Wapres Ma'ruf Amin Nilai Perlu Perampingan BUMN
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.06)   |   COMPOSITE 5652.76 (46.9)   |   DBX 1032.04 (1.43)   |   I-GRADE 164.451 (1.44)   |   IDX30 490.95 (2.81)   |   IDX80 128.766 (0.85)   |   IDXBUMN20 358.484 (3.56)   |   IDXG30 133.521 (0.61)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.14)   |   IDXQ30 142.408 (1.11)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (2.82)   |   IDXV30 120.747 (2.02)   |   INFOBANK15 969.323 (4.52)   |   Investor33 424.184 (2.19)   |   ISSI 165.497 (1.56)   |   JII 607.992 (4.73)   |   JII70 207.954 (1.97)   |   KOMPAS100 1151.81 (9.36)   |   LQ45 901.663 (5.31)   |   MBX 1571.94 (14.58)   |   MNC36 316.426 (2.04)   |   PEFINDO25 300.975 (7.91)   |   SMInfra18 283.853 (1.4)   |   SRI-KEHATI 362.321 (1.93)   |  

Wapres Ma'ruf Amin Nilai Perlu Perampingan BUMN

Kamis, 9 Juli 2020 | 15:30 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Peringkat Indonesia yang secara ekonomi diakui dunia masuk ke negara berpenghasilan menengah atas menjadi momen bagi Indonesia untuk merevitalisasi sektor strategis. Perampingan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan cakupannya usahanya sangat diperlukan.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam kuliah umum secara virtual di hadapan siswa-siswi Lemhannas, di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Ma'ruf menyebut Bank Dunia sudah menempatkan posisi Indonesia pada kelompok kelompok negara upper-middle income country atau berpenghasilan menengah atas. Hal tersebut menunjukkan meningkatnya tuntutan bagi Indonesia untuk lebih maju lagi dan tidak terjebak dalam middle income trap.

Menurut Ma'ruf hal itu berarti diperlukan revitalisasi pada banyak sektor-sektor strategis, salah satunya BUMN.

“Menurut penilaian, Kementerian BUMN selaku pemegang kendali semua BUMN memiliki jumlah dan cakupan yang terlalu besar dan terlalu luas, sehingga perlu dikurangi, dirampingkan sesuai line of business dan kebutuhan pembangunan agar lebih efisien, kompetitif dan memberikan hasil yang lebih baik,” ungkap Ma'ruf.

Ma'ruf menyatakan langkah tersebut harus dilakukan sebagai salah satu respons pemerintah dalam menghadapi persaingan global. Selain itu juga untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas nasional.

Sesuai dengan tujuan pembentukannya, Ma'ruf berharap BUMN ke depan akan lebih mampu memberikan sumbangan bagi perekonomian nasional. “Termasuk dalam turut serta membesarkan Usaha Mikro Kecil Menengah,” imbuh Ma'ruf.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kelompok Menengah ke Bawah Jadi Sasaran Tembak Covid-19 di Era New Normal

Masyarakat kalangan menengah ke bawah menjadi “sasaran tembak” pandemi virus corona (Covid-19) di era new normal (normal baru).

EKONOMI | 11 Juli 2020

Selama PSBB, Penghasilan 70 Juta Pekerja Informal Turun Hingga 80%

Selama Pembatasan Sosial Berskala Besar pandemi Covid-19, sekitar 70 juta pekerja informal mengalami penurunan penghasilan rata-rata antara 70%-80%.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Garuda Akan Pecat Oknum Pilot yang Terbukti Konsumsi Narkoba

Penegasan ini disampaikan Garuda menyusul informasi yang menyebutkan adanya oknum pilot yang diamankan aparat Kepolisian terkait kasus narkoba.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Sosialisasi Daring Pelindo III Diikuti 5.000 Karyawan, Terbanyak di Indonesia

Acara ini berhasil tercatat di Muri sebagai rekor dunia sosialisasi secara daring etos kerja baru BUMN kepada karyawan dengan peserta terbanyak.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Realisasi Penyerapan Dana PEN Sektor KUMKM Capai Rp 8,42 Triliun

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk sektor KUMKM hingga 9 Juli 2020 mencapai Rp 8,42 triliun.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Pajak Pencairan Dana JHT Harus Dihapus

Pajak Pencairan untuk JHT diminta dihapus.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Baznas Raih Fundraising Digital Terbaik di IFA 2020

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali menorehkan prestasi khususnya di dunia filantropi.

EKONOMI | 11 Juli 2020

Wall Street Ditutup Menguat, Nasdaq Kembali Ukir Rekor

Dow Jones Industrial Average naik 1,4 persen, S&P 500 naik 1 persen, Nasdaq naik 0,6 persen ke rekor tertinggi 10.617,44.

EKONOMI | 11 Juli 2020


Padat Karya Irigasi Kempupera di Kalteng Dilaksanakan di 95 Lokasi

Ciptakan lapangan kerja pemerintah siapkan program Padat Karya Tunai Mandiri.

EKONOMI | 11 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS