Putusan Perkara Jiwasraya, Kuasa Hukum Bantah Joko Hartono Kendalikan Manajer Investasi
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Putusan Perkara Jiwasraya, Kuasa Hukum Bantah Joko Hartono Kendalikan Manajer Investasi

Selasa, 13 Oktober 2020 | 09:29 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Soesilo Aribowo selaku kuasa hukum Direktur Utama PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto, membantah kliennya mengendalikan sejumlah manajer investasi melakukan pembelian saham-saham untuk investasi PT Asuransi Jiwasraya. Hal ini disampaikan Soesilo usai sidang putusan perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, di Jakarta, Senin (12/10/2020).

Diketahui, majelis hakim menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap empat terdakwa perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. Keempatnya yakni Joko Hartono, mantan Dirut PT Jiwasraya Hendrismam Rahim, mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan.

“Bagaimana mungkin dia (Joko Hartono Tirto) mengendalikan Jiwasraya? Jadi, dia tidak mungkin bisa mengendalikan Jiwasraya,” tegas Soesilo.

Selain jumlah sahamnya banyak, Joko Hartono disebut bukan pejabat Asuransi Jiwasraya. Dengan demikian, Joko Hartono tidak memiliki wewenang mengendalikan asuransi tertua di Indonesia tersebut. “Itu tidak nalar menurut saya. Dia (Joko Hartono) tidak punya kemampuan untuk mencegah pilihan investasi oleh Jiwasraya, enggak bisa,” ujar Soesilo.

Soesilo menegaskan, tuntutan Jaksa yang menyebut Joko Hartono mengendalikan sejumlah manajer investasi juga sangat tidak masuk akal. Untuk itu, Soesilo menilai pertimbangan yang dibuat majelis hakim dalam menjatuhkan putusan tidak sesuai dengan fakta-fakta dipersidangan. “Lebih ke copy paste dari surat tuntutan Jaksa,” kata Soesilo.

Lebih lanjut, Soesilo mengaku kaget sekaligus kecewa dengan putusan majelis hakim. Hal ini lantaran perkara ini sulit, baik untuk jaksa maupun majelis hakim. “Terus terang saya kaget dan mengecewakan. Karena, saya pikir, ini perkara yang sulit bagi jaksa,” ujar Soesilo.

Menurut Soesilo, perkara pasar modal seperti PT Asuransi Jiwasraya sangat rumit. Soesilo menilai jaksa tidak mudah mengurai perkara ini. Jaksa pun hanya memiliki waktu yang singkat untuk membuat tuntutan sehingga terkesan tidak siap.

Ketidaksiapan Jaksa ini, kata Soesilo terlihat dari materi tuntutan dan dakwaan yang dibuat Jaksa yang selalu berubah. “Saya sudah 30 tahun menjadi pengacara. Baru kali ini saya alami surat tuntutan itu berubah dan ditambahkan di replik,” ungkap Soesilo.

Lebih jauh, Soesilo menilai pertimbangan putusan majelis hakim tidak maksimal. Hal ini lantaran dalam waktu singkat, hakim harus menyerap fakta-fakta pasar modal. “Ini sangat sulit sekali,” imbuh Soesilo.

Diketahui, Hukuman terhadap Hendrisman dan Syahmirwan lebih berat ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya JPU menuntut Hendrisman dan Syahmirwan dihukum masing-masing dengan 20 tahun pidana penjara dan 18 tahun pidana penjara. Sementara hukuman terhadap Hary Prasetyo dan Joko Hartono sesuai dengan tuntutan JPU.

Majelis hakim menyatakan para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya yang merugikan keuangan negara hingga Rp 16,8 triliun. Hakim menyatakan keempat terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Anton dan Jumhur KAMI Juga Ditangkap Bareskrim

Dua petinggi KAMI ditangkap Bareskrim Polri.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

ALIPP Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tablet Rp 15,9 Miliar ke Kejati Banten

Uday yang didampingi Uid Muftiwidya sebagai saksi pelapor memperkirakan kerugian keuangan negara dari proyek itu sebagai sangat besar.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

3 Menteri Beri Motivasi di Penutupan Edufair SMAN 8 Jakarta, Mensos Nyatakan Bangga pada Kreatifitas Siswa

Juliari berpesan agar anak-anak di Indonesia untuk tetap semangat belajar mempersiapkan masa depannya setinggi mungkin.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Proyek Fiktif Waskita, KPK Periksa Eks Komisaris PT Aryana

Hosen diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DSA (Desi Arryani).

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap Bareskrim

Syahganda ditangkap dalam kasus dugaan melanggar tindak pidana UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi, KAMI: Kita Tidak Akan Pernah Surut

Sekretaris Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan ditangkap polisi.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Musim Hujan, Presiden Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang dipengaruhi faktor cuaca, seperti banjir, longsor, dan puting beliung.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Ini Cara Mudah dan Hemat Dukung Anak Belajar di Rumah

Samsung melalui program Semangat Tetap Sekolah menjadi solusi bagi orangtua dan murid Indonesia dalam menjalani Pembelajaran Jarak Jauh pada pandemi Covid-19.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Semen Gresik Pasok 150.000 Ton Produk Unggulan Ultrapro untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Semen Gresik memasok 75% atau 150.000 ton Ultrapro untuk pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Kejagung Tangkap DPO Kasus Korupsi Penataan dan Pemanfaatan Tanah

Erwin Panggabean diamankan tanpa perlawanan di sebuah ruko di Jalan Rawe Komplek Pertokoan Martubung Medan.

NASIONAL | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS