Ngabalin: Jangan Provokasi Umat
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Ngabalin: Jangan Provokasi Umat

Kamis, 17 September 2020 | 15:00 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin meminta semua pihak tidak mengeluarkan pernyataan yang membuat suasana menjadi tidak sejuk termasuk memprovokasi umat di ruang publik. Hal ini terkait kasus penusukan yang menimpa Syekh Ali Jaber.

“Jadi para pihak siapa pun tidak boleh mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang memberikan suasasana tidak sejuk di ruang publik, termasuk jangan memprovokasi umat,” tegas Ali Mochtar Ngabalin, Kamis (17/9/2020).

Pernyataan itu disampaikan Ngabalin untuk menanggapi Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin yang mendesak Polri mengusut kasus penusukan terhadap pendakwah Syekh Ali Jaber. Din juga menduga ada pihak yang menjadi otak penusukan terhadap Syekh Ali Jaber.

Menurut Ngabalin, saat ini aparat kepolisian tengah bekerja untuk mengusut kasus penusukan terhadap Syekh Ali. Karena itu, ia meminta semua pihak terutama umat muslim untuk menyerahkan kasus penusukan Syekh Ali kepada aparat penegak hukum.

“Jadi ada aparat kepolisian, ada aparat keamanan negara ada Polri selaku instistusi penegak hukum tentu secara profesional akan bekerja dengan baik maka sebagai warna negara yang baik sebagai umat Islam kita menyerahkan seluruhnya, ini masalah kepada aparat kepolisian,” ujar Ali Mochtar Ngabalin.

Ali Mochtar Ngabalin menambahkan, Syeikh Ali Jaber sendiri telah mengeluarkan statement dan telah memberikan keterangan untuk meminta agar kasus penusukannya tidak dipolitisir.

“Bahwa jangan ada seorang pun mempolitisir apa yang peristiwa yang terjadi pada beliau musibah ini. Beliau pun telah bertawakal kepada Allah bahwa ini adalah satu ketetapan Allah musibah yang juga harus beliau ambil pelajaran sehingga tidak boleh masyarakat terprovokasi atau umat diminta tenang,” tutur Ali Mochtar Ngabalin.

Tak hanya itu, ia mengajak semua pihak percaya pada kinerja aparat kepolisian yang tengah bekerja melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Karena sekarang kan polisi sedang bekerja. Kalau kita tidak percaya dengan Polri, kira-kira institusi mana yang bisa kita percaya. itu yang saya kira penting dan saya kita perlu dicermati oleh semua pihak,” imbuh Ali Mochtar Ngabalin.

Lebih lanjut, ketua Pengurus Pusat Badan Koordinasi Mubalig se-Indonesia ini mengajak seluruh mubalig untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan siapapun atau tokoh siapa pun.

Dia merasa prihatin peristiwa penusukan ini terjadi. Namun ia optimistis kepolisian akan profesional dalam mengambil langkah hukum

“Jadi tentu saja sebagai tenaga ahli utama sebagai KSP dari Kantor Staf Presiden tentu kita prihatin itu sudah pasti dan karena itu dan sepenuhnya polisi sedang bekerja dan polisi tentu akan secara profesional mengambil langkah-langkah dalam penegakan hukum,” kata Ali Mochtar Ngabalin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Keluarga Korban Harap Pelaku Pencabulan Anak di Cianjur Diproses Hukum

Penegakan hukum diperlukan untuk menimbulkan efek jera agar tidak ada lagi kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

NASIONAL | 17 September 2020

Ketua Fraksi PAN: Tindakan Tegas Aparat Harus Terukur

Aparat diminta bersikap proporsional dalam melaksanakan pengawasan kedisiplinan warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

NASIONAL | 17 September 2020

Komisi III DPR Dukung Sidang Daring Diatur dalam RUU KUHAP

Sebenarnya persidangan virtual dilakukan hanya selama pandemi Covid-19.

NASIONAL | 17 September 2020

DPR Minta Pemerintah Latih dan Lindungi Dokter Magang

Para dokter magang dan tenaga kesehatan yang baru lulus pendidikan hendaknya mendapat pelatihan hingga dinyatakan siap membantu.

NASIONAL | 17 September 2020

Jika Terpilih, Bobby Nasution Janji Rekrut Pejabat Bukan karena Hubungan Keluarga

Janji itu disampaikan Bobby Nasution saat bertemu dengan Keluarga Besar Horas Bangso Batak (HBB).

NASIONAL | 17 September 2020

Hingga September, Penyaluran Bantuan Subsidi Upah Mencapai Rp 3,6 T

Hingga September bantuan subsidi upah bagi karyawan berpenghasilan di bawah Rp 5 juta dan terdampak Covid-19 telah mencapai Rp 3,6 triliun.

NASIONAL | 17 September 2020

Ada Unsur Pidana dalam Kebakaran Kejagung, Jampidum: Kami Dukung Polisi

Polri mengatakan ada unsur pidana dalam kasus kebakaran gedung Kejagung.

NASIONAL | 17 September 2020

4 Anggota DPRD DIY Positif Covid-19, Dinkes DIY Lakukan Tracing

Dinkes DIY saat ini sedang dilakukan tracing kontak dari empat anggota dewan tersebut dan langsung dilakukan swab test.

NASIONAL | 17 September 2020

Pemkab Serang Kembali Luncurkan Program Kuliah Gratis

Pemka Serang kembali memberikan program kuliah gratis atau beasiswa perguruan tinggi.

NASIONAL | 17 September 2020

Makna Hari Perhubungan Nasional Bagi Menhub Budi Karya Sumadi

Menhub memaknai Harhubnas sebagai momentum untuk merenungkan kembali kontribusi perhubungan bagi bangsa dan negara serta persepsi untuk meningkatkan pelayanan.

NASIONAL | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS