Presiden Ingatkan Soal Gelombang Kedua Covid-19, DPR Harap Tidak Terjadi
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Presiden Ingatkan Soal Gelombang Kedua Covid-19, DPR Harap Tidak Terjadi

Rabu, 29 Juli 2020 | 06:12 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengingatkan tentang kemungkinan serangan pandemi Covid-19 gelombang kedua. Anggota Komisi XI DPR M Nabil Haroen berharap hal itu tidak terjadi, tetapi seluruh pihak tetap harus bersiap.

“Saya berharap second wave (gelombang kedua) virus Corona tidak terjadi, tapi kita harus bersiap untuk itu,” kata Nabil, Selasa (28/7/2020).

Nabil meminta pemerintah harus fokus penanganan kesehatan dari dampak Covid-19 sekaligus melakukan pemulihan ekonomi nasional. Sebab, di tengah pandemi sekalipun, selalu ada beberapa hal yang menjadi peluang.

Misalnya bagaimana Indonesia bisa membangkitkan riset dan produksi tanaman dan obat herbal untuk pasar internasional. Selain itu, menaikkan nilai tambah bagi produk pangan. Tujuannya agar bisa memenuhi stok lokal dan bisa diekspor.

“Kita harus mengurangi ketergantungan impor di sektor pangan. Potensi pertanian dan perikanan kita melimpah,” tegas Nabil.

Menurut Nabil pemerintah juga harus memikirkan keberlangsungan kedaulatan pangan di tengah pandemi. Jikalau pandemi berlangsung lama, bahkan hingga tahun depan, lanjut Nabil, jangan sampai ada kelangkaan pangan.

Nabil menegaskan harus ada program terencana dari pemerintah untuk membantu petani dan nelayan. Di saat bersamaan, Nabil menyatakan, warga harus bersiap dengan mematuhi protokol kesehatan. Dengan mematuhi protokol kesehatan, akan sangat membantu menekan laju virus dan meminimalisir korban.

Sebelumnya, Presiden meminta jajaran menteri untuk terus mewaspadai serta mengantisipasi terhadap kemungkinan risiko terjadinya gelombang kedua Covid-19 di tengah ketidakpastian ekonomi dunia saat ini.

“Kita harus waspadai kemungkinan dan mengantisipasi terhadap risiko terjadinya gelombang kedua dan masih berlanjutnya, sekali lagi, ketidakpastian ekonomi global pada tahun 2021,” kata Presiden saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/7/2020).



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR Apresiasi KPK Selamatkan Rp 79 Triliun Uang Negara

DPR mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menyelamatkan Rp79 triliun uang negara.

NASIONAL | 29 Juli 2020

Kemdes PDTT Terbitkan Kepmen untuk Pastikan Keselamatan Pegawai

Diterbitkannya Keputusan Mendes PDTT Nomor 55 tahun 2020 adalah untuk memitigasi risiko terpapar penyakit menular dan tidak menular.

NASIONAL | 29 Juli 2020

Kementerian/Lembaga di AKN V Terima Opini WTP dari BPK

Beberapa kementerian/lembaga di lingkungan AKN V termasuk Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

NASIONAL | 27 Juli 2020

Mendagri: Birokrat Tidak Boleh Buat Keputusan Berdasarkan Insting

Para pembuat kebijakan atau birokrat harus membuat kebijakan berdasarkan data-data scientific dan berdasarkan teori.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Apresiasi Permintaan Maaf Mendikbud, PGRI Tetap Minta Organisasi Penggerak Ditunda

Unifah menyarankan, sebaiknya anggaran sudah dialokasikan tersebut dialihkan untuk memperkuat pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

NASIONAL | 28 Juli 2020

Apresiasi Permintaan Maaf Mendikbud, NU: Sebaiknya Jangan Diulangi Lagi

Permintaan maaf dari pejabat tinggi merupakan peristiwa langka. Itu merupakan sikap kesatria yang sangat baik yang patut ditiru.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Mendikbud Minta Maaf atas Polemik Program Organisasi Penggerak

Ia juga mengajak Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan PGRI untuk kembali bergabung ke dalam POP.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Pandemi Covid-19, Petani Kerinci Justru Berhasil Ekspor Kopi ke Belgia

Ekspor perdana sekitar 15,9 ton kopi petani Kerinci ke Belgia tersebut dilepas Gubernur Jambi, Fachrori Umar di pelabuhan Talang Duku, Muarojambi, Jambi.

NASIONAL | 28 Juli 2020

Pancasila Pilihan Terbaik dan Final bagi Muhammadiyah dan NU

Bagi organisasi Islam Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), Pancasila merupakan pilihan terbaik dan final

NASIONAL | 28 Juli 2020

Soal Surat Evi Novida Ginting, Istana: Sikap Presiden Belum Diputuskan

Juru Bicara Presiden bidang Hukum Dini Purwono mengatakan, surat permintaan pengembalian jabatan Evi Novida Ginting sebagai Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah diterima

NASIONAL | 28 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS