Tiongkok Terdepan Soal Teknologi Kecerdasan Buatan

Tiongkok Terdepan Soal Teknologi Kecerdasan Buatan
Ilustrasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mempermudah pencarian rumah. ( Foto: Video Block )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 10 Januari 2019 | 23:01 WIB

Seoul - Korea Selatan (Korsel) dinilai berada jauh di belakang Tiongkok dalam hal jumlah pakar di bidang teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Menurut laporan yang diumumkan oleh Asosiasi Perdagangan Internasional Korea (KITA), jumlah pakar AI di Tiongkok diperkirakan sekitar 18.000 orang.

Angka tersebut, jauh lebih banyak dari jumlah yang dimiliki Korsel yakni sebesar 2.600 orang pakar AI. Sementara, Amerika Serikat (AS) diperkirakan memiliki sekitar 28.000 orang.

Menurut laporan KITA, para ahli AI didefinisikan sebagai mereka yang telah menerbitkan makalah atau mengajukan paten terkait dengan teknologi kecerdasan buatan selama 10 tahun terakhir.

Sementara itu, jumlah perusahaan AI di Tiongkok mencapai 1.040, atau terhitung 21 persen dari total perusahaan di seluruh dunia. Sementara, Korsel hanya menampung 26 perusahaan.

Selama periode 1999-2017, Tiongkok menyumbang 37 persen dari 100.000 unit paten terkait AI yang diajukan di seluruh dunia.

Angka tersebut, jauh mengungguli perolehan 24,8 persen yang dimiliki AS dan Jepang yang berada di kisaran 13,1 persen. Sementara, Korsel sendiri menyumbang 8,9 persen selama periode yang dikutip.

Laporan KITA juga menyatakan, perusahaan-perusahaan di Tiongkok, telah meluncurkan berbagai layanan yang didukung oleh teknologi AI dengan dukungan penuh dari pemerintah.



Sumber: Yonhap