Regulasi Dorong Popularitas Bitcoin di Kalangan Milenial

Regulasi Dorong Popularitas Bitcoin di Kalangan Milenial
Acara Halalbihalal Crypto, di Union Space, Satrio Tower, Jakarta, Sabtu (22/6/2019) ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 22 Juni 2019 | 23:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai teknologi rintisan (startup), blockchain dan bitcoin semakin menjadi bahan pembicaraan masyarakat. Namun, hanya sedikit yang memahami apa itu teknologi blockchain dan bitcoin, serta apa saja kegunaannya.

Kepala Pusat Pengkajian Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemdag), Dharmayugo Hermansyah, mengatakan, keberadaan regulasi yang dikeluarkan Badan Pengawas Perdagangan Bursa Berjangka Komoditi (Bappebti) yang memasukan bitcoin sebagai komoditas dan bisa diperdagangkan di bursa berjangka, menjadi pemicu (trigger) kenapa bitcoin menjadi rebound.

"Regulasi yang dikeluarkan Bappebti memberikan kepercayaan untuk calon investor. Dampaknya, nilai bitcoin menjadi meningkat,” kata Dharmayugo, dalam acara Halalbihalal Crypto, di Union Space, Satrio Tower, Jakarta, Sabtu (22/6/2019)

Menurut Dharmayugo, dengan keluarnya aturan tersebut, diharapkan semakin banyak kalangan masyarakat, khususnya generasi milenial, yang terlibat dengan bitcoin.

"Milenial menganggap bitcoin ini merupakan new money. Sementara, yang lainnya dikategorikan old money. Terbukti, tidak ada pengaruh antara inflasi dengan geliat bisnis bitcoin," kata Dharmayugo.

Business Development Manager Triv, Jordan Simanjuntak, mengatakan, pihaknya sepakat bahwa dua faktor utama yang menjadi pendorong kenaikan bitcoin, yaitu regulasi dan peran milenial.

"Munculnya peraturan pemerintah memberikan jaminan akan bisnis dan perkembangan bitcoin. Sementara, peran milenial mengubah market bitcoin, dengan kecendrungan yang terus menunjukkan peningkatan,” jelas Jordan.

Jordan menambahkan, konsumen milenial mendominasi transaksi di Triv. Hal ini berarti, kalangan milenial melihat bitcoin sebagai salah satu instrumen investasi yang memberikan keuntungan lebih besar dibandingan instrumen lainnya.

"Kami optimistis milenial Indonesia bisa melihat bitcoin sebagai salah satu instrumen investasi sekaligus sebagai pendorong sektor ekonomi," tandas Jordan.



Sumber: BeritaSatu.com