Rusdy Mastura-Ma’mun Amir Janji Sejahterakan Masyarakat Sulteng
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Rusdy Mastura-Ma’mun Amir Janji Sejahterakan Masyarakat Sulteng

Kamis, 1 Oktober 2020 | 16:30 WIB
Oleh : John Lory / CAR

Palu, Beritasatu.com - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Rusdy Mastura-Ma’mun Amir berjanji memajukan dan menyejahterakan masyarakat Sulteng. Rusdy mengungkap masih banyak masyarakat yang tinggal di pengungsian sebagai dampak gempa bumi, tsunami dan likuifaksi pada 2018.

“Masyarakat semua tahu bagaimana kondisi Sulteng saat ini. Pascabencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi tahun 2018 lalu, masyarakat yang terdampak bencana itu masih banyak yang tinggal di pengungsian,” kata Rusdy dalam keterangannya, Kamis (1/10/2020).

Rusdy pun menyebut, “Saya berjanji akan melaksanakan tugas dari 11 partai politik pengusung yakni menghilangkan air mata masyarakat Sulawesi Tengah yang terdampak bencana alam.”

Rusdy pun berkomitmen menaikkan taraf hidup 400 ribu keluarga miskin di Sulteng yang pendapatannya masih dibawah Rp350 ribu per bulan. Rusdy didampingi Ketua Tim Koalisi Pemenangan Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto mengadakan kampanye dialogis di Parigi Moutong. Kampanye berlangsung aman dengan menjalankan protokol kesehatan ketat Covid-19.

Diketahui, Rusdy-Ma’mun diusung Partai Nasdem, PKS, PKB, Hanura, Partai Golkar, PAN, Garuda, Perindo, Demokrat dan PPP.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terdakwa Perkara Investasi MeMiles Diputus Bebas

Para terdakwa perkara investasi MeMiles senilai Rp 761 miliar diputus bebas setelah dinyatakan tidak bersalah dalam persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Wamenag: Santri Harus Sehat dan Kuat Selama Pandemi

Para santri memiliki jasa besar dalam merebut dan mengisi kemerdekaan, termasuk pada masa pandemi ini.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Ponpes di Sleman Jadi Klaster Covid-19

Tiga Ponpes di Sleman jadi klaster Covid-19.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Kasus Penembakan Pendeta Zanambani, PSI Papua: Bentuk Tim Independen

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI Papua (DPW PSI Papua) Karmin Lasuliha menyampaikan rasa belasungkawa dan mengutuk keras atas penembakan terhadap Pdt Yeremia

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Bobby Nasution Bangun Strategi Bangkitkan UMKM di Medan

Bobby Nasution - Aulia Rahman, membuat aplikasi kolabin.id untuk membantu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Tracing Kontak Covid-19 di Indonesia Masih Lemah

Pelacakan akan efektif kalau dilakukan 24 jam sejak orang yang terpapar bergejala.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Mahfud MD: Tidak Ada Rencana Akhiri Otsus Papua

Menko Polhukam mengemukakan bahwa tidak ada niat atau rencana pemerintah untuk mengakhiri status Otonomi Khusus (Otsus) di Papua.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Rempah dan Ikan Nila Sulut Tembus Pasar Jepang, Olly: Kita Tidak Menyerah Saat Pandemi

Dampak pandemi Covid-19 yang ikut menyasar sektor ekonomi, disiasati dengan berbagai terobosan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Hadirkan Teman Bus, Kemhub Gandeng Kempupera dan Korlantas Polri

Kemhub bekerja sama dengan Kempupera dan Korlantas Polri dalam penerapan program Buy the Service (BTS).

NASIONAL | 25 September 2020

Moeldoko Sebut KAMI Hanya Sekumpulan Orang yang Miliki Kepentingan

Moeldoko megatakan, selama gagasan yang diberikan KAMI bagus, pemerintah menerimanya namun jika mengarah ke pemaksaan kepentingan, pemerintah tak tinggal diam

NASIONAL | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS