatnas, tetapi dengan berbagai pertimbangan.

Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti menambahkan ketentuan peserta yang masuk Divisi 1, ialah klub yang memiliki kontribusi besar dalam mengirimkan atlet ke program pelatnas, atlet atau klub yang meraih gelar juara di Kejurnas tahun lalu, dan atlet yang masuk peringkat 30 besar dihitung dari sebulan sebelum Kejurnas berlangsung.

"Kandidat atlet promosi degradasi sudah dikantongi. Namun, nama-nama itu belum final. Kami sudah melakukan rapat dengan pelatih pelatnas dan klub-klub bulutangkis di Indonesia. Kami akan mematangkan semua usulan. Kami akan melihat ranking mereka. Tunggu Kejurnas selesai sehingga jadi hanya satu surat keputusan (SK) yang dikeluarkan," ungkapnya di Jakarta, Senin (17/12).

Diakui, Kejurnas jadi puncak kejuaraan yang diikuti atlet pelatnas dan nonpelatnas. Hasilnya akan menjadi penilaian akhir performa mereka. Juara di turnamen ini bakal mendapat kesempatan berlatih enam bulan di Cipayung.

PP PBSI terus memantau perkembangan para atlet selama proses magang tersebut. Jika dinilai memenuhi kriteria, bukan tidak mungkin mereka masuk daftar tambahan penghuni pelatnas. Beberapa acuan penilaian adalah kedisiplinan, karakter, dan daya juang.

Kejurnas 2018 diikuti sederet atlet pelatnas. Namun Susy berharap para pemain bisa menunjukkan performa terbaiknya, tetapi klub juga tidak boleh memaksakan kondisi pemain andalannya bila tengah cedera.



Sumber: Suara Pembaruan