DPR Dukung Percepatan Pemerataan Listrik
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

DPR Dukung Percepatan Pemerataan Listrik

Kamis, 6 Agustus 2020 | 10:05 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – DPR mendukung percepatan pemerataan listrik di seluruh wilayah Tanah Air. Sebab hampir 75 tahun Indonesia merdeka, sejumlah daerah belum mendapat aliran listrik. Pandemi Covid-19 juga telah membuktikan listri sebagai penopang kehidupan masyarakat.

“Kita sudah 75 tahun merdeka, kalau masih ada daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), daerah remote atau terpencil yang belum mendapatkan aliran listrik. Kami akan berikan dukungan percepatan pemerataan listrik,” kata Anggota Komisi VII DPR, Sartono di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Sartono menyatakan Komisi VII berharap pemerintah membangun fasilitas kelistrikan. Dengan begitu, lanjut politisi Partai Demokrat ini, masyarakat mendapat akses tenaga listrik. Menurut Sartono, berbagai aktivitas baik sosial, ekonomi, hingga pendidikan sangat bergantung pada aliran listrik.

“Kita dalam posisi memberikan support kepada pemerintah untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat. Kami dukung melalui politik anggaran,” demikian Sartono menyoal berbagai proyek pembangunan pembangkit listrik.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusi mengungkapkan, banyak wilayah-wilayah di Indonesia yang belum terakses listrik.

Anwar menuturkan masih ada ratusan desa, khususnya di wilayah Indonesia timur yang belum menikmati aliran listrik. Anwar menyatakan pemenuhan kebutuhan akan listrik merupakan keniscayaan.

“Hampir seluruh aktivitas ekonomi kerakyatan berbasis listrik. Mau tidak mau, elektrifikasi merupakan variabel dominan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, apalagi di tengah pandemi Covid-19,” kata Anwar.

Anwar menyatakan elektrifikasi bukan sebatas penerangan, tetapi harus dilihat secara luas. Oleh karena itu, berbagai upaya sepatutnya terus dilakukan untuk terciptanya pemerataan listrik. “Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi jadi faktor kegiatan produksi dan produktifitas masyarakat,” ucap Anwar.

Presiden Joko Widodo sejak periode pertama pemerintahannya telah berkomitmen melakukan pembangunan dari pinggiran. Anwar menyatakan pemerintah senantiasa merealiasikan harapan Presiden tersebut.

Elektrifikasi yang tidak merata turut berdampak pada sektor pendidikan. Di masa pandemi Covid-19, banyak sekolah yang kesulitan dalam menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Praktisi pendidikan Indra Charismiaji menyebut dunia pendidikan saat ini telah memasuki era digital.

Menurut Indra, menjadi permasalahan besar apabila masih ada sekolah-sekolah di Indonesia yang teraliri listrik. “Kalau bicara listrik itu sesuatu ya sebelum digital. Jadi kalau sampai ini (listrik) belum tertangani, berat untuk ngomong pembangunan SDM (sumber daya manusia),” kata Indra.

Indra menambahkan tanpa didukung ketersediaan listrik yang memadai, maka dapat dipastikan kualitas pendidikan Indonesia akan tertinggal dari negara-negara lain. Pasalnya teknologi sudah menjadi dasar dari semua aktivitas.

“Program bersama kita adalah pembangunan SDM di era digital, bukan lagi di era nondigital, maka mindsetnya harus komplit. Masa pandemi ini juga menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tidak lagi bisa lepas dari teknologi. Bicara wifi tidak mungkin bisa jalan kalau tidak ada listrik,” ucap Indra.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketua OJK Kawal Implementasi Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional di Jateng

Wimboh menyampaikan hingga 20 Juli 2020 nilai restrukturisasi kredit yang sudah dilakukan perbankan mencapai Rp 784,36 triliun.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Ombudsman Ungkap Persoalan Terkait Benda Sitaan Negara

Menurut Ombudsman RI, persoalan itu di antaranya belum adanya standardisasi pengelolaan barang sitaan dan barang rampasan di masing-masing Rupbasan.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Polisi: Pengacara Djoko Tjandra Janji Datang Jumat

Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, mengaku akan datang pada panggilan kedua sebagai tersangka di Mabes Polri, Jumat (4/8/2020) besok.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Rencana PK Ulang Djoko Tjandra Dinilai Wajar

Upaya hukum dalam bentuk PK yang rencanya akan diajukan lagi pihak Djoko Tjandra sebagai sesuatu yang wajar.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Polri Temukan Aliran Dana di Balik Hilangnya Red Notice Djoko Tjandra

Adanya indikasi uang pelicin dari hilangnya red notice Djoko Tjandra ini a setelah penyidik meminta keterangan 15 orang saksi.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Pelajar dan Guru SMP di Kota Bengkulu Terima Bantuan Kuota Internet Gratis

Pelajar dan Guru SMP di Kota Bengkulu, mulai Agustus ini mendapat bantuan kuota internet dari pemkot setempat senilai Rp 40.000 per orang.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Jerinx SID Penuhi Panggilan Polisi

Jerinx SID memenuhi panggilan Polda Bali tanpa mengenakan masker, Kamis (6/8/2020).

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Kempupera Alokasikan Rp 371,59 M untuk Peningkatan Fasilitas KSPN Labuan Bajo

Kempupera tahun ini mengalokasikan Rp 371,59 miliar untuk rekonstruksi jalan, pelebaran, penataan trotoar, pemeliharaan rutin, dan drainase KSPN Labuan Bajo.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Penolak Penguburan Jenazah Covid-19 Dihukum 3,5 Bulan Penjara

Khudlori dihukum penjara selama 3,5 bulan penjara dalam kasus penolakan pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas.

NASIONAL | 6 Agustus 2020

Polisi Dalami Penyebab Pasien Covid-19 Bunuh Diri

Polisi tengah mendalami penyebab pasien Covid-19 yang bunuh diri dengan melompat dari jendela di lantai 12 RS Royal Prima Medan.

NASIONAL | 6 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS