PBB Peringatkan Kekeringan di Somalia Makin Memburuk
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PBB Peringatkan Kekeringan di Somalia Makin Memburuk

Minggu, 21 November 2021 | 07:37 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Kekeringan Somalia yang memburuk dengan cepat telah menyebabkan lebih dari dua juta orang menghadapi kekurangan makanan dan air yang parah. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Jumat (19/11/2021), peringatan itu disampaikan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Tanduk Afrika sekarang "di ambang musim hujan yang gagal keempat berturut-turut", menurut pernyataan bersama oleh Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dan pemerintah Somalia yang dirilis Kamis malam.

"Sekitar 2,3 juta orang di 57 dari 74 distrik - hampir 20 persen dari populasi di distrik yang terkena dampak - dirusak oleh kekurangan air, makanan dan padang rumput yang serius karena panci air dan lubang bor telah mengering," kata pernyataan itu, menambahkan perubahan iklim adalah salah satu pendorong utama.

Lebih dari 80% Somalia diperkirakan mengalami kondisi kekeringan parah.

Situasi yang mengerikan telah memaksa sekitar 100.000 orang meninggalkan rumah mereka untuk mencari makanan, air dan padang rumput untuk ternak mereka.

Somalia telah mengalami lebih dari 30 bahaya terkait iklim sejak tahun 1990, termasuk 12 kekeringan dan 19 banjir.

"Frekuensi dan tingkat keparahan bahaya terkait iklim meningkat," kata pernyataan itu.

Adam Abdelmoula, Presiden PBB dan koordinator kemanusiaan untuk negara itu, mengatakan "badai yang sempurna sedang terjadi di Somalia". Dia menyerukan tindakan segera untuk mencegah kondisi kelaparan terjadi.

Menteri Urusan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana Somalia Khadija Diriye memperingatkan bahwa keluarga bisa mati kelaparan karena mereka kehilangan ternak dan semakin terjerumus ke dalam kemiskinan.

“Saya sangat khawatir tentang anak-anak, wanita, orang tua dan orang cacat yang terus menanggung beban krisis kemanusiaan Somalia,” katanya.

Ketinggian air sungai Juba dan Shabelle kian rendah dan diperkirakan akan terus menurun dalam beberapa bulan mendatang. Sebagian besar berkad yakni tempat penampungan air kecil dan sumur dangkal, telah mengering. Kondisi itu membuat masyarakat bergantung pada sumur bor yang berjauhan dan seringkali menghasilkan air yang sedikit dan kualitas air yang buruk.

Gagal panen diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah pertanian. Kondisi kekeringan diperkirakan akan memburuk pada Desember 2021 dan kuartal pertama 2022.

Pada tahun 2017, kekeringan parah mempengaruhi lebih dari enam juta orang di Somalia dan menyebabkan situasi kemanusiaan bencana di antara populasi dan pertanian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 merek fesyen dituding terkait dengan deforestasi hutan Amazon.

DUNIA | 30 November 2021

30 Badak Putih Afsel Dipindahkan ke Rwanda

Tiga puluh badak putih yang terancam punah telah tiba di Rwanda setelah perjalanan panjang dari Afrika Selatan (Afsel).

DUNIA | 30 November 2021

Bank Dunia Akan Cairkan Rp 7,13 Triliun Dana Afghanistan

Bank Dunia sedang menyelesaikan proposal untuk memcairkan hinggaUS$ 500 juta (Rp 7,13 triliun) dari dana bantuan Afghanistan yang dibekukan ke badan-badan kemanusiaan.

DUNIA | 30 November 2021

Hadapi Omicron, Filipina Luncurkan Program Vaksinasi Massal

Filipina meluncurkan upaya ambisius untuk memvaksinasi sembilan juta orang terhadap Covid-19 dalam tiga hari

DUNIA | 30 November 2021

PBB: Paspor dan Vaksin Covid Bantu Pariwisata Eropa Pulih

Penggunaan luas “paspor” dan vaksin Covid-19 membantu pariwisata pulih lebih cepat di Uni Eropa (UE) daripada di bagian lain dunia pada kuartal ketiga 2021.

DUNIA | 30 November 2021

Pertama Kali, Kemlu Selenggarakan Sekolah Dinas Hibrida

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyelenggarakan sekolah dinas luar negeri (sekdilu) secara hibrida untuk pertama kali.

DUNIA | 30 November 2021

WHO: Omicron Akan Picu Lonjakan Kasus Covid

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian baru Omicron akan memicu lonjakan sangat tinggi kasus Covid-19 yang sangat tinggi.

DUNIA | 30 November 2021

Presiden Korsel Desak Pemberian Vaksin Penguat

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin (29/11/2021), mendesak pemberian suntikan vaksin penguat yang cepat terhadap Covid-19

DUNIA | 30 November 2021

Varian Omicron, Kuba Perketat Pembatasan

Kuba akan meningkatkan pembatasan mulai 4 Desember untuk penumpang dari negara-negara Afrika tertentu karena kekhawatiran varian virus corona, Omicron

DUNIA | 30 November 2021

Taliban Mulai Perangi Narkoba di Afghanistan

Kelompok milisi Taliban menjanjikan Afghanistan yang bebas narkotika saat mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus lalu.

DUNIA | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

Lebih dari 100 Merek Fesyen Terkenal Terkait Deforestasi

DUNIA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings