Generasi Muda Semakin Peduli Isu Krisis Iklim dan Lingkungan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Generasi Muda Semakin Peduli Isu Krisis Iklim dan Lingkungan

Senin, 15 November 2021 | 22:49 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Isu lingkungan dan krisis iklim kini semakin menarik perhatian kalangan generasi muda.

Menurut Gracia Paramitha selaku Co-Chair Y-20 Indonesia 2022, saat ini semakin banyak anak muda yang mulai peduli dengan isu iklim dan lingkungan. Tidak hanya secara kuantitas, tetapi juga kualitas penyampaian suara mereka. Media sosial (medsos) juga memungkinkan mereka untuk mendapatkan informasi terkait isu iklim.

“Pemimpin dan pemerintah mulai jeli kepekaan pemuda-pemudi ini yang bisa di luar dugaan. Kalau tidak, kenapa kita bisa menyaksikan Greta Thunberg dengan istilah ‘bla bla bla’ yang mendunia. Ada juga Barisan Pemuda Adat Nusantara,” ungkap Gracia dalam acara Green Talk: Krisis Iklim, Yang Muda Yang Bergerak, Senin (15/11/2021).

“World Economic Forum mencatat tantangan yang paling besar dunia adalah lingkungan dan iklim. COP-26 memperkuat bahwa diplomasi iklim bukan hanya milik pemerintah atau kelompok yang sudah berpengalaman, tetapi juga pemuda-pemudi memiliki andil,” imbuh Gracia, yang juga merupakan pendiri Indonesian Youth Diplomacy (IYD).

Salah satu anak muda yang turut peduli dengan isu lingkungan adalah Rendy Aditya. Dirinya merupakan founder dari Parongpong Raw Lab, sebuah perusahaan pengelolaan sampah dengan metode waste-to-material.

“Kami memanfaatkan sampah-sampah yang bersifat residu dan dianggap sudah tidak punya nilai. Sebanyak 60 persen sampah kita itu bersifat organik yang bisa decompose, 30-40 persen lainnya adalah sampah yang bisa didaur ulang. Sisanya adalah residu. Tetapi, di Indonesia sendiri, residu sangat luas sekali. Jadi, apa pun yang tidak bisa diterima bank sampah, pengepul itu residu dan pasti dibuang ke TPA," ujar Rendy.

Ini termasuk putung rokok yang Parongpong telah olah menjadi berbagai hal termasuk furnitur.

"Kami ada satu bangunan di Tangerang yang aulanya pakai puntung rokok hampir 1 ton. Kami juga sedang pemerintah kota dan kabupaten untuk membuat furnitur outdoor dengan puntung rokok," imbuh Rendy.

Tak hanya itu, Parongpong juga berhasil membuat pengganti pasir dari masker sekali pakai.

Nadilla Ardyan juga tidak kalah semangat dalam melindungi lingkungan. Nadilla merupakan co-founder kelompok usaha kehutanan sosial Kopi Payuang di Nagari Sirukam, Sumatera Barat. Lewat program ini, Nadilla bersama masyarakat setempat menanam tanaman kopi di hutan-hutan yang tandus akibat penebangan pohon secara liar (illegal logging).

Nagari Sirukam memiliki hutan pohon yang luas dengan kayu berkualitas tinggi. Di era 80 dan 90-an, mata pencaharian utama masyarakat setempat adalah penebangan pohon. Namun, terjadinya banjir bandang akibat minimnya resapan air menyadarkan mereka dampak negatif dari praktik tersebut. Meski demikian, masyarakat tetap harus waspada dengan pihak luar yang mengincar potensi kayu Nagari Sirukam.

“Kami kemudian bertemu dengan KKI Warsi dan mengadukan masalah perhutanan. Alhamdulillah, ditemukan solusi skema hutan lindung perhutanan sosial dan di tahun 2016, diterbitkan SK gubernur,” jelas Nadilla.

"Kita harus jujur dengan apa yang kita lakukan dan berkomitmen. Untuk daerah kami yang memiliki potensial itu, alam pasti menyediakan semuanya kalau kita menjaganya dengan baik," ungkap Nadilla.

Di acara yang sama, Hiasintus Restu Krisnanda, seorang guru dan Ketua Umum Komplids menceritakan upayanya bersama masyarakat setempat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kampung Silit, Desa Nanga Pari, Kalimantan Barat.

Di tahun 2013, pihaknya bersama masyarakat setempat sepakat untuk tidak lagi membuat ladang berpindah. Upaya lainnya juga termasuk penanaman pohon dan berbagai tanaman buah lokal. Tak hanya itu, Restu bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Barat dan masyarakat adat tengah berjuang untuk pengakuan atas hutan adat seluas 5.272 hektare.

"Melalui hutan adat, kami bisa lebih berdaulat dalam pemanfaatan pengelolaan sumber daya alam yang ada di kampung kami. Sejauh ini, hutan adat sudah mendapatkan SK pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adatnya dari tingkat kabupaten. Artinya, baru bupati yang menyerahkan. Ini prosesnya masih tetap berlanjut hingga ke tingkat pusat untuk pengakuan hutan adatnya," ujar Restu.

“Oksigen yang kita hirup sekarang ini adalah kontribusi dari hutan yang memberikan kepada kita. Artinya, hutan selama ini sudah menghidupi kita. Sekaranglah, waktunya kita bersama-sama bahu-membahu gotong royong hadir, hidup untuk hutan kembali,” tutup Restu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19 Akselerasi Peran Perpustakaan Digital

Peran perpustakaan digital dalam mendukung dunia pendidikan dinilai semakin membesar pada masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 30 November 2021

Kurangi Limbah Makanan untuk Menjaga Lingkungan

Membantu menjaga lingkungan dan kehidupan bumi yang lebih baik, salah satunya dengan mengurangi limbah makanan.

NASIONAL | 30 November 2021

Kunjungan Jokowi Diharapkan Motivasi Petani Muda

Kedatangan Jokowi dapat memberikan semangat bagi para petani muda. Misalnya dalam rangka memajukan pertanian.

NASIONAL | 30 November 2021

Jokowi Resmikan Pasar Pon di Kabupaten Trenggalek

Jokowi menyempatkan singgah di Pasar Pon saat perjalanan menuju Helipad Menak Sopal, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

NASIONAL | 30 November 2021

Polri Gelar Operasi Kontingensi Selama Masa Nataru

Polri mewaspadai kemungkinan mobilitas masyarakat antardaerah/wilayah pasa masa Natal 2021 dan menyambut Tahun Baru 2022 (Nataru).

NASIONAL | 30 November 2021

Keributan di Timika, Polri Siap Beri Sanksi Anggotanya

Propam Polri sedang mmendalami peristiwa keributan itu antara anggota TNI dan Polri di Timika.

NASIONAL | 30 November 2021

Siswa SMK Mampu Hasilkan Startup Bisnis

Kemdikbudristek menggelar kegiatan workshop dan pameran hasil karya dan startup bisnis siswa SMK.

NASIONAL | 30 November 2021

Tokoh Imbau Rakyat Papua Tak Terprovokasi Isu 1 Desember

Rakyat di Papua diimbau agar tidak terpengaruh dengan isu 1 Desember yang sengaja dihembuskan kelompok-kelompok yang berseberangan dengan pemerintah.

NASIONAL | 30 November 2021

ASN Langgar Larangan Cuti Nataru, Sanksi Tegas Menanti

Pemerintah mewajibkan aparat sipil negara (ASN) menunda cuti pada Desember.

NASIONAL | 30 November 2021

Polri Dalami Video Polantas Diduga Minta Durian

Beredar video berisi seorang sopir truk mengeluh karena oknum Polantas diduga meminta durian yang diangkutnya.

NASIONAL | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

DUNIA | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings