Pentingnya Bangun Manpower Planning
INDEX

BISNIS-27 511.575 (0.44)   |   COMPOSITE 5759.92 (18.41)   |   DBX 1054.23 (6.22)   |   I-GRADE 169.662 (0.1)   |   IDX30 501.412 (0.38)   |   IDX80 131.739 (0.32)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.04)   |   IDXG30 135.832 (0.64)   |   IDXHIDIV20 450.213 (1.45)   |   IDXQ30 146.619 (0.01)   |   IDXSMC-COM 244.641 (2.13)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (3.58)   |   IDXV30 126.958 (0.57)   |   INFOBANK15 989.895 (1.39)   |   Investor33 430.473 (-0.07)   |   ISSI 168.725 (0.32)   |   JII 619.114 (-0.33)   |   JII70 212.184 (0.29)   |   KOMPAS100 1175.82 (2.46)   |   LQ45 920.779 (1.79)   |   MBX 1601.16 (4.49)   |   MNC36 321.923 (0.11)   |   PEFINDO25 313.689 (1.8)   |   SMInfra18 292.004 (0.98)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-0.12)   |  

Pentingnya Bangun Manpower Planning

Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:13 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Rektor I Universitas Diponegoro (Undip), Budi Setiyono berharap pemerintah membangun manpower planning atau perencanaan sumber daya manusia (SDM). Dengan begitu, Indonesia mempunyai basis data untuk mengambil suatu kebijakan.

“Kita harus membangun manpower planning, sehingga kita punya basis data untuk prediksi pertumbuhan penduduk, pekerjaan, pendidikan, dan lainnya,” katanya dalam Sekolah Demokrasi Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), di Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Acara yang berlangsung secara virtual tersebut bertema 'Urgensi Demokrasi dan Good Governance untuk Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Daerah'. “Melalui revolusi industri 4.0, mestinya kita bisa dimudahkan menyusun database,” ucap Budi.

Budi menuturkan kemampuan individu dapat diperjam sesuai kebutuhan pasar. Budi mengungkap pemerintahan di negara maju telah membuat kodifikasi pekerjaan manufaktur, engineering, dan sebagainya.

Kemudian, lanjut Budi, ada standar kompetensi, termasuk upah layak. “Ada peraturan setiap tahun dibuat. Pemerintah bisa lihat pekerjaan tertentu berapa mahasiswa yang diluluskan lembaga pendidikan dan diserap pasar,” ungkapnya.

Budi pun menyebut, “Kalau misal terjadi gap, di mana supply lebih banyak dari demand, tahun berikutnya pemerintah minta ke lembaga pendidikan jangan rekrut mahasiswa di bidang tertentu. Ini terus dievaluasi lagi tahun berikutnya. Dengan demikian toleransi bagi pengangguran bisa diatasi.”

Budi mengatakan di Indonesia yang terjadi sebaliknya. Mahasiswa diterima sebanyak mungkin, tetapi tidak ada prediksi kebutuhan yang diserap pasar. Mayoritas penduduk Indonesia akhirnya teridentifikasi bekerja di sektor informal.

Budi terkadang merasa prihatin saat sedang menggunakan jasa transportasi daring. Ternyata banyak pengemudi transportasi daring lulusan S1. Budi menegaskan, pekerjaan sebagai pengemudi itu bukan sesuatu yang hina.

Namun, Budi mengingatkan untuk menjadi pengemudi tentu tidak harus belajar empat tahun di perguruan tinggi dan membayar mahal. “Ini terjadi karena kita tidak punya manpower planning. Kita tidak punya sistem, maka terpaksa anak-anak kita walau sudah sarjana haru sjadi pengemudi ojek daring,” tukasnya.

Pada bagian lain, menurut Budi, Indonesia sudah memiliki kebijakan terkait peningkatan kesejahteraan. Misalnya bantuan langsung tunai, program keluarga harapan, rumah subsidi, dan lainnya. Namun, Budi menyatakan seluruh kebijakan itu masih bersifat parsial.

“Di negara maju ada juga kebijakan ini, tetapi semua nyambung dalam sistem terpadu. Karena di Indonesia tidak terintegrasi, maka fungsi kebijakan ini tidak optimal. Tugas kita adalah menyusun sistem kesejahteraan sosial dalam rangkaian yang utuh,” tegas Budi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dinkes Sumut: Hubungi Kami jika RS Butuh APD Covid-19

Bila manajemen rumah sakit tidak memiliki biaya untuk membeli APD maka sebaiknya segera dilaporkan ke dinas kesehatan.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Demokrasi Dinilai Harus Wujudkan Kesejahteraan

Demokrasi merupakan jembatan emas untuk mengelola suatu negara menjadi lebih baik. Demokrasi sepatutnya dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Kabupaten Toba Mulai Belajar Tatap Muka

Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), telah menerapkan belajar tatap muka.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Polda Sumut Sita 100 kg Sabu dan 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Sumut menyita 100 kilogram (kg) sabu-sabu dan 50.000 butir pil ekstasi dari dua orang sindikat narkoba jaringan internasional di Jakarta.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Bupati Ajak Eks Napiter Sama-sama Bangun Poso

Bupati Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) Darmin Agustinus Sigilipu mengajak para eks narapidana terorisme (napiter) bersama-sama membangun Poso.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Korsleting, Mobil Terbakar di Jalur Puncak Bogor

Diduga korsleting sebuah mobil minibus F 1062 GB terbakar di Jalur Puncak, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (18/8/2020).

NASIONAL | 18 Agustus 2020

PKK Provinsi Bengkulu Bagi 5.000 Masker ke Masyarakat

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Bengkulu bersama Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Kepamongprajaan membagikan sebanyak 5.000 lembar masker.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

5 Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin Mendapat Remisi

Kelima narapidana tersebut menerima remisi karena telah memenuhi syarat dan atas usulan Kalapas Sukamiskin Thurman Hutapea.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Soal Kritikan KAMI, Pakar: Bisa Mengarah pada Pelanggaran Hukum

Dalam kehidupan bernegara, ada limitasi-limitasi regulasi dan doktrin hukum yang memberikan pagar politik dan hukum secara implementatif.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Dirut RRI, dari Keranjingan Puisi sampai Menulis Buku

Pentas seni tadi malam juga menampilkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

NASIONAL | 18 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS