Kapten Tim Indonesia Optimistis Raih Piala Sudirman

Kapten Tim Indonesia Optimistis Raih Piala Sudirman
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan (depan) dan Mohammad Ahsan. ( Foto: Badminton Indonesia )
Hendro D Situmorang / JAS Senin, 13 Mei 2019 | 16:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kapten Tim Piala Sudirman 2019, Hendra Setiawan optimistis timnya bisa meraih hasil maksimal. Menurutnya, tahun 2019 ini Indonesia turun dengan kekuatan bermaterikan dengan total 20 pemain yang terdiri dari 12 pemain putra dan 8 pemain putri.

"Menurut saya, semua bisa terjadi di pertandingan, apalagi di pertandingan beregu. Hasilnya tidak bisa ditebak. Tapi, kami di tim semuanya harus optimistis dulu," kata Hendra di Jakarta, akhir pekan kemarin.

"Buat kami persiapannya nggak terlalu banyak, karena baru pulang dari Selandia Baru. Beberapa hari ini kami dimaksimalkan oleh pelatih dari segi teknik dan fisik. Yang penting dari kami harus selalu jaga kekompakkan. Jadi nanti kami saling membantu," tambah wakil kapten, Mohammad Ahsan.

Tim Piala Sudirman rencananya akan bertolak ke Nanning, Tiongkok, Rabu (15/5/2019) pagi. Tim ini akan berkompetisi di Piala Sudirman 2019, 19-26 Mei mendatang.

Kontingen Indonesia membawa atlet putra yang terdiri dari Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan, Mohammad Ahsan, Fajar Alfian, Muhammad Rian Ardianto, Tontowi Ahmad, Praveen Jordan, dan Hafiz Faizal.

Meski kini tak ada nama Liliyana Natsir, sektor ganda campuran masih menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk meraih angka kemenangan di Piala Sudirman 2019. Kini sektor ganda campuran level elit diisi oleh pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow.

Ketiga ganda campuran tersebut diboyong ke Nanning, Tiongkok, untuk memperkuat tim Piala Sudirman 2019.

"Kalau Piala Sudirman tanpa cik Butet (Liliyana), bedanya sekarang kami jadi tumpuan. Kalau dulu kan ada cik Butet kemungkinan besar dapat poin, walaupun sekarang juga kemungkinan juga pasti ada, tapi sebelumnya lebih diunggulkan," kata Praveen.

Meskipun demikian, Praveen merasa tim Piala Sudirman kali ini lebih solid dari sebelumnya pada tahun 2017. Pada Piala Sudirman 2017, tim Indonesia terhenti di penyisihan grup setelah kalah secara agregat dari Denmark dan India.

"Memang lebih yakin kali ini karena yang sekarang lebih ready buat main, yang cedera sudah disembuhin, tinggal dijaga, sudah siap main semua," kata Praveen.

"Kami baru latihan sebentar jelang Piala Sudirman, tapi masih ada berapa hari latihan sebelum berangkat. Kalau chemistry sama Mely (Melati), saya sudah mengerti dia sejak lama. Yang perlu dibenahi itu lebih dimatengin saja, dari cara main, kadang suka berubah," tuturnya.

Berdasarkan hasil undian Piala Sudirman 2019, Indonesia berada di Gup B bersama Denmark dan Inggris. Praveen menuturkan keyakinannya jika tim Indonesia akan berhasil lolos ke perempat final.

"Kalau ketemu Inggris, terakhir kali ketemu sama (Chris) Adcock/(Gabrielle) Adcock, kami menang, tapi harus tetap waspada, kemenangan di pertemuan terakhir bisa menambah rasa percaya diri kami. Kalau pasangan Denmark kami belum pernah ketemu pasangan yang baru," ujar Praveen.

"Pokoknya menurut saya, selain yang pasangan rangking satu dan dua dunia, selebihnya kekuatannya merata," ungkap Praveen.

Ketika ditanya soal persaingan ganda campuran saat ini, pasangan rangking satu dan dua dunia asal Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Yilyu/Huang Dongping, disebutkan Praveen masih menjadi lawan yang tak mudah ditaklukkan.

"Siwei/Yaqiong itu unggul dari rasa percaya diri, mereka sudah pede sekali, jadi mau mukul seperti apapun mikirnya masuk. Kalau dilihat hasil, kami kalau ketemu Yilyu/Dongping, kami kalahnya pun membuat mereka capek juga. Ketemu Siwei/Yaqiong hampir menang di All England 2019. Lebih ke faktor pede, bukannya kita nggak pede ya, mereka lebih pede. Kalau goyang di tengah pertandingan sih enggak. Karena mereka peringkat pertama, peringkat kedua, kami justru makin termotivasi untuk mengalahkan mereka," ungkap Praveen.



Sumber: Suara Pembaruan