Piala Uber, PBSI Realistis dengan Peluang Indonesia

Piala Uber, PBSI Realistis dengan Peluang Indonesia
Ilustrasi bulutangkis. ( Foto: Antara )
/ YUD Rabu, 19 Februari 2020 | 18:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Achmad Budiharto mengaku realistis dengan peluang Merah Putih di Piala Uber 2020. Hal tersebut diungkapkannya setelah tim putri Indonesia gagal meraih gelar di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (BATC).

"Untuk tim Uber kita masih harus berjuang keras dan realistis. Mungkin kita harus menambah jam terbang lagi," kata Budi kepada ANTARA di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Tim putri Indonesia yang ditargetkan bisa masuk semifinal justru harus terhenti lebih dulu di babak perempat final BATC 2020 setelah dikalahkan tim Thailand dengan skor 2-3. Padahal BATC 2020 merupakan salah satu kejuaraan kualifikasi Piala Uber 2020.

Kendati gagal, namun tim putri tetap lolos melaju ke putaran final Piala Uber karena Indonesia saat ini berada di peringkat ketiga dunia, di bawah China dan juara bertahan Jepang.

Dengan lolosnya Merah Putih ke Piala Uber 2020, PBSI pun, kata Budi, menargetkan agar tim putri Indonesia setidaknya dapat lolos fase grup, yang merupakan satu target realistis saat ini.

"Kita sih berharap paling tidak lolos dari fase grup dan masuk ke babak berikutnya," ujarnya.

Sebelumnya, Budi tak menampik bahwa sektor putri masih belum merata dibandingkan sektor putra yang kini menduduki posisi puncak di daftar peringkat BWF.

Maka target yang dicanangkannya pun bisa dibilang realistis, terlebih berdasarkan pemutakhiran ranking BWF per 18 Februari 2020, hanya pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang menempati peringkat delapan besar dunia.

Sementara yang lainnya masih berada di posisi 20 besar dan harus berjuang keras mengumpulkan poin.

Sebanyak 16 negara akan bertanding di Piala Uber 2020. Selain Jepang sang juara bertahan dan Denmark sebagai tuan rumah, ada juga empat tim terbaik BATC 2020, yaitu Korea, Thailand, dan Malaysia.

Empat slot dari Eropa diamankan Prancis, Jerman, Skotlandia, dan Rusia. Sedangkan tiga slot dari zona Oceania, Pan Amerika dan Afrika masing-masing direbut Australia, Kanada, dan Mesir. Adapun tiga slot lain didapat oleh Indonesia, Taiwan, dan India berdasarkan perhitungan peringkat dunia.



Sumber: ANTARA