Fitriani Lolos ke Perempat Final Turnamen Internal PBSI

Fitriani Lolos ke Perempat Final Turnamen Internal PBSI
Fitriani. (Foto: Antara)
Hendro D Situmorang / AMA Kamis, 23 Juli 2020 | 14:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Unggulan kedua turnamen internal PBSI sektor tunggal putri, Fitriani akhirnya lolos ke perempat final setelah dalam laga penentu Kamis (23/7/2020) meraih kemenangan kedua di penyisihan Grup P. Ia melaju sebagai runner up grup. Juara Grup P diraih Komang Ayu Cahya Dewi dengan dua kemenangan.

Kemenangan pertama diraihnya Nandini Putri Arumni, dengan skor 21-17, 21-14 pada laga di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis (23/7/2020). Namun poin kemenangan ini dibatalkan karena Nandini mundur akibat cedera betis kanan. Kemenangan Fitriani yang dihitung hanya laga penyisihan atas Aisyah Sativa Fatetani dengan skor 21-17, 21-15.

"Saya berusaha bermain di pola saya, lawan lebih banyak variasi bola belakang dan memberi perlawanan. Pukulan-pukulan lawan enggak kelihatan, sebisa mungkin saya siap dari defense, jadi bola ke mana saja harus dikejar," ujar Fitriani soal pertandingan melawan Aisyah dalam keterangan resmi PBSI.

Ia melanjutkan, "Memang ada beberapa pemain junior yang bagus, mereka bisa membuktikan di turnamen ini. Ada perlawanan bahkan bisa menang dari seniornya. Selamat buat pemain-pemain muda yang sudah juara di grup masing-masing."

Di babak perempat final, Fitriani akan berhadapan dengan Putri Kusuma Wardanin yang merupakan juara Grup M. "Untuk babak perempat final, saya harus persiapkan dari diri sendiri. Lebih siap di lapangan dan fokus satu demi satu poin dulu," jelas Fitriani.

Putri Kusuma Wardani menjuarai Grup M setelah secara mengejutkan menaklukkan unggulan pertama, Gregoria Mariska Tunjung di babak penyisihan akhir grup. Pada laga panjang berdurasi 80 menit ini, Putri menang dengan skor 25-23, 20-22, 21-11.

"Kunci kemenangan saya adalah saya lebih tahan di lapangan. Seperti sudah saya prediksi, bola-bola depan kak Gregoria yang mengejutkan arahnya, tadi banyak keluar. Dari awal saya ingin main bagus dulu, enggak memikirkan menang atau kalah, jadi saya main tanpa beban," ujar Putri.

Menyusul hasil itu, Gregoria yang menjadi pemain tunggal putri terbaik Indonesia, harus puas menjadi runner up Grup M juga setelah meraih dua kemenangan.



Sumber: BeritaSatu.com