Puan Harap Pemerintah Tingkatkan Realisasi APBN
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Puan Harap Pemerintah Tingkatkan Realisasi APBN

Selasa, 18 Agustus 2020 | 21:01 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah untuk meningkatkan realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Selain itu juga cermat mengantisipasi ketidakpastian dalam penyusunan APBN 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Puan seusai rapat paripurna dengan agenda pandangan fraksi atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran (TA) 2019 yang diajukan pemerintah, di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Menurut Puan APBN sepatutnya dapat memakmurkan rakyat. “Pada prinsipnya, APBN merupakan sebuah instrumen penting dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata Puan.

Puan pun menyebut, “Melalui APBN, rakyat bisa merasakan kehadiran negara melalui peningkatan pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan dan layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan yang diperlukan khususnya pada masa pandemi Covid-19 ini.”

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V tersebut menuturkan, berdasarkan Laporan Realisasi APBN TA 2019, diketahui realisasi pendapatan negara mencapai 90,6% yaitu sebesar Rp1.960,6 triliun. Capaian tersebut meningkat 0,9% atau Rp 16,9 triliun dibandingan realisai TA 2018.

Adapun capaian makro pemerintah atas pengelolaan APBN TA 2019 di antaranya: Indeks Pembangunan Manusia yang mencapai angka 71,92 atau meningkat dibandingkan tahun 2018 sebesar 71,39; tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,28%, atau lebih rendah dari tahun 2018 yang mencapai 5,34%; persentase penduduk miskin sebesar 9,22% atau lebih rendah dari tahun 2018 sebesar 9,66%; rasio gini yang membaik pada angka 0,380, yang lebih rendah dari pada tahun 2018 sebesar 0,384.

Meski demikian, kata Puan, Realisasi APBN Tahun Anggaran 2019 memperlihatkan bahwa Pemerintah masih harus terus meningkatkan kinerja dalam mengelola APBN. “Peningkatan realisasi APBN dimaksudkan agar pengelolaan keuangan negara pada APBN semakin memenuhi prinsip transparansi sehingga APBN lebih tepat sasaran dan tepat manfaat bagi kesejahteraan rakyat,” ucap Puan.

“Perencanaan harus cermat dan ditajamkan, dalam menetapkan target pendapatan negara, penyusunan alokasi belanja, dan skenario pembiayaan defisit,” kata perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR tersebut.

Dalam rapat paripurna mengenai Pandangan Fraksi atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2019 yang diajukan Pemerintah, sembilan fraksi menyatakan pandangannya dengan kesimpulan setuju untuk dilanjutkan. Menteri Keuangan Sri Mulyani hadir mewakili pemerintah.

Selanjutnya, rapat paripurna dilaksanakan 25 Agustus 2020, dengan agenda tanggapan pemerintah tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2019, dan pandangan umum fraksi-fraksi tentang Rancangan APBN 2021 beserta nota keuangannya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemdikbud: Relaksasi Kebijakan Telah Dilakukan Selama PJJ

Di antaranya adalah fleksibilitas penggunaan dana bantuan sekolah (BOS) untuk pembelian kuota internet, relaksasi jam mengajar guru, dan relaksasi kurikulum.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Indonesia Dinilai Perlu Buat Langkah Afirmatif Memerdekakan Petani Sawit

Berbagai masalah petani sawit sampai saat ini tidak sesuai dengan amanah Pasal 33 ayat (3) UUD 1945.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

STIH IBLAM Kejar Target Akreditasi Unggul

STIH IBLAM menggelar pelantikan pisah sambut dan serah terima jabatan ketua dan wakil ketua yang baru.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

24% Masyarakat Tak Miliki Akses Internet, DPR: Harus Ada Kerja Sama Lintas Kementerian

Kerja sama itu untuk menjamin akses jaringan dan kebutuhan gawai.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Tanggapi Deklarasi KAMI, Pimpinan DPR: Kami Tunduknya ke Pancasila dan UUD 1945

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menanggapi tuntutan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang menyebut-nyebut pemerintah, DPR, MPR, dan DPD.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

KAMI Disebut Koalisi Orang Kalah Pilpres

Abdul Kadir Karding menyebut Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai koalisi orang-orang yang kalah dalam pilpres.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Survei SMRC: 92% Siswa dan Mahasiswa Terkendala PJJ Daring

Survei dilakukan kepada 2201 responden yang dipilih secara acak dengan jumlah proporsional menurut provinsi untuk mewakili nasional.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Wapres: Mari Tegakkan Protokol Kesehatan

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak seluruh anggota masyarakat untuk mengingat kembali amanat UUD 1945 terkait penghormatan atas hak asasi manusia.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

KPK Bentuk 23 Satgas Khusus Awasi Penanganan Covid-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkomitmen untuk mengawasi pengelolaan anggaran penanganan pandemi Corona atau Covid-19.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Produk Obat Herbal Indonesia Bisa Menembus Pasar Internasional

Dengan kecenderungan masyarakat dunia yang lebih memilih produk obat herbal akan meningkatkan permintaan akan tanaman obat.

NASIONAL | 18 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS