Indonesia Poros Tatanan Baru Perdamaian Dunia
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-2.18)   |   COMPOSITE 5813.99 (4.5)   |   DBX 1076.27 (11.04)   |   I-GRADE 169.305 (0.06)   |   IDX30 499.8 (-1.69)   |   IDX80 132.38 (-0.4)   |   IDXBUMN20 374.254 (1.26)   |   IDXG30 135.455 (-0.23)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-1.42)   |   IDXQ30 146.053 (-0.6)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.26)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.29)   |   IDXV30 131.098 (0.02)   |   INFOBANK15 988.482 (1.81)   |   Investor33 429.242 (-1.34)   |   ISSI 170.543 (-0.41)   |   JII 620.021 (-4.42)   |   JII70 214.017 (-1.26)   |   KOMPAS100 1185.8 (-1.57)   |   LQ45 922.358 (-2.51)   |   MBX 1613.53 (-0.99)   |   MNC36 321.576 (-1.18)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.72)   |   SMInfra18 295.407 (0.97)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-1.1)   |  

Indonesia Poros Tatanan Baru Perdamaian Dunia

Minggu, 27 September 2020 | 19:38 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Staf Khusus Wakil Presiden Masykuri Abdillah mengatakan, Indonesia berpotensi menjadi poros tatanan baru perdamaian dunia. Menurut Masykuri perdamaian dunia telah diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat. Salah satu tujuan nasional ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Perdamaian adalah konsep tentang keadaan ideal terkait kebahagiaan, kebebasan, dan kedamaian antara semua orang. Untuk mewujudkannya diperlulan tata hukum internasional dan kebijakan negara yang kondusif, kerja sama antar bangsa, dan antar warga negara serta menghindarkan konflik kekerasan dan perang antar mereka,” kata Masykuri, Minggu (27/9/2020).

Masykuri menjadi pembicara pada webinar bertajuk “Global Peace: Quran Burning In Europe” yang diselenggarakan International Politics Forum. Pembicara lainnya yakni Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo, Duta Besar RI untuk Swedia Bagas Hapsoro, dan Duta Besar RI untuk Norwegia Todung Mulya Lubis.

Antonius Benny Susetyo mengatakan hubungan antar agama kini semakin harmonis. Senada dengan Masykuri, Indonesia disebut berpotensi untuk menjadi poros bagi tatanan dunia baru yang penuh perdamaian. “Indonesia merupakan poros bagi tatanan dunia baru dengan penuh perdamaian,” ujar Benny.

Benny menuturkan Indonesia wajib menyusun nilai-nilai perdamaian dunia yang diikat dalam dunia global. Tujuannya untuk menjamin kebebasan beribadah, terjauh dari prasangka buruk dan stigma sejarah. “Ke depan Indonesia harus mampu menjembatani dialog-dialog untuk melakukan misi perdamaian,” ucap Benny.

Bagas Hapsoro mengatakan terdapat banyak persamaan antara Swedia dan Indonesia. Misalnya komitmen menjunjung tinggi kemajemukan dan perlindungan hak asasi manusia (HAM). Pada bagian lain, menurut Bagas, Islamophobia muncul dan berkembang di Eropa akibat kesalahan pemahaman mengenai Islam. “Indonesia mempunyai modal untuk memperlihatkan Islam yang penuh perdamaian,” ujanya.

Todung Mulya Lubis mengatakan tujuan dari komunitas internasional yaitu agar dapat hidup dalam kesetaraan. “Pluralisme mulai tergerus dan dikerdilkan, demikian juga HAM mulai digerus. Tujuan dalam komunitas internasional ini adalah hidup dengan mempunyai kesetaraan,” demikian Todung.

Todung juga menyebut insiden pembakaran Al Qur’an di Norwegia sebagai gerakan provokasi dalam mencari perhatian publik. “Ini hanya kelompok kecil yang melakukan provokasi dan untungnya tidak ada dampaknya terhadap masyarakat luas. Mereka memancing perhatian publik,” kata Todung.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelanggar Protokol Kesehatan Akan Dimasukkan Mobil Ambulans Berisi Replika Pocong

Jajaran Polres Cilegon melalui Tim Jawara Backbone semakin gencar melakukan razia masker.

NASIONAL | 27 September 2020

Personel TNI dan Polri di Papua Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Personel TNI dan Polri berkomitmen untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama kampanye pilkada.

NASIONAL | 27 September 2020

Institut Sarinah Selenggarakan Program untuk Nation and Character Building

Institut Sarinah mengembangkan pemikiran-pemikiran terkait feminisme berbasis Pancasila.

NASIONAL | 27 September 2020

Nurul Ghufron Diminta Menghargai Pegawai yang Undurkan Diri

Nurul Ghufron diminta untuk menghargai setiap pegawai yang memutuskan mengundurkan diri.

NASIONAL | 27 September 2020

Pengangkatan Anggota Tim Mawar Sebagai Pejabat Kemhan Disesali

Koalisi Masyarakat Sipil menyesali keputusan pengangkatan dua mantan anggota Tim Mawar sebagai pejabat di Kementerian Pertahanan.

NASIONAL | 27 September 2020

Ganjar Dukung Penyelenggara Konser Dangdut Dipidana

Menurut Ganjar, Polda Jawa Tengah sudah bergerak untuk menyelidiki kasus ini.

NASIONAL | 27 September 2020

Berbincang dengan Perawat, Jokowi Apresiasi Perjuangan Tenaga Medis Tangani Covid-19

Presiden Jokowi turut merasakan bagaimana kerasnya perjuangan para tenaga medis di rumah sakit, tantangan yang mereka hadapi, hingga keluh kesah para pasien.

NASIONAL | 27 September 2020

Ditelepon Ganjar, Gus Miftah Batalkan Pengajian

Ganjar Pranowo juga meminta Gus Miftah mengajak da'i lain agar menggelar pengajian secara virtual.

NASIONAL | 27 September 2020

Mahfud: Bangun Indonesia sebagai Negara Islami

Manfud meminta Pemuda Muhammadiyah untuk terus berdakwah mengajak masyarakat menjalankan ajaran agama.

NASIONAL | 27 September 2020

Transformasi Digital Diharapkan Bisa Membangun Identitas Bangsa

Perkembangan dan transfromasi digital itu harus juga disertai semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsan dan negara Indonesia.

NASIONAL | 27 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS