Platform Belanja Online Lokal Masih Merajai Pasar Indonesia

Platform Belanja Online Lokal Masih Merajai Pasar Indonesia
Ilustrasi e-commerce. ( Foto: Soft BD Ltd )
Emanuel Kure / FER Minggu, 12 Mei 2019 | 18:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Persaingan industri e-commerce nasional dinilai semakin kompetitif. Masing-masing platform belanja online berlomba-lomba memberikan berbagai promo menarik serta inovasi yang memanjakan penggunanya di Indonesia. Dengan kompetisi tersebut, seperti apa lanskap industri saat ini?

Data kuartal I 2019 dari situs perbandingan harga produk-produk di online marketplace, iPrice, memperlihatkan, platform belanja online lokal masih merajai pasar Indonesia.

Tokopedia meraih posisi teratas sebagai platform belanja online dengan jumlah pengunjung aktif bulanan tertinggi, disusul dua pesaing terbesarnya Shopee dan Bukalapak, masing-masing di posisi kedua dan ketiga.

Tidak kalah menarik, di Asia Tenggara Tokopedia adalah satu-satunya aplikasi mobile e-commerce yang paling aktif digunakan di negara asalnya.

Sebagai gambaran, Shopee berada di posisi kedua di negara asalnya Singapura, sementara di Tiki.vn berada di posisi ketiga di negara asalnya Vietnam.

Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 269 juta jiwa dan tingginya adopsi telepon pintar, Indonesia memang menjadi pangsa pasar terbesar di Asia Tenggara bagi pemain e-commerce.

Lebih lanjut, laporan State of Internet Q1 2017 dari Akamai menyatakan, Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan adopsi digital tertinggi di dunia, mengalahkan India dan Tiongkok.

Hal ini menjadi peluang besar bagi pemimpin pasar di Indonesia untuk turut memiliki posisi strategis di industri e-commerce dalam skala regional.

Tahun lalu, Tokopedia menjadi platform e-commerce paling banyak dikunjungi ketiga di Asia Tenggara meskipun hanya tersedia di satu negara, dengan rata-rata 125 juta pengunjung pada tahun 2018.



Sumber: BeritaSatu.com