Kualifikasi Pengganti Olimpiade, PBSI Tunggu Pengumuman

Kualifikasi Pengganti Olimpiade, PBSI Tunggu Pengumuman
Ilustrasi Olimpiade 2020 Jepang. (Foto: Olympic.org)
/ YUD Sabtu, 21 Maret 2020 | 16:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi corona (COVID-19) membuat turnamen kualifikasi pengganti ke Olimpiade 2020 ditangguhkan. Akibatnya atlet yang dipastikan berlaga di Olimpiade 2020 belum dapat dipastikan. Terkait hal tersebut, Pengurus Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) masih menunggu pengumuman dari Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF) terkait turnamen kualifikasi pengganti menuju Olimpiade 2020.

Sekretaris Jenderal PBSI Achmad Budiharto di Jakarta, Sabtu (21/3/2020), mengatakan, pengumuman tersebut nantinya akan menjadi acuan BWF untuk menentukan para atlet yang lolos menuju Tokyo 2020.

Baca juga: Gara-gara Corona, Olimpiade 2020 Bisa Ditunda 1-2 Tahun

"Kami takutnya ada turnamen (kualifikasi) tambahan. Maka dari itu, kita enggak boleh takabur, tetap kita tunggu diumumkan secara resmi siapa-siapa yang lolos ke Olimpik," kata Budi.

"Barangkali nanti BWF punya pertimbangan lain, seperti menambah ekstra turnamen yang sudah dihentikan. Kita tidak bisa memastikan sampai BWF secara resmi mengumumkan urutan peserta Olimpiade baru kita bisa lega," ujarnya.

Apabila BWF tidak menggelar turnamen pengganti yang berarti perhitungan poin Olimpiade ditutup pada event terakhir di All England, maka menurutnya, target Indonesia untuk mengirimkan 13 atlet ke pesta olahraga empat tahunan itu bisa tercapai.

"Kalau lihat urutan ranking Road to Olympics sampai dengan Kamis (19/3/2020), itu tercapai karena ranking Hafiz/Gloria tetap ada di ranking delapan," katanya.

Baca juga: Dampak Corona, Jepang Sanggah Olimpiade 2020 Bakal Ditunda

Meski begitu, Budi menegaskan bahwa nama-nama pemain yang lolos ke Olimpiade 2020 masih belum dipastikan mengingat BWF hingga kini belum mengeluarkan aturan baru soal kualifikasi Olimpiade.

PBSI memang menargetkan bisa mengirimkan 13 perwakilannya ke Olimpiade 2020. Namun baru 11 pebulu tangkis yang dipastikan lolos menuju Tokyo.

Kesebelas wakil tersebut adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tanjung, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Sementara pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang kini menduduki peringkat kedelapan sangat rentan tergeser oleh pasangan di urutan kesembilan asal Hongkong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet dengan selisih sekitar 300 poin.

BWF sebelumnya memutuskan untuk menangguhkan seluruh turnamen mereka, di antaranya Swiss Open, India Open, Orleans Masters, Malaysia Open, Singapore Open dan Badminton Asia Championships yang merupakan babak kualifikasi terakhir menuju Olimpiade Tokyo.

Penangguhan seluruh turnamen kualifikasi itu pun mengundang reaksi dari para pebulu tangkis di dunia. Mereka mendesak BWF agar mempertimbangkan untuk memperpanjang periode kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.



Sumber: ANTARA