Gus Nabil: Pemerintah Pusat Disebut Harus Jadi “Dirigen” Penanganan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 446.998 (3.66)   |   COMPOSITE 5103.41 (22.92)   |   DBX 961.91 (2.39)   |   I-GRADE 139.433 (1.14)   |   IDX30 425.424 (3.73)   |   IDX80 112.732 (0.9)   |   IDXBUMN20 290.237 (3.92)   |   IDXG30 119.067 (0.52)   |   IDXHIDIV20 380.466 (2.42)   |   IDXQ30 124.992 (0.94)   |   IDXSMC-COM 219.453 (0.5)   |   IDXSMC-LIQ 253.905 (3.07)   |   IDXV30 105.587 (1.13)   |   INFOBANK15 830.947 (11.32)   |   Investor33 371.883 (3.69)   |   ISSI 150.117 (0.53)   |   JII 544.402 (1.55)   |   JII70 185.969 (0.84)   |   KOMPAS100 1019.44 (6.38)   |   LQ45 783.452 (7)   |   MBX 1412.54 (6.76)   |   MNC36 280.287 (2.27)   |   PEFINDO25 278.026 (3.1)   |   SMInfra18 241.756 (0.32)   |   SRI-KEHATI 314.153 (3.5)   |  

Gus Nabil: Pemerintah Pusat Disebut Harus Jadi “Dirigen” Penanganan Covid-19

Jumat, 11 September 2020 | 21:56 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) M Nabil Haroen berharap pemerintah pusat mampu menjadi dirigen yang baik dalam penanganan pandemi Covid-19. Pemerintah pusat harus mengarahkan pemerintah daerah (pemda) dan aparat dalam membimbing serta mengawasi rakyat untuk semakin berdisiplin menjalankan protokol kesehatan.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Nabil tersebut, saat ini kondisi Indonesia sudah sangat darurat dalam pandemi. Karena penyebaran virus belum surut serta justru belum ada tanda-tanda kurva menurun. Ditambah lagi, beberapa rumah sakit dan pelayanan kesehatan juga mengalami peak season dalam waktu lama. Jika kondisi ini tidak ditangani secara serius, maka akan menjadi problem.

“Pemerintah harus mengambil langkah-langkah taktis dalam pembenahan. Tidak bisa lagi dengan penanganan seperti waktu lampau, harus ada langkah yang cepat dan fokus. Pemerintah harus jadi dirigen dalam setiap langkah penanganan pandemi,” kata Gus Nabil, di Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Hal itu diperlukan mengingat saat ini, masih terlihat koordinasi yang lemah antar kementerian. Juga lemahnya koordinasi antar pemerintah daerah. Padahal, berjalannya kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan oleh masyarakat sangat tergantung juga bagaimana bimbingan serta pengawasan oleh aparat.

“Maka, diperlukan leadership yang kuat sehingga bisa mengkoordinasi setiap upaya pembenahan, secara komprehensif. Baik dari TNI, Polri, birokrasi maupun inisiatif warga. Leadership yang kuat dibutuhkan di tengah krisis sekarang ini,” pungkas Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dana dan Tata Kelola Otsus Papua Diharapkan Lebih Komprehensif

Dana dan tata kelola otonomi khusus harus lebih baik ke depan dan menyejahterakan masyarakat Papua.

NASIONAL | 11 September 2020

Jelang Pilkada, Kementerian Dalam Negeri Tolak 4.156 Usulan Mutasi

Usulan mutasi tersebut disampaikan gubernur, bupati/wali kota sejak bulan Januari hingga Agustus 2020.

NASIONAL | 11 September 2020

Pastikan Rakyat Aman dan Sejahtera, Sahroni: Nasdem Siap Bantu Anies

Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menuai dukungan.

NASIONAL | 11 September 2020

Dukung Kebijakan Pemerintah, Human Initiative Inisiasi Rumah Belajar Daring

Pandemi Covid-19 yang hingga belum mereda memaksa seluruh pelajar terpaksa melakukan aktivitas belajar daring dari rumah.

NASIONAL | 11 September 2020

Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Periksa Eks Anggota DPR Fraksi PAN

Kasus Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Periksa Eks Anggota DPR Fraksi PAN

NASIONAL | 11 September 2020

Tim Gabungan Cek Protokol Kesehatan di 8 Kabupaten/Kota se-Banten

Tim gabungan dan relawan menggelar pengecekan protokol kesehatan masyarakat di 8 kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

NASIONAL | 11 September 2020

Presiden: Jaga Semangat Belajar dan Mengajar di Masa Pandemi

Jokowi meminta para guru terus memotivasi anak didik untuk tetap semangat belajar di tengah pandemi.

NASIONAL | 11 September 2020

Penanganan Jaksa Pinangki, Kejagung Terima Masukan KPK

Kejagung mengakui bahwa pihaknya menerima berbagai masukan dari KPK terkait penanganan jaksa Pinangki Sirna Malasari.

NASIONAL | 11 September 2020

BP Jamsostek Terus Sosialisasi Pentingnya Jaminan Sosial Buat Pekerja

Direktur Pelayanan BP Jamsostek, Krishna Syarif mengatakan, masih banyak orang yang belum paham mengena BP Jamsostek.

NASIONAL | 11 September 2020

Tiga Nakes Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu Terpapar Covid-19

Tiga nakes di Puskesmas Jalan Gedang, Kota Bengkulu, yang terpapar positif Covid-19 saat ini masih menjalani isolasi mandiri.

NASIONAL | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS