PDIP Heran Ada Kepala Daerah Tenang Lihat Fasilitas Umum Dirusak
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

PDIP Heran Ada Kepala Daerah Tenang Lihat Fasilitas Umum Dirusak

Minggu, 11 Oktober 2020 | 14:45 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengaku heran ada ada kepala daerah yang tenang-tenang saja ketika melihat fasilitas umum (fasum) dirusak. Hasto merujuk aksi pembakaran dan perusakan fasum saat demonstrasi di berbagai daerah, beberapa waktu lalu.

Hasto menyatakan PDIP sangat prihatin atas perusakan sarana publik ketika unjuk rasa. Salah satu yang sudah diidentifikasi yakni kelompok Anarko. Kelompok itu disebut hadir dengan segala kepentingannya untuk merusak tatanan peradaban serta fasum. Selain itu juga mengedepankan budaya anarkis serta tidak percaya pada pemerintahan yang sah.

“Di Surabaya, Wali Kota Tri Rismaharini begitu marah dengan aksi anarki yang merusak fasilitas publik dalam unjuk rasa. Apa yang dilakukan oleh Bu Risma adalah sikap tegas melawan Anarko. Jadi kami heran, ada kepala daerah yang tenang-tenang melihat fasilitas publik milik rakyat dirusak oleh kelompok Anarko,” tegas Hasto, di Jakarta, Minggu (11/10/2020).

Hasto mengajak seluruh komponen bangsa untuk melakukan refleksi kritis soal kecenderungan perilaku amuk yang belakangan kerap terjadi dalam aksi-aksi demonstrasi. Hasto menegaskan hakikat kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Jokowi-Maruf) adalah kepemimpinan rakyat. Berbeda dengan Orde Baru selama dipimpin Presiden Soeharto yang otoriter.

“Akar seluruh persoalan adalah pendidikan budi pekerti, disiplin, dan keteladanan. Pendidikan itu meningkatkan derajat keadaban suatu bangsa. Pendidikan itu berbudi pekerti, penuh semangat kemajuan bagi bangsanya dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pengetahuan harus diamalkan untuk kemanusiaan,” ujar Hasto.

Hasto menuturkan demokrasi Indonesia dibangun sebagai mekanisme penyelesaian konflik guna membangun konsensus. Pelaksanaan sebuah undang-undang (UU), termasuk UU Cipta Kerja (Ciptaker), kata Hasto, ditentukan semangat penyelenggara negaranya. Dalam konteks itu, Jokowi-Ma'ruf disebut merupakan pemimpin bangsa yang berasal dari rakyat.

“Zaman Pak Harto sebagai Presiden, undang-undangnya praktis tidak ada kontroversi. Undang-undang tampak baik. Namun karena hakekatnya kekuasaan otoriter, akhirnya menjadikan rakyat sebagai korban. Begitu banyak rakyat meninggal akibat kekuasaan otoriter tersebut. Sementara Pak Jokowi sungguh-sungguh bekerja keras membawa kemajuan bagi bangsa,” ungkap Hasto.

Dari refleksi atas semua itu, Hasto mengatakan PDIP menyerukan saatnya kini mengedepankan energi positif bagi bangsa. “Pemilu masih tahun 2024, maka mereka yang begitu berambisi menghadap kekuasaan pemerintahan, janganlah memakai model provokasi rakyat. Pakai cara gentlement dengan menggalang rakyat, bersaing secara fair, untuk pemilu yang akan datang,” kata Hasto.

Hasto berharap seluruh pihak dapat memberikan kesempatan kepada Jokowi-Ma'ruf untuk menjalankan tugas bagi bangsa dan negara dengan sebaik-baiknya. Hasto mengingatkan bahwa evaluasi kepemimpinan itu melalui pemilu, termasuk bagi partai politik pengusung.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Beda Pandangan soal UU Ciptaker, Ferdinand Mundur dari Partai Demokrat

Ferdinand Hutahaean memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pengurus dan kader Partai Demokrat (PD).

POLITIK | 11 Oktober 2020

Hasto: Komitmen PDIP soal Protokol Kesehatan Jangan Dipertanyakan

Menurut Hasto, PDIP secara organisasi telah menunjukkan sikap yang jelas mengenai disiplin protokol kesehatan.

POLITIK | 10 Oktober 2020

Bobby Nasution: Anak Muda Berperan Tentukan Masa Depan Kota Medan

Bobby meminta kalangan anak muda tidak boleh apatis terhadap kondisi yang terjadi di Kota Medan.

POLITIK | 10 Oktober 2020

Partai Demokrat Angkat Bicara soal Tudingan Inisiasi dan Danai Demo

Apabila ada pihak-pihak yang melancarkan fitnah dan tuduhan tidak berdasar, maka PD akan menempuh jalur hukum.

POLITIK | 10 Oktober 2020

Hasto: RI Butuh Produktif dan Inovatif Ketimbang Berkonflik di Dalam Negeri

Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan.

POLITIK | 10 Oktober 2020

Presiden: UU Cipta Kerja, Perusahaan Tak Bisa Lakukan PHK Sepihak

Jokowi menegaskan bahwa UU Cipta Kerja membuat perusahaan tidak dapat melakukan PHK secara sepihak.

POLITIK | 9 Oktober 2020

PP dan Perpres Turunan UU Cipta Kerja Akan Diterbitkan dalam 3 Bulan

Jokowi menargetkan dalam waktu tiga bulan ini, pemerintah akan menyelesaikan PP dan Perpres yang menjadi turunan UU Cipta Kerja.

POLITIK | 9 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Tidak Resentralisasi Kewenangan dari Daerah ke Pusat

Perizinan berusaha dan pengawasannya tetap dilakukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan Norma Standar Prosedur dan Kriteria (NSPK) yang ditetapkan pusat.

POLITIK | 9 Oktober 2020

KPU Tetapkan 66 Bapaslon Independen Jadi Peserta Pilkada 2020

Total calon independen yang mendaftar pada tanggal 4-6 September lalu mencapai 69 orang.

POLITIK | 9 Oktober 2020

KPU: Sudah 662 Paslon dari Parpol Jadi Peserta Pilkada 2020

Terdapat 672 Bapaslon dari Parpol yang mendaftar sebagai peserta Pilkada 2020 pada tanggal 4-6 September 2020.

POLITIK | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS