Nilai Transaksi Bukalapak Naik Tiga Kali Lipat

Nilai Transaksi Bukalapak Naik Tiga Kali Lipat
Pendiri dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky. ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / FER Kamis, 10 Januari 2019 | 19:16 WIB

Jakarta - Bukalapak telah berhasil merangkul lebih dari 4 juta pelapak untuk berjualan melalui platform online di usianya yang sudah menginjak sembilan tahun. Penggunanya pun telah meningkat pesat hingga 50 juta pengguna se-Indonesia.

Pendiri dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky menyampaikan, dalam satu tahun terakhir, transaksi di Bukalapak berhasil tumbuh lebih dari tiga kali lipat dengan 12 juta kunjungan per harinya. Inovasi "Mitra Bukalapak" yang dikembangkan pada awal tahun 2017 hingga saat ini juga telah berhasil memberdayakan lebih dari 500.000 warung kelontong dan 700.000 pelaku usaha mandiri di Indonesia.

Baca Juga: Bukalapak Belum Tertarik IPO di BEI

"Di awal berdirinya Bukalapak, misi kami adalah memajukan usaha kecil atau pelapak melalui platform online. Saat ini, warung-warung offline juga ikut kami berdayakan sebagai Mitra Bukalapak agar terhubung dengan teknologi, sehingga Bukalapak bisa menjadi ekosistem teknologi untuk usaha kecil di Indonesia," kata Achmad Zacy, di acara perayaan ulang tahun Bukalapak yang ke-9, di Jakarta, Kamis (10/1).

Presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid menambahkan, dengan pertumbuhan transaksi yang mencapai lebih dari tiga kali lipat, Bukalapak kini juga semakin dekat untuk meraih keuntungan, satu hal yang hingga saat ini masih sulit diraih oleh startup Indonesia. Dari data terakhir yang dimiliki Fajrin, pada Agustus 2018 lalu, Gross Merchandise Value (GMV) Bukalapak sudah mencapai sekitar Rp 4 triliun.

"Kita belum bisa bilang apakah sudah untung atau belum. Yang pasti sudah on track dan semakin dekat ke arah sana. Makin ke sini, Bukalapak juga semakin banyak mengembangkan revenue model yang baru, serta meningkatkan efektifitas pengeluaran," kata Fajrin.

Tahun ini, Bukalapak juga sudah berkomitmen untuk menginvestasikan Rp 1 triliun untuk membantu warung atau Mitra Bukalapak bisa "naik kelas". Layanan baru ini telah memberi kontribusi 20 persen terhadap pendapatan Bukalapak.

Selain menambah jumlah warung yang menjadi Mitra Bukalapak hingga jutaan warung, investasi Rp 1 triliun ini juga akan digunakan untuk memperlus gudang dan inventori produk untuk kebutuhan warung.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE