Pengacara Sesalkan Tanggapan JPU atas Eksepsi Pinangki
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Pengacara Sesalkan Tanggapan JPU atas Eksepsi Pinangki

Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:49 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan suap, Pinangki Sirna Malasari, Aldres Napitupulu menyesalkan tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas eksepsi kliennya. Aldres menilai dalam tanggapan yang disampaikan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (21/10/2020), jaksa masih belum juga menjelaskan secara rinci mengenai waktu kliennya menerima uang sebesar USD 500 ribu dari Djoko Tjandra melalui Andi Irfan Jaya.

“Penuntut umum masih tidak menjelaskan hal-hal yang kami sampaikan dalam eksepsi kami yaitu tidak jelasnya kapan Pinangki terima uang, dari katanya Andi Irfan Jaya,” kata Aldres di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Aldres mengatakan, dalam berkas Andi Irfan Jaya tidak pernah ditanya soal pemberian uang. Untuk itu, Aldres menilai hingga kini JPU masih menerka-nerka soal waktu dan tempat pemberian uang tersebut kepada Pinangki yang merupakan mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Jaksa tadi hanya mengatakan bahwa kami mendakwa dia menerima uang dari Andi Irfan Jaya, itu kalau enggak di Kuala Lumpur, di Jakarta atau atau kebanyakan ataunya itu, kita bisa lihat sendiri. Itu jelas atau enggak menurut kami, itu tidak jelas, tetapi menurut penuntut umum itu yang jelas ya, nanti masyarakat bisa nilai,” kata Aldres.

Aldres pun menyoroti dakwaan JPU soal tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap kliennya. Aldres menyebut, dakwaan TPPU tidak jelas. “Kami katakan tidak jelas di mana menyamarkannya, di mana layering-nya pencucian uang di perkara ini. Kemudian dia jawab, bahwa digunakan untuk keperluan pribadi, loh iya bukan pencucian uang, itu namanya kalaupun benar itu menikmati hasil kejahatan bukan pencucian uang,” ujar Aldres.

Aldres pun merasa keberatan terkait Pinangki didakwa bermufakat jahat untuk memberi suap kepada pejabat Kejagung dan Mahkamah Agung (MA). Menurutnya, dakwaan jaksa tidak membeberkan siapa pejabat yang dimaksud akan diberikan uang.

“Tetapi di dalam dakwaan tidak disebutkan apa pejabatnya siapa pejabatnya, emang pejabat di Kejaksaan Agung dan Mahkamah Agung cuma satu. Tadi dia bilang sudah jelas itu, tetapi kami tetap merasa itu tidak jelas siapa yang mau disuap oleh Pinangki ini,” ucap Aldres.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Pimpinan Ponpes Gontor Wafat

KH Abdullah Syukri Zarkasyi meninggal dalam usia 78 tahun karena menderita sakit.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Kejagung Periksa 4 Saksi Dugaan Korupsi Koni Pusat

Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa empat orang saksi terkait dugaan korupsi bantuan dana pemerintah kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Ambil Uang Pengemis, Empat Oknum Dinsos Kota Batam Diperiksa Polisi

Seorang pengemis menyandang disabilitas mengaku uangnya diambil paksa oknum petugas yang diduga berasal dari Dinas Sosial Kota Batam.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Panglima TNI Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Puluhan Pati

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 35 Perwira Tinggi (Pati) TNI.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Mobil Ambulans Bawa Seserahan Perkawinan Dikenai Sanksi Tilang

Sampai di tujuan, petugas medis di dalam mobil ambulans malah menyerahkan serahan atau hantaran perkawinan ke tuan rumah pesta pernikahan.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Ketua MPR Ingatkan Pemerintah Antisipasi Libur Panjang

Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta agar Pemerintah mengantisipasi libur panjang pada 28-30 Oktober 2020 yang diprediksi akan memicu terjadinya kenaikan kasus Covid-19.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

BNNP Banten Musnahkan Barang Bukti 301 Kilogram Ganja

]Barang sitaan ganja tersebut berasal dari Aceh yang berhasil diamankan BNNP Banten di warung makan di Jalan Raya Merak-Serdang.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Polda Jambi Bantah Terjadinya Adu Jotos Antar Polisi

Polda Jambi membantah informasi bahwa sesama anggota polisi yang adu jotos pada saat pengamanan aksi demo mahasiswa yang ricuh.

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Hadapi Revolusi Industri 4.0, TNI Harus Optimalisasi Kemampuan

Sifat operasi khusus abad ke-21 ini sangat luas, yang terbagi menjadi spektrum masa damai dan masa perang

NASIONAL | 21 Oktober 2020

Anggota Polisi Saling Baku Pukul, Polri: Salah Paham

Peristiwa yang bikin malu itu terjadi karena salah paham dan telah berhasil diselesaikan.

NASIONAL | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS