Perangi Perubahan Iklim, Dunia Perlu Perbanyak Investasi Energi Terbarukan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perangi Perubahan Iklim, Dunia Perlu Perbanyak Investasi Energi Terbarukan

Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Paris, Beritasatu.com- Investasi dalam energi terbarukan perlu mencapai tiga kali lipat pada akhir dekade ini. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (13/10/2021), Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan tingkat investai itu diperlukan untuk dapat memerangi perubahan iklim.

“Dunia tidak cukup berinvestasi untuk memenuhi kebutuhan energi masa depannya, pengeluaran terkait transisi secara bertahap meningkat, tetapi masih jauh dari apa yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan layanan energi yang meningkat secara berkelanjutan,” kata IEA dalam laporan tahunan World Energy Outlook yang dirilis pada Rabu (13/10).

Badan pengawas yang berbasis di Paris merilis World Energy Outlook tahunan awal tahun ini untuk memandu konferensi perubahan iklim COP26 PBB mulai akhir bulan ini.

“Sinyal dan arahan yang jelas dari pembuat kebijakan sangat penting. Jika jalan di depan hanya diaspal dengan niat baik, maka itu akan menjadi perjalanan yang bergelombang,” tambahnya.

IEA menyebut pertemuan mendatang di Glasgow, Skotlandia sebagai ujian pertama kesiapan negara-negara untuk mengajukan komitmen baru dan lebih ambisius di bawah Perjanjian Paris 2015 dan kesempatan untuk memberikan sinyal yang tidak salah lagi dalam mempercepat transisi ke energi bersih di seluruh dunia.

Dalam beberapa pekan terakhir, harga listrik melonjak ke tingkat rekor karena harga minyak dan gas alam mencapai tertinggi multi-tahun dan kekurangan energi yang meluas melanda Asia, Eropa dan Amerika Serikat. Permintaan bahan bakar fosil juga pulih karena pemerintah melonggarkan pembatasan untuk menahan penyebaran Covid-19.

IEA memperingatkan bahwa energi terbarukan seperti tenaga surya, angin dan tenaga air bersama dengan bioenergi perlu membentuk bagian yang jauh lebih besar dalam rebound investasi energi setelah pandemi Covid-19.

Lebih jauh, IEA mencatat, energi terbarukan akan menyumbang lebih dari dua pertiga investasi dalam kapasitas listrik baru tahun ini. Namun keuntungan yang cukup besar dalam penggunaan batu bara dan minyak telah menyebabkan peningkatan tahunan terbesar kedua dalam emisi CO2 penyebab perubahan iklim.

IEA mengatakan transisi energi yang lebih cepat akan melindungi konsumen dengan lebih baik di masa depan, karena guncangan harga komoditas akan menaikkan biaya untuk rumah tangga 30% lebih rendah dalam skenario Net Zero Emissions by 2050 (NZE) yang paling ambisius dibandingkan Stated Policies Scenario (STEPS) yang lebih konservatif.

Kepada Al Jazeera, Will Steffen, pakar perubahan iklim di Australian National University, mengatakan bahwa laporan IEA memperjelas bahwa dunia perlu fokus pada target jangka pendek.

“Kita harus berpikir untuk menurunkan emisi kita pada tahun 2030, dengan sangat cepat dan mendalam. Saya pikir terserah pada pertemuan negara-negara di Glasgow untuk menggembleng tindakan sekarang. Ini akan membutuhkan investasi dan penetapan kebijakan untuk mendorong transisi ini lebih cepat,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ledakan di Masjid Afghanistan Tewaskan 16 Orang

Kelompok Syiah di Afghanistan kerap menjadi sasaran serangan ISIS.

DUNIA | 15 Oktober 2021

Badai Mengamuk di Yunani, Layanan Publik Ditutup

Yunani akan menutup layanan publik dan membatasi lalu lintas di dua jalan utama di ibu kota Athena pada Jumat (15/10/2021)

DUNIA | 15 Oktober 2021

Tiru Squid Game, Iklan Kepolisian Mumbai Jadi Viral

Iklan layanan masyarakat kepolisian kota Mumbai, India menjadi viral karena meniru serial popular di Netflix, Squid Game.

DUNIA | 15 Oktober 2021

Setelah Penerbangan Terakhir, Maskapai Alitalia Diserahkan ke ITA

Alitalia mengoperasikan penerbangan terakhirnya pada Kamis (15/10/2021) setelah 75 tahun melayani penumpang.

DUNIA | 15 Oktober 2021

Mantan Presiden AS Bill Clinton Dirawat di RS

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Bill Clinton dirawat di rumah sakit di California selatan.

DUNIA | 15 Oktober 2021

Korban Jiwa Badai Kompasu di Filipina Bertambah Jadi 19 Orang

Korban tewas akibat badai yang memicu tanah longsor dan banjir bandang di seluruh Filipina telah meningkat menjadi sedikitnya 19 orang.

DUNIA | 15 Oktober 2021

AS Gabung Lagi dengan Dewan HAM PBB

Amerika Serikat (AS) kembali bergabung dengan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada Kamis (14/10/2021)

DUNIA | 15 Oktober 2021

Investigasi Asal Usul Covid-19 Bergantung pada Tim WHO Terakhir

WHO mengatakan gugus tugas yang baru dibentuk bisa menjadi "kesempatan terakhir" untuk menemukan kebenaran tentang asal-usul pandem

DUNIA | 15 Oktober 2021

Dipaksa Taliban Pangkas Harga, Pakistan Airlines Hentikan Operasi

Pakistan Airlines (PIA) menangguhkan penerbangan ke Afghanistan setelah berseteru dengan pemerintah Taliban

DUNIA | 15 Oktober 2021

2060, Rusia Berkomitmen Capai Netralitas Karbon

Rusia akan bertujuan untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2060.

DUNIA | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Terowongan Belanda


# Pasien Covid-19


# PON Papua



TERKINI
KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

NASIONAL | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings