Pelatih Percaya Greysia/Apriyani Konsisten

Pelatih Percaya Greysia/Apriyani Konsisten
Apriyani Rahayu dan Greysia Polii. ( Foto: AFP )
Hendro D Situmorang / JAS Jumat, 10 Mei 2019 | 09:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian mengaku keputusan hanya mengirim pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan satu pemain cadangan, Ni Ketut Mahadewi Istarani pada Piala Sudirman 2019 sudah dipertimbangkan secara matang. Ia percaya mereka akan konsisten dan yang paling siap.

Menurutnya keputusan tersebut adalah yang terbaik bagi kebutuhan tim Indonesia secara keseluruhan. Diakui saat ini hanya Greysia/Apriyani yang menunjukkan konsistensi dan prestasi yang stabil. Sementara kali ini tak ada nama pasangan ganda kedua Indonesia yaitu Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris.

"Saya tidak cemas andai Greysia/Apriyani akan terus dimainkan untuk membela Indonesia. Mereka sudah biasa bermain sebanyak lima kali dalam suatu turnamen. Jadi ketika nanti di Piala Sudirman akan terus lolos ke babak selanjutnya tidak jadi masalah, karena pasangan peringkat lima dunia itu cukup mampu untuk bertanding berturut-turut dan itu biasa," katanya di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Secara pribadi, Eng melihat di ganda putri wajib menurunkan yang terbaik. Semua pertimbangan membawa tiga pemain itu dilihat dari kebutuhan tim juga. Sementara Ketut dipilih masuk tim karena paling fleksibel. Dilihat dari penampilan dan permainannya, dia bisa dipasangkan dengan siapa saja, termasuk dengan Greysia dan Apriyani.

"Kemungkinan mengubah kombinasi itu ada, tetapi kalau keadaan darurat. Saya pribadi tetap ingin menurunkan yang terbaik, berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya," jelas Eng.

Greysia sempat menjadi sorotan lantaran mengalami cedera di tangan kanannya saat tampil di Kejuaraan Asia 2019. Bahkan karena cedera itu Greysia/Apriyani terpaksa absen dari Selandia Baru Terbuka 2019 yang menjadi turnamen pertama dalam perhitungan poin kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Namun, Eng Hian memastikan bahwa kondisi tangan kanan Greysia yang sempat bengkak sudah berangsur membaik. Ia pun optimistis Greysia/Apriyani bisa langsung tampil baik saat membela Merah Putih di Piala Sudirman nanti.

"Sejauh ini, kondisi Greysia sudah membaik. Kemarin tangannya hanya over-use. Dia sudah ke dokter dan memang instruksi dokter adalah diistirahatkan dulu tangannya. Makanya, sepulang dari Kejuaraan Asia 2019, dia libur beberapa hari untuk memulihkan kondisi tangannya," ungkap Eng.

Sementara Ketut mengaku kaget namanya masuk dalam tim inti. Ia tidak menyangka akan mendapat kesempatan memperkuat tim Piala Sudirman untuk pertama kalinya. Selain Ketut, ada enam pemain yang juga baru pertama kali menjadi bagian tim Piala Sudirman yaitu Melati Daeva Oktavianti, Winny Oktavina Kandow, Shesar Hiren Rhustavito, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto dan Hafiz Faizal.

"Kaget banget, saya nggak menyangka bisa masuk tim Piala Sudirman. Pastinya senang, mudah-mudahan kalau diturunkan saya bisa memberikan yang terbaik buat tim," kata Ketut.

Ia berharap meskipun berangkat dengan hanya mengandalkan satu pasangan tetap, tim ganda putri bisa tampil maksimal dan menyumbang kemenangan bagi tim Indonesia. Ia juga mengaku siap untuk dipasangkan dengan siapa saja, baik dengan Greysia maupun Apriyani.

"Kalau sudah terpilih masuk tim, berarti sudah punya tanggungjawab. Sudah harus siap dipasangkan dengan siapa saja, sudah tidak ada alasan lagi. Saya berharap nomor ganda putri bisa menyumbang poin untuk Indonesia di setiap pertandingan. Saya percaya dengan teman-teman semua yang terpilih masuk tim inti, menurut saya kali ini Indonesia punya peluang untuk juara," tutup Ketut.



Sumber: Suara Pembaruan